Eramuslim Dimusuhi PKS?

Memang kelakuan kader PKS tergolong ajaib, termasuk belakangan ini yang menyerang membabi buta ke salah satu media Islam yang sebelumnya menjadi rujukan pemberitaan, keilmuan, dan tausiyah mereka. Salah satu keajaiban mereka yang terpublikasi dengan luas adalah yang diterbitkan oleh SuaraNews.Com dengan link berikut ini, http://www.suaranews.com/2013/04/akankah-kebangkrutan-eramuslimcom.html, beredar di kalangan kader karena kebencian mereka kepada tokoh yang kami kenal sebagai tokoh yang zuhud, bertauhid, dan memiliki akhlaq yang mulia. Beliau adalah salah satu ustadz kami, Mashadi.

Kiprah beliau di jama’ah tarbiyah sudah sangat lama, dari jauh sebelum adanya PKS. Beliau bahkan sempat tergolong dekat dengan qiyadah PKS, Hilmi Aminuddin. Banyak dari kader yang tidak mengetahui hal ini, menuding beliau dengan kekejian yang berasal dari qiyadah-qiyadah mereka, tanpa tabayyun, tanpa ada husnudzon kepada beliau. Kritik yang beliau sampaikan bahkan tidak digubris sama sekali seakan tidak ada kebenaran didalamnya. Kami berlindung kepada Allah Ta’ala dari kebodohan dan kekejian semacam ini.

Berikut ini adalah tanggapan seorang ikhwah terhadap artikel yang kami tautkan di atas. Selamat membaca.

Tanggapan Artikel “Akankah Kebangkrutan Eramuslim.com Menular di Voa-Islam.com? Boikot Media Islam Pemecah Belah Umat Yuk…”

Sebenarnya malas rasanya mengomentari artikel-artikel asal nyablak dan ‘sotoy’ terhadap sesuatu perkara, namun setelah dipikir-pikir ada baiknya juga dikomentari untuk memberikan ‘gambaran’ lain terhadap hal tersebut.

Beberapa waktu yang lalu beredar sebuah artikel yang berjudul “Akankah Kebangkrutan Eramuslim.com Menular di Voa-Islam.com? Boikot Media Islam Pemecah Belah Umat Yuk…” yang setelah diperhatikan artikel tersebut berasal dari situs voaislamwatch.blogspot.com yang kemudian dicopas oleh situs suaranews.com kemudian terus dicopas lagi oleh situs-situs, blog, akun jejaring sosial milik kader atau simpatisan PKS bahkan oleh salah satu situs resmi sebuah DPW PKS.

Kembali ke artikel yang menurut saya ‘sampah’ tadi, disebut-sebut juga nama sosok ustadz Mashadi. Penulis beropini bahwa sosok ustadz Mashadi – yang dahulu dipuja puji oleh PKS sebagai sosok anggota dewan yang sederhana dan dipakai sebagai ‘jualan’ PKS pada pemilu 2004 – lah yang telah membuat eramuslim.com bankrut. Penulis beropini sejak masuknya ustadz Mashadi ke eramuslim.com, eramuslim.com telah menjadi media pemecah belah umat (banyak temen yang bertanya..umat siapa? umat PKS kali) dengan menebarkan kebencian dan fitnah terhadap “berbagai” gerakan Islam dan untuk “berbagai” itu, saya juga tidak tahu penulis menyimpulkan dari mana.

Saya pribadi sewaktu masih di dalam Eramuslim.com tidak terlalu setuju dengan artikel-artikel yang terlalu sering ‘menyerang’ PKS, karena bagi saya diserang maupun tidak ngga ngefek ama PKS nya, paling kader-kader muqollidunnya saja yang panik, emosi, naik darah membaca artikel-artikel tersebut. PKS secara institusi dan pejabatnya, masih terlihat fine-fine saja tuh, meski sempat mendengar di sebuah acara DPC yang diselenggarakan di masjid Al-Hikmah jalan Bangka Jaksel, pembicara yang seorang petinggi PKS menyebut-nyebut nama Eramuslim sebagai media yang tidak perlu dibaca (note: kontrakan saya dahulu persis di samping masjid Al-Hikmah, tidak perlu ke masjid pun saya bisa mendengar dengan jelas apa yang dibicarakan di dalam masjid, tentu saja jika pembicaranya menggunakan pengeras suara).

Penulis artikel juga mengangkat eramuslim.com dahulu menyerang gerakan Ikhwan dan Syaikh Yusuf Qordhowi, khusus pada bagian ini, saya lah yang menulis artikel tersebut dan saya mengutip dari sebuah situs Arab. Dalam kasus Syaikh Qordhowi, apa yang saya tulis menurut beberapa pihak tidak salah, hanya saja judulnya memang terlalu ‘lebay’, oh ya lupa artikel tepatnya berita itu menjelaskan tentang kegembiraan dan dukungan Syaikh Qordhowi ketika sebuah negara Arab masuk menjadi kandidat untuk penyelenggara piala dunia dan disampaikannya pada waktu khutbah Jumat.

Terkait untuk berita Ikhwan yang saya tulis dan menuai respon kecaman dari sosok jadi-jadian yang bernama VA yang saya curiga sama dengan sosok MR, saya dahulu pernah mengutip berita dari situs Al-Masry Al-Yaum tentang gerakan pemuda Ikhwan yang memprotes jajaran Maktab Al-Irsyad Ikhwan.

Namun lewat situs jadi-jadian Islamedia.web.id, eramuslim.com langsung dibully dengan dikatakan telah memberitakan berita palsu dan mengutip dari situs mesir yang memang anti Ikhwan, padahal sebelum situs jadi-jadian tersebut membuat artikel ‘sampah’ menyerang eramuslim di situsnya, saya terlebih dahulu telah memuat berita lanjutan soal protes pemuda Ikhwan tersebut yang merupakan pernyataan resmi dari ketua pemuda Ikhwan terkait adanya aksi protes pemuda Ikhwan kepada jajaran petinggi Ikhwan. Namun lucunya situs jadi-jadian itu tidak menampilkan berita lanjutan soal pemuda Ikhwan yang diberitakan eramuslim di situsnya. Tapi yah sudahlah, di era freedom of speech ini sah-sah saja orang mau berbicara apa.

Kembali ke ustadz Mashadi, opini penulis di artikel yang saya sebut diatas, saya nilai hanya berdasarkan qola wa qila dan tanpa data, faktanya pada zaman ustadz Mashadi masuklah pengungunjung eramuslim meningkat pesat (bisa di search di Alexa.com, kapan ustadz Mashadi masuk dibandingkan dengan sebelumnya). Dahulu kita sempat khawatir eramuslim pembacanya akan terjun bebas, setelah mendapat ancaman dari kader-kader PKS yang memboikot eramuslim, namun faktanya hal itu tidak signifikan, kader-kader PKS tidak membaca lagi eramuslim (sebenarnya sih masih baca, karena di milis PKS masih sering mengutip link eramuslim) namun ‘pihak’ lain lah yang kemudian membaca eramuslim dan cita-cita eramuslim menjadi media yang dibaca tidak untuk kalangan tertentu saja terealisasi. Kita dahulu sampai suprise, admin situs salafy muslim.or.id sampai bersilaturahim ke eramuslim minta masukan soal situs mereka.

Sebagai catatan, eramuslim dahulu teratas dalam posisi media islam dalam ranking Alexa (setelah Republika), namun eramuslim sempat down selama sebulan karena masalah server yang jebol dan pembacanya cukup turun drastis. Akan tetapi eramuslim menurut catatan google analytic telah memiliki pembaca yang sudah stabil dan tidak berkurang meski sempat down selama sebulan.

Satu lagi poin dari artikel yang saya sebut di atas yang tidak berdasar, terus terang saya sama sekali tidak tahu dapat informasi dari mana penulis tersebut menulis dan beropini tentang eramuslim, adalah terkait iklan. Saya sejak pertama kali masuk eramuslim.com sudah berhubungan dengan iklan dan pekerjaan saya sangat terkait dengan tim marketing, jadi saya sangat mengetahui perkembangan iklan di eramuslim.

Penulis mengatakan bahwa gara-gara berita dan artikel eramuslim yang dianggap memecah belah umat (baca: PKS) banyak menuai protes (baca: dari kader PKS) telah berimbas kepada para pengiklan. Menurut penulis para pengiklan mulai menarik iklannya dan memutuskan kontrak iklan kepada eramuslim. Ini data dari mana?? hellowww…Menurut tim marketing tentu saja berdasarkan data pengiklan yang mereka punya, belum ada pengiklan yang menarik iklannya dari eramuslim, kalaupun ada bukan menarik tapi tidak memperpanjang atau tidak memasang iklan lagi di eramuslim. Dan sebagai catatan, pada zaman eramuslim dianggap sebagai media pemecah belah umat lah, eramuslim bisa menarik iklan-iklan besar seperti BI, BNI Syariah, BSM, Toyota, Indosat dll. Jadi kesimpulan saya, penulis sengaja membuat opini palsu dan kata-kata bahwa pengiklan menarik iklannya dsb nya itu persis seperti isi email yang dikirim sosok jadi-jadian bernama VA ke email redaksi eramuslim beberapa tahun yang lalu.

Menarik kata-kata yang saya kutip dari artikel penulis ..”Tindakan penarikan iklan inipun akhirnya diikuti para pengiklan lainya dan bahkan semua usaha yang dibawahi eramuslim.com akhirnya gulung tikar. Yang sangat terlihat adalah kantor eramuslim.com yang dahulu gedung bertingkat, kini kembali ke rumah biasa, karena tidak sanggup membayar sewa.” Kita yang mantan-mantan eramuslim ketawa baca paragraf ini. Ini sekali lagi data dari mana? Sejak kapan eramuslim memiliki kantor gedung bertingkat?? Yang ada eramuslim dahulu menempati rumah mewah di kawasan pondok Indah yang merupakan rumah milik holding induk dari Eramuslim. Eramuslim statusnya hanya menumpang di sana dan tidak ada ongkos sewa. Dan sekarang Eramuslim masih tetap eksis bahkan sekarang berkantor di apartemen.

Terakhir, keluarnya saya dan beberapa orang lainnya dari eramuslim sama sekali tidak ada kaitannya dengan Eramuslim.com namun lebih kepada sisi manajerial holding yang membawahi eramuslim. Bagi saya pribadi eramuslim sudah banyak berbuat memberikan pencerahan kepada umat dengan artikel dan berita-beritanya. Wallahu a’lam.

http://www.facebook.com/blue.light.144

You may also like...

154 Responses

  1. Setetes Embun says:

    Semalam sempat baca berita tersebut di forum sebelah. Sempet kaget baca berita tentang itu. Karna sebelumnya saya gak tau siapa beliau, saya iya-iya saja. setelah saya baca-baca dari yang lain, dan setelah saya tahu Ust Mashadi itu siapa, ternyata saya salah seorang yang terjebak berita sampah. Beliau merupakan sosok yang luar biasa bagi saya. Karena beliau adalah Abah dari seorang Kakak angkat yang saya cintai. Kalau beliau membimbing anaknya ke jalan benar, masa’ iya sih beliau menjerumuskan orang lain? Sesuatu hal yang tidak mungkin.

    • Abonof says:

      Saya merasa prihatin dg munculnya tulisan2 yg saling mengklen. Padahal Allah menegaskan, “Janganlah kalian merasa suci diri. Allah lah yg maha mengetahui, siapa yg paling bertakwa”

  2. Hasan Ismail says:

    Keliatan lagi bo’ongnya.

    Ngaku peduli, padahal nyawa pks itu ditangan rakyat, jika rakyat tak milih pks udah jelas pks bakalan bankkruf. kalo gak pura2 baik sama rakyat apa mau rakyat milih pks, bisa matilah partai pks

    Ngaku Bersih, liat aja kerjaan LHI cs

    Ngaku professional, kerjanya aja asa2an

    Ngaku jujur, liat aja artikelnya, ga jelas sumbernya fitnah mulu

  3. Hasan Ismail says:

    Demi bonus Rp 50 M, Luthfi janji urus penambahan kuota daging Safari Dakwah PKS 2012 pakai duit suap impor daging sapi

    Merdeka.com

    Nama Restoran Angus Steak House muncul dalam surat dakwaan dua Direktur PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendy dan H Juard Effendi. Di rumah makan mewah itulah beberapa kali para pelaku suap pengurusan kuota impor daging sapi saling melobi, guna memuluskan rencana mereka.

    Restoran itu terletak di dua tempat. Pertama di Gedung Chase Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, dan di pusat perbelanjaan Senayan City. Keduanya sama-sama terletak di Jakarta Selatan. Sesuai namanya, rumah makan itu menghidangkan masakan khas Barat, yakni daging bakar alias steak. Menurut kabar, Angus Steak House adalah salah satu lini usaha PT Indoguna Utama, yang juga termasuk perusahaan importir daging besar di tanah air.

    Dalam surat dakwaan, lobi soal suap penambahan kuota impor daging sapi di Angus Steak House pertama kali terjadi pada 28 Desember 2012. Yang hadir saat itu adalah Direktur Utama PT IU, Maria Elizabeth Liman, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, serta orang dekatnya, Ahmad Fathanah, Direktur PT Radina Niaga Mulia dan Ketua Asosiasi Benih Indonesia, Elda Devianne Adiningrat alias Dati alias Bunda.

    “Dalam pertemuan, Maria memaparkan kepada Luthfi soal mahalnya harga daging, dan perlunya penambahan kuota impor daging sapi. Maria juga meminta Luthfi membantu meloloskan permohonan penambahan kuota impor daging sapi ke Kementerian Pertanian,” kata Jaksa Mochammad Rum saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (24/4).

    Dalam pertemuan itu, Luthfi menyanggupi dan mengupayakan mempertemukan Maria dengan Menteri Pertanian, Suswono. Tetapi, Luthfi menyampaikan kepada Fathanah, meminta Maria tutup mulut agar rencana itu tidak diketahui staf-staf Luthfi.

    Kemudian, pertemuan kedua berlangsung di ruang pribadi Angus Steak House, Senayan City, itu terjadi pada 30 Desember 2012. Saat itu, Fathanah didampingi Elda bertemu lagi dengan Maria. Saat itu, Fathanah meminta apakah Maria bersedia menyumbang untuk perjalanan Luthfi, dalam kampanye Safari Dakwah PKS di Sumatera. Fathanah kembali obral janji dengan mengatakan PT IU bakal dibantu dalam mengurus penambahan kuota impor daging sapi. Maria sepakat dan menyumbang Rp 300 juta buat kegiatan PKS itu.

    Pertemuan terakhir di Angus Steak House, Senayan City terjadi pada 28 Januari 2013, malam. Saat itu, Maria, Arya, bertemu dengan Fathanah. Fathanah meminta uang Rp 1 miliar kepada Maria.

    “Fathanah mengatakan uang itu buat keperluan operasional Luthfi. Dan mengatakan, jika ada penambahan kuota impor daging sapi, Grup Indoguna akan diutamakan,” lanjut Jaksa Rum.

    Maria sepakat memberikan uang Rp 1 miliar, dan memerintahkan Arya, yang juga anaknya, mencairkan duit sejumlah itu lewat cek Bank Central Asia kantor cabang pembantu Jatibening, Bekasi.

    Malam itu juga, Arya meminta Direktur Keuangan PT IU, Soraya Kusuma Effendi menyiapkan uang Rp 1 miliar. Soraya meminta kasir PT IU menyiapkan cek Bank Central Asia Kantor Cabang Pembantu Jatibening nomor 351806. Lantas, sekitar pukul 21.38 WIB, Maria memberitahu Ahmad uang yang diminta bisa diambil.

    “Ahmad menjawab, ‘Terima kasih ibu El (Elizabeth). Nanti akan saya sampaikan kabar gembira ini kepada ustad Luthfi.

    Pada 29 Januari 2013 sore, Ahmad Fathanah mendatangi kantor PT IU di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, mengendarai mobil Toyota Land Cruiser Prado hitam bernomor polisi B 1739 WFN. Dibantu terdakwa Juard dan saksi Rudy Susanto, duit suap itu dimasukkan ke bagasi mobil Ahmad.

    “Ahmad lalu menghubungi Luthfi dan mengatakan duit pemberian dari Maria sudah diterima. Luthfi menjawab, ‘Iya, iya nanti. Saya lagi di atas panggung.

    Selanjutnya, Ahmad pergi dan menuju Hotel Le Meridien. Dia lalu bertemu dengan Maharany Suciyono di dalam kamar hotel 1740. Beberapa saat kemudian, datang tim KPK dan menangkap Ahmad serta Maharany. Keesokan harinya tim KPK menangkap Luthfi di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

    *****

    Maju terus KPK, bersihkan negeri ini dari koruptor

    • tidar says:

      umat islam saling bermusuhan memang itulah yang diharapkan… tiada yang bisa dilihat yang benar dan salah lg dari umat islam dan itulah bukti kemenangan non islam… ada yang menyangkal umat islam tidak bermusuhan????
      karena masing2 merasa dirinya paling benar…
      kebenaran itu datang setelah kita semua mati silahkan dibuktikan…

    • tidar says:

      dan tidak akan pernah seorang muslim itu menghujat muslim satu dengan lainnya.. kecuali keimanan, keikhlasan dan penghambaannya kepada Allah ada yang salah….

  4. Eyang Anis says:

    Tulisan ini penting untuk dibaca oleh kader2 PKS untuk segera ‘menyembuhkan’ mereka… Langsung aja ke TKP:

    http://chirpstory.com/li/50312

    • big says:

      oh ternyata banyak yang menjadi anteknya partai socmed… saya tdk tahu sadar atau tidak kalau termakan “sihir” opini @partaiSocmed yang merupakan salah satu bagian dari kampanye capres 2014 “who know lah” ….

  5. simbah says:

    dan ternyata, usaha memecah belah umat islam lumayan berhasil., terbukti dari tulisan diatas dan beberapa komentar yang masuk.

    • Eyang Hilmi says:

      Justru partai yang memecah belah ummat.. !!

    • abdul aziz says:

      hihi..lucu..yang berpartai itu namanya bertafaruq,partai artinya firqoh,kamulah yg sdh memecah belah umat. wala tamutuna illa waantum pks? no way, islam!!!. lu udah jual islam dg partai guna meraih uang jabatan dan wanita…

      • sony hamengku says:

        ya benar bung,,berpartai itu lah yang telah memecah umat islam,,,ya inilah buah dari sistem demokrasi dengan jargonnya suara rakyat suara Tuhan, yang jadi pertanyaan adalah jika rakyat salah memilih berarti Tuhan salah,,dan dengan jargon tersebut berarti menyamakan kedudukan rakyat (manusia) dengan penciptanya, secara tidak langsung digiring kepada pemahaman materialisme, ingat paham komunis dan ateisnya.

  6. jole bastian says:

    Astagfirullah hal adzim, kenapa saling benci ustadz ustadz nih.. bukannya saling dukung……

  7. saifullah says:

    laa tajtami’u ummatii alaaddolaalah….”Umatku tak mungkin bersatu dalam kesesatan….” Alhadist

  8. giga says:

    Kepada pengikut pks dan demokrasi

    Masihkah kalian percaya pada slogan-slogan penuh tipu dayanya
    Masihkan kalian percaya pada janji-janji kosongnya
    Masihkan kalian percaya pada harapan-harapan semunya
    Masihkan kalian percaya pada ilusi dan apologinya
    Masihkan kalian percaya pada mulut manisya
    Masihkan kalian percaya pada racun berbungkus madu yang disuguhkannya

    Sadarkan saudaraku, bukankan kalian dulu mereka ajarkan fiqud dakwah, ta’rifuddakwah, maudu’ dakwah, gayatudakwah hingga alamroduddakwah.

    Bukankan kalian dahulu sebagai mutarabi diajarkan oleh murabi kalian dengan coretan di atas papan putih kecil yang kumal, karena terlalu sering dicoret-coret dengan spidol yang menggoreskan bahasa-bahasa arab yang kadang mutarabi pada ga ngerti apa artinya, tetapi terus saja nyimak, serta goresan-goresan panah-panah yang menjabarkan pokok tema.

    Masih ingatkah kalian bagian gayatuddakwah, yaitu ilallah.

    Dan masih ingatkan kalian bagian dari amradudddakah (kesesatan dakwah) yaitu ila wajhiyah( figuritas), ilayna wa firqah( kelompok), ila thagut- insilakh.

    Bukankan sekarang kalian mejadi bagian dari amrodud dakwah yang dulu di wanti-wanti jangan sampai menjadi bagiannya. Tetapi sekarang kalian mendakwahkan figur qiyadah kalian, kalian mendakwahkan kelompok/ partai kalian sehingga Islam kalian buat jadi sempit yaitu hanya yang ada di kelompok/partai kalian, kalian dengan suka rela mengikut kehendah figur kalian supaya menjadikan thagut sebagai bentuk penghidmatan/ wala kalian (memilih SBY adalah aqidah kami)

    Tidak kalian sadari itu semua…
    Apakah kalian lupa bahwa selain nabi berhak ditolak perkataannya

    Lalu kalian anggap siapa qiyadah kalian yang tak boleh ditentang dan di tausiahi,

    Padahal pintu kenabian telah ditutup. Tetapi mengapa kalian menolaknya dengan menjadikan qiyadah kalian sebagai nabi baru.

    Sadarlah wahai saudaraku
    sebelum kaki melangkah sangat jauh di jalan sesat.

    Bangunlah saudaraku
    Tinggalkan tidur panjang
    Mari kita bangun kembali kejayaan Islam
    Melalui jalan penuh berkah
    Yaitu jalan yang diridhai Allah
    Jalan yang telah ditunjukkan Allah
    Bukan melalui jalan figuritas, kelompok apalagi thagut.

    • taqiyudiin says:

      SAATNYA…KHIIII…..LAAAAA FAAAHHH MEMIMPIN DUNIA….

      • big says:

        Baagaaiiimaaanaaa caaaraaanyaaa…..

      • Yan Ota-shi says:

        Khilafah ala An-Nabhani atau Khilafah ala Rasul ? Tauhid dulu baru khilafah. Orang2 Hizbut Tahrir selalu teriak khilafah…khilafah…khilafah. Apa bedanya dg orang yg teriak gila…gila…gila…? Bertahun-tahun Hizbut Tahrir tidak pernah melahirkan seorang ulama dari golongan mereka. Kecuali pinjam ulama-ulama yang lain.

    • den says:

      sudahlah apapun alasannya kalo saling serang antar umat islam ga bakalan ada untungnya…………………paling dua”nya akan rugi…ingat yang akan di untungkan adalah orang yang memusuhi islam…apa ga ada penyelesaian yang lebih cantik di banding saling serang di media

  9. Hamba Allah says:

    YANG DIANGKAT ITU ISLAMNYA, BUKAN KELOMPOK DAN INSTITUSINYA

    Salah satu doktrin dasar dalam ilmu fiqhud dakwah adalah ISLAMIYAH QABLA JAM’IYAH.

    Kita ini harus mengedepankan dan memprioritaskan Islam. Yang dibesarkan dan dipromosikan itu justru agama Islamnya, bukan malah membesar-besarkan kelompok-kelompok yang bermacam-macam jenisnya.

    Dakwah itu mengajak kepada Islam, bukan mengajak kepada kelompok. Karena Islam itu ayah dan ibu kita. Jangan tanyakan pada kami dari kelompok mana, dari jamaah mana, dari ormas apa, dari pengajian mana, dari harakah dan partai apa.

    Sebab Islam itu hanya ada satu dan tidak terkotak-kotak.

    Ayo menangkan Islam, besarkan, promosikan, bela dan selalu kita tolong agama Islam. Jangan keliru jalan dan malah memecah belah persatuan umat Islam dengan saling membanggakan kelompok sendiri dan golongan masing-masing.

    Semakin kita membela-bela kelompok tertentu, maka kelompok lain yang sesama muslim akan semakin tidak suka. Sebab tiap kelompok pasti ingin kelompoknya yang dibesarkan dan dipuji-puji. Mengapa nggak kita ganti saja cara pandangnya? Gimana kalau yang kita kampanyekan itu adalah Islamnya saja. Pasti yang dukung akan lebih banyak, dan sudah pasti akan jadi nilai ibadah tersendiri di sisi Allah.

    Kita tidak butuh ‘wadah’, sebab wadah buat kita sudah ada, yaitu agama Islam. Selama kita muslim, mari kita besarkan saja Islam ini, bukan wadahnya. Sebab kalau kita besarkan wadahnya, yang merasa tidak punya wadah akan iri dan tidak suka. Atau yang berada di wadah lain pun akan tidak suka. So, kampanyekan Islamnya, bukan wadahnya.

    Allah itu Rabb dan Ilah yang kita sembah. Allah tidak kita tempatkan dimana-mana, karena Dia tidak menempati sesuatu. Islam adalah agama yang Allah turunkan.

    Jamaah dan kelompok itu bisa ada bisa tidak, tergantung kebutuhan saja. Tetapi kalau semua orang selalu membela-bela terus kelompok masing-masing, maka kesannya seolah-olah yang kita besar-besarkan itu hanya kelompok masing-masing. Dan kita malah lupa pada Islam dan kesatuan umatnya.

    Dakwah di majelis taklim dan pengajian pun harus lurus. Kita tidak mengajak orang untuk membesarkan jamaah pengajian dan majelis taklim tertentu. Kita justru mengajak orang untuk mengenal agama Islam dan mengamalkannya.

    Mau lewat jamaah pengajian dan majelis taklim mana saja, terserah. Tetapi yang harus terus menerus dikampanyekan bukan jamaah pengajian atau majelis talimnya, tetapi -sekali lagi- Islamnya!!!

    Memperjuangkan ISlam di politik itu bukan kewajiban dan hak kelompok tertentu saja, tetapi jadi kewajibandan hak semua orang yang mengaku beragama Islam. Maka sebagai sesama orang Islam yang duduk di parlemen, seharusnya tidak berjuang sendiri-sendiri, tetapi berjuang bersama-sama deengan menghilangkan segala macam kepentingan kelompok. Masak berjuang maunya cuma dengan yang sekelompok saja?

    Silahkan berdakwah dan berjuang lewat organisasi masing-masing. Tapi jangan lupa, inti dakwah dan perjuangan kita bukan semata-mata membesarkan organisasi kita, tetapi skala prioritasnya justru berdakwah dan memperjuangkan agama kita, ISLAM.

    Organisasi itu kadang dibutuhkan, karena ibarat berlayar di tengah lautan, kita butuh bahtera. Tetapi jangan sampai kita lupa bahwa tujuan utama kita bukan naik bahteranya, tetapi menyeberangi lautannya.

    Atas kehendak Allah kadang bahtera yang kita punya bisa karam sewaktu-waktu, kalau kita berpikir bahwa yang utama adalah naik bahtera, maka kita bisa ikut karam juga. Tetapi kalau kita berpikir bagaimana menyeberangi lautan, apa pun bahteranya, yang penting bisa nyebrang.

    Maka kalau ada bahtera karam, kita bisa pakai bahtera yang lain. Toh di dunia ini jumlah bahtera tidak cuma satu. Dan naik bahtera yang mana saja, tidak akan mengurangi nilai dakwah dan perjuangan kita.

    Sumber: FB Ust Ahmad Sarwat, Lc

  10. taubat says:

    “FITNAH” naudhubillahmindalik. semoga sadar deh kader2 yang masih percaya akan kebersihan PKS, maknya visinya di rubah karena sudah tidak bersih lagi

    • judullah says:

      Numpang nimbrung yo… Wah jdi bingung berislam yg bner yg mn ya
      Umat Muhammad saw trpecah bbrapa glongan tp cuma 1 yg diridoi Allah
      yg mn ya….tlng bntuin dong. Abis semua ngaku idiologinya ahlussunnah waljamaah.
      Klo, Allah atau rosul ksih kbar yg pas gitu nama glonganya ato apalah.
      Tapi biasanya nih orang yg ngaku suci sendiri tp blum tntu mnurut orang lain,”
      maksudnya gnilho… Misalnya ada pmuda mlakukan aksi dgn berkoar2 seabrek2nya
      dgn mgatakan saya tampan aku keren gue baik,paling soleh…..!!!!!”
      Baik perhatikan 1,jk pmuda ini berkoar teriak2 dimuka umum no problem”” mungkin
      orang kan mgaggap anak ini benar atau orang sinting orang tkkan mengmbil sikap lebih
      2.tpi jk pmuda ini asik memuji dirinya sndiri namun dgn menjlekkn,mmburuk2 orang
      dskitrnya. Byangkn ini akan fatal aksi nya akn mnimbulkn reaksi bg yg diejek.
      Ikhwan fillah ane antum adlah sama cm jln kta tmpuh brbeda. Apbila ane brsalah hukumlah
      ane namun jgn bwa2 orangtua adik dn kakak ane.mreka tk brsalah kmi mmang prnah stu
      rumah.tpi antum trlalu murka melebihi murkanya Allah azzawajal.
      Umat islam bgai mmbangun sbuah gdung yg ntah smpai kpan slesainya, perhtiknlah bginda rosul kbijaksanaannya melettakkan hajaraswad.

  11. dewalangit says:

    Assalaamu’alaiku………………
    Disela-sela mengamati PKS sy mengajak saudara2 untuk berjuang sebagaimana Rasulullah berjuang.
    Berjuang seperti yang diajarkan oleh Rasul SAW dan meninggalkan hal-hal yang dibuat untuk tujuan di luar Al Islam, seperti halnya demokrasi.
    Demokrasi sejatinya dikendalikan oleh Banker internasional, lembaga representasinya adalah Bank Sentral yang memang tidak dimiliki oleh negara (termasuk BI, lihat sejarah berdirinya BI yang diawali oleh Agresi Militer Belanda I-II dan diakhiri oleh perjanjian Meja Bundar dan Renvile).
    Bank Sentral akan mengontrol hajat hidup orang banyak yang seharusnya jadi tugas negara dengan kekuatan uang melalui kredit alias Riba.
    Riba dari awal sudah di HARAMKAn oleh Allah tetapi dibiasakan oleh lingkungan sekitar kita.
    Riba merupakan alat untuk memperbudak umat manusia.
    Menghindari Riba dengan meninggalkannya dan kembali kepada Muamalah yang telah dicontohkan oleh Rasul dan diikuti oleh Sahabat.
    Pergunakan uang real yaitu Dinar dan Dirham untuk bermuamalah, berzakat, hadiah dan mahar.
    Seperti tidak nyambung tapi silahkan Anda pikirkan dan renungkan ajakan saya ini.
    wassalammu’alaikum

  12. EYANG HILMI says:

    Gara2 mahar.. :-)

    KADER PKS PARE-PARE BAKAR ATRIBUT PARTAI

    Metrotvnews.com, Parepare: Sejumlah kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtara Kota Parepare, Sulawesi Selatan, membakar baju dan atribut partai. Mereka kecewa kepada oknum pengurus yang diduga menjual dukungan partai untuk mengusung salah satu calon wali kota.

    Kader PKS yang kecewa ini mengamuk dan membakar baju serta poster seorang pengurus di depan kantor PKS di Jalan Gelatik, Parepare. Demonstran mengecam dua oknum pengurus berinisial IQ dan AS yang diduga menjual dukungan partai ke calon wali kota tanpa persetujuan ketua partai.

    Pengunjuk rasa juga mendesak Ketua DPD PKS Parepare, Saefuddin Laintang, memecat dua kader tersebut. Usai orasi seorang pengurus partai mengamuk dan menantang IQ dan AS yang diduga menjual partainya sebagai kendaraan calon wali kota di luar partai.

    Usai melakukan aksinya pengunjuk rasa ini mengancam akan membawa massa lebih banyak lagi, karena sejumah pengurus teras tak kunjung menemuinya.

    Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/05/04/6/176701/Kader-PKS-Parepare-Bakar-Atribut-Partai

    Berita lainnya: http://regional.kompas.com/read/2013/05/04/18451627/Curigai.Jual.Beli.Dukungan.Kader.PKS.Parepare.Bakar.Baju.Partai

    • big says:

      Please deh mana ada kader PKS tatoan… pake buka baju didepan umum begitu… emang ga punya malu ya… kalau pun bener mau demo juga massanya ga cuma segelintir gitu mas…

  13. Maulana Ikhwan Ahmad says:

    Target PKS 2014 Adalah 3 BESAR (TIGA BESAR), Yang Pertama OMONG BESAR alias MULUT BESAR alias NGIBUL, BERDUSTA dan MEMBOHONGI UMAT, Yang Kedua PERUT BESAR alias RAKUS HARTA KORUPSI, HARTA DISIKAT TANPA PANDANG HALAL HARAM LAGI…Yang Ketiganya Apa Ya…? O iya BUANG AIR BESAR…Karena MULEESSS…

    • den says:

      sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain……………..bualan anda tuh g bermanfaat…..cari yang lebih bermanfaat yang jadi amal sholeh buat anda

  14. adi says:

    alhamdulillah, bagusd semua comentnya…. sayang orang pks tetap bisu, tuli dan buta

  15. fachri says:

    cieeee ciiieee sibuknya mikirin org lain,urusin diri sendiri dah bener belum.. ?hhahahha ni situs adudomba.com ya hahaha…tarbiyah itu artinya adudomba ya?? isinya dan d pelajari tentang adu domba… hayu ke garut liat adu domba biar ngertii…

  16. Pendukungnya Konsisten Setia says:

    Wah kalo penyakit benci sdh menghinggapi dada, lama lama bisa tuli, dan buta juga lho….
    Jgn menghakimi dululah brooo,
    Istiqomahlah PKS dijalan DAKWAH.

  17. Mantili says:

    sesama muslim kok saling benci sih, podo wae lah

  18. Mantili says:

    sesama muslim kok saling benci sih, podo wae lah

  19. Adi™ says:

    Intinya PKS bukan partai bersih lagi sekarang. Itulah akibat ngaku-ngaku bersih di mana hal itu dibenci oleh agama Islam. Bersih atau benar itu bagus tapi merasa apalagi ngaku-ngaku bersih dan benar itu yang tidak bagus karena itu adalah sifat orang angkuh dan angkuh itu sifat iblis. Tuhan sangat murka kepada orang yang merasa bersih dan benar.

  20. tristiyanto.ane says:

    ufff…ufff….

  21. edy susanto says:

    Assalamualaikum..kasusnya belum rampung alias belum diputus
    Pengadilan..ko udah pada negatif
    Bersabarlah sodara2..tunggu aja baru komentar..ke blinger kali ya..sory bila ter
    Singgung.sekedar mengingatkan saja

  22. dani ganteng says:

    Ayo…rame- rame hujat pks.. ga bgt gitu.

  23. Sam lee hoy says:

    Pengkritisi bukan pembenci, sudah saat dakwah di letakan di hati

  24. benzima says:

    para kader PKS… bukalah matamu bukalah hatimu.. apakah kamu merasa diatas kebenaran didalam berislam….? semoga alloh memberi petunjuk pada kita semua kpada jalan yg lurus.

    • Musa says:

      Perasaan saya sebagai kader pks tidak sepeffi kalian katakan. Kami hanya berlaku hanya selayaknya qiyadah dan jundi. Kalo mengikuti arahan kalian yang mengarahkan jundi tidak sejalan dengan qiyadah, bubar deh jamaah. Dan bagaimana dengan kalian kalau kami suruh tidak sejalan dengan qiyadah kalian.. bubar juga kan. Mau nggak. Secara umum kami memandang pks masih baik kok. Tentu saja sebagai partai kami berusaha menarik simpati masyarakat. Omong 2 perlu dikaji ke apa ya pks menarik kalian untuk di kritisi. Demokrat kek. Mungkin itu menunjukkan pks memang disayang. Menuju 3 besar. Mari bekerja lah kalian maka Allah Rasul dan kaum muslimin akan menilai kerja kalian.buktikan.

  25. DANI says:

    TERSERAH ANDA MAU MENJELEK-JELEKAN, GUE TETAP TIDAK BERUBAH, PILIH PKS

    • admin says:

      Begitulah mereka yang taqlid.

      • SA says:

        anda sendiri sedang terjebak pada taklid.

        • admin says:

          Taqlid kepada siapa?

          • Sofyan says:

            Taqlid ama Mashadi …. he he

            Bahasa Arab Kagak bisa koq jadi Ustadz …

            • admin says:

              Dari apa yang kami lihat dan alami, apa yang dikatakan oleh Pak Mashadi jauh lebih banyak mengandung kebenaran daripada apa yang dikatakan oleh kebanyakan qiyadah PKS seperti Fahri Hamzah yang berdusta tidak mengenal Ahmad Fathonah, Anis Matta yang berdusta mengenai dana pilkada yang didapatkannya dari Adang Daradjatun, dan seterusnya.

      • Musa says:

        Perasaan saya sebagai kader pks tidak sepeffi kalian katakan. Kami hanya berlaku hanya selayaknya qiyadah dan jundi. Kalo mengikuti arahan kalian yang mengarahkan jundi tidak sejalan dengan qiyadah, bubar deh jamaah. Dan bagaimana dengan kalian kalau kami suruh tidak sejalan dengan qiyadah kalian.. bubar juga kan. Mau nggak. Secara umum kami memandang pks masih baik kok. Tentu saja sebagai partai kami berusaha menarik simpati masyarakat. Omong 2 perlu dikaji ke apa ya pks menarik kalian untuk di kritisi. Demokrat kek. Mungkin itu menunjukkan pks memang disayang. Menuju 3 besar. Mari bekerja lah kalian maka Allah Rasul dan kaum muslimin akan menilai kerja kalian.buktikan.

        • admin says:

          Itu karena anda menggunakan perasaan bukan logika. Gunakanlah akal yang sudah Allah berikan untuk menimbang benar atau salah, bukan perasaan.

        • Jepri Usnandar Dinata says:

          saya melihat saat ini ya yang agak mendingan dari beberapa partai lain yang ada itu ya PKS….
          karena manusia manusia didalamnya kan kita tahu semua, dibanding partai lain yang tentunya kita tidak megenal pengurus nya …
          nah kalau PKS kan kita masih tahu lah personilnya, mislanya di DPRA ya minimal mereka teman main kita, yg sehari hari kita tahu tinkah lakunya….
          Kalau kita tidak simpati atau minimal memlih PKS, atau Golput…
          akan hilang suara kita, atau malah diberikan partai yang bukan memperjuangkan suara muslim

  26. dedy says:

    entah siapa yg salah dan siapa yg benar, tp mnurut ku lebih baik menghujat yg jelas-jelas dan pasti salah. seperti kawasan kemang yg jadi tempat miras dll.

    klo PKS dibubarin emang partai lain lebih baik? terus yg duduk didewan selain kader PKS pada betul semua? apa gak lebih parah?

    kenapa gak teriak bubarin partai yg jelas-jelas sekuler atau plular..
    klo emang PKS ada yg salah pasti gak semua segi donk..
    harusnya bantu perbaiki bagian yg salah itu dengan cara yg baik..
    bahkan dengan dengan musuhpun kita harus berlaku baik, apa lagi sesama saudara se-Iman..

    bukan institusi yg salah. tapi oknum institusi yg menghujat.
    afwan admin.. artikel antum akan berdampak buruk bagi persatuan umat..
    mending klo yg paham betul kondisi sekarang, kebanyakan dari masyarakat yg menelan mentah2 hal-hal yg dicurigai dan mencurigai hal-hal yg msh belum mereka pahami, jika anda paham maksud saya (^_^).

    saat anda menyebut PKS memusuhi eramuslim.com, maka saat itu anda menuduh jutaan kader yg berjuang dijalan ini. anda yakin mereka semua salah ??

    jutaan pola pikir, alasan, niat, dsb telah tercemari oleh beberapa org yg merasa mewakili institusi dan membuat komentar layaknya fatwa.

    saya tidak menuduh siapa yg salah dan siapa yg benar.tapi hati-hati dengan tulisan yg dibaca orang banyak.
    maaf klo ada salah kata..
    saya akan terima kritik dan masukan..
    skali lg saya minta maaf klo ada kata2 yg salah.. ini cuma pendapat

  27. rief says:

    bagi saya eramuslim sebagai media pembelajaran tentang agama

  28. yulia angreiny says:

    Haloo..haloo..
    saya sdh baca. saya meragukan & tdk percaya dg artikel yg di mksud.
    Alhamdulillah,saya kader pks. saya msh bc eramuslim, & sy jdikan sbg salah satu rujukan, sy mnghargai pak mashadi dgn pndapatnya. biasa sj.
    koq yg ribut2..mudah trmakan isu media yg blm psti kbenarannya ya..

  29. suratno says:

    terus kalau ga milih PKS milih Demokrat atau PDS Gitu ?

  30. THONAH says:

    2014 alam akan menyeleksi berbagai parpol yang ikut pesta demokrasi indonesia….disinilah kekuatan parpol akan diuji oleh rakyatnya sendiri..selamat berjuang.

  31. setuju ama mang judullah, beban di tengah sorban pojok 4 diangkat yang satu jadi komando. Matahari terbit, bola dunia, ka’bah, padi kapas. wah pas itu. nah yang jadi komando…….? Rakyat semua.

  32. Abdul Ganiru says:

    nama saya Abdul Ganiru dan saya adalah kader PKS. siapapun antum semua, saya mencintai antum semua. atas kesalahan apapun saya memohon maaf kepada antum semua karena rupanya kaliamt yang dipakai sangat umum (kader PKS), dan secara tidak langsung itu mengenai saya juga. afwan kabir saudara-saudaraku. saya juga tidak tahu menahu kabar tersebut.
    saya ingin mengatakan, di daerah sulawesi tenggara tidak beredar berita ini dan adapun kesalahan yang terjadi di kubu sesama muslim pejuang (Mujahid), saya menilainya sebagai miskomunication dan kesalah pahaman.
    semoga antum semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan tetaplah bekerja untuk dakwah yang emban ini. Allahu Akbar

  33. abu ihsan says:

    sedih kalo uda saling membenci. spt ini, uda bisa ditebak siapa yang akan merasa girang…. astaghfirullahal’adzim

    • admin says:

      Kalau kaum Muslimin saling mendiamkan saudaranya yang terjerumus ke dalam kesalahan, kira-kira siapa yang akan merasa girang?

      • SATRIA PANDEGLANG says:

        mengkritisi bukan menghujat. kalau pada akhirnya, tulisanmu hanya menggiring dan membentuk sebuah opini baru, apa bukan fitnah? kalah semua saling hujat, siapa yang girang? admin?

  34. fachri says:

    jadi ingat rekaman telpon…..

    ‘arbain milyar cash’…..hahaha

  35. Aneh&ngawur says:

    Terusss?? yang bener gimana??
    Kebanyakan hanya ribut menyoalkan “yg benar tuh gini loh.. Gitu salah, buang aja..” Tapi ga ada amalnya.. apa yg diperbuat?

    Kalo kendaraan salah mengoperasikannya ya yg salah bisa jadi supirnya, atau mekaniknya, atau buku petunjuk penggunaannya, atau pabrikannya, Tapi apa kendaraannya yg salah?? sedangkan supir, mekanik, pabrik, dan buku manualnya benar? apa yg mungkin yg salah jalannya? jadi biarpun pake kendaraan (misal mobil) sebagus apapun ya ga bisa dilalui. Jadi sebaiknya apakah lebih baik berkoar “hey salah tuh mobilnya!!” atau “hey baca dong manualnya!!” sedangkan gak pernah coba pake mobilnya buat lewat. atau pake keahlian mengendaranya buat pake mobil yg ada buat lewat. Atau lebih baik diam? Atau lebih baik putar arah? Atau bikin jalan baru?
    Ustadz Mashadi adalah orang yg sudah mencoba (masalah berhasil atau tdk, ga usah dipikir) perlu dihargai. Sedang kita (ga semua, soalnya saya ga tau kalian siapa aja) belum tentu pernah mencoba. Jadi ga usahlah banyak berkoar sok benar. Yang pernah mencoba aja belum tentu benar.
    Yang utama, usaha kita membuat “jalan” itu bisa dilalui, krn kita mesti memecahkan masalah bukan meninggalkannya. Berdebat pakai mobil mana yg bisa lewat atau mobil yg bisa memperbaiki jalan, silahkan saja, dan silahkan masing2 mencoba/berusaha, saling dukung. Mobil saya paling baik, paling benar (menurut saya) dan akan saya coba pakai. Ga akan saya mencela mobil anda, karena pasti paling benar menurut anda. Bolehlah saya berpendapat/kritik mobil anda ga cocok tuh, tapi ya silahkan saudara aja.
    Anda yg “hebat” dalam mencela, saya rasa menunjukkan bahwa kendaraan anda lebih jelek dari ucapan anda. Jika anda muslim dan masih menganggap saudara yg lain muslim, maka berkata santun adalah yg baik. Menurut saya, jawaban TS diatas lebih bagus dalam menanggapi daripada komentar2 yg ada. Saling mencari/berpendapat mana yg lebih benar. Sedang yg komentar, lebih merasa sok benar dan suka mencela. Saya ga akan memilih pemimpin yg suka mencela/menghina saudaranya sepintar apapun dia. Rakyat butuh seorang pemimpin, bukan rakyat memimpin seseorang.

    dah ah, ngalor ngidul..
    cmiiw
    ‘saya merasa benar, tp saya bisa salah, & saya ga pintar menyalahkan’

  36. abah ojin says:

    TOLONG PADA SING SABAR… ENTE-ENTE KAN ORANG-ORANG PINTER, KHAN…? ATI-ATI. YANG JADI KORBAN ITU UMMAT JIK KALIAN CAKAR-CKARAN. APALAGI KALIAN ADALAH ORANG MEDIA, BAHAYA SEKALI JIKA SALING TULIS BERITA KEBENCIAN… SAYA SIMPATISAN PKS JUGA, TAPI SYA CINTA JUGA DENGAN BERITA-BERITA DISEMUA MEDIA ISLAM. GA ADA SEDIKITPUN DI HATI INI RASA BENCI KEPADA TEMAN-TEMAN DARI GOLONGAN MANAPUN….
    KITA INI SAUDARA,…. SAUDARA SEIMAN! TIDAK ADA ALASAN YANG DIHALALKAN UNTUK SALING BENCI…

  37. sauri says:

    semua partai tidak ada yang bersih,.sudah kah anda memahami syahadat anda”aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan nabi muhammad adalah utusan Allah”
    Tapi kenapa anda lebih mengutamakan harta,uang,jabatan,wanita ,dan atasan anda.
    Toh smua itu adalah cobaan.
    hampir semua pejabat kita lebih takut kepada atasan dari pada kepada Allah S.W.T
    ingatlah akan kematian sungguh tidak ada yg bisa kau bawa selain amal.
    Masa depan sejati bukan lah setelah kita dewasa namun setelah kita MATI.

  38. Sofyan Sauri says:

    semua partai tidak ada yang bersih,sudah kah anda memahami syahadat anda’aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan nabi muhammad adalah utusan Allah’
    Tapi kenapa anda lebih mengutamakan harta,uang,jabatan,wanita ,dan atasan anda.Toh smua itu adalah cobaan.hampir semua pejabat kita lebih takut kepada atasan dari pada kepada Allah S.W.T
    ingatlah akan kematian sungguh tidak ada yg bisa anda bawa selain amal.Masa depan sejati bukan lah setelah kita dewasa namun setelah kita MATI

  39. sukriadi putra says:

    apa yang sebenarnya yang terjadi terhadap PKS???… kalian merasa bahwa penilaian kalian terhadap PKs adalah nyata akan tetapi tidak bisa membuktikan sedikitpun apa yang kalian ucapkan, kalaupun ust xxx bersalah ya silahkan dilakukan hukum sesuai hukum yang berlaku ….

  40. akh yu says:

    INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH

    Walau beda jama’AH dan harokAH
    Semestinya kita tiada pernAH berpecAH belAH
    Bersinergi, bersama-sama mengahadapi badai fitnAH yang membuncAH
    Tiada boleh menyerAH pasrAH

    INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH

    KhilafiAH bukanlAH suatu masalAH
    InsyaAlloh akan menjadi rahmAH
    Bila kita sikapi dengan arif dan tanpa amarAH
    BukankAH kita ummat satu aqidAH
    Berdebat…??? sudahlAH

    INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH

    CukuplAH yang menjadi pedoman hidup hanyalAH Al-Qur’an dan As-sunnAH
    Jauh dari khurafat dan bid’AH
    InsyaAlloh hidup kita kan terarAH
    CobalAH kita renungkan kandungan surat Al-Hujurat 10-13 sebagai hujjAH
    Sehingga kita tidak mudAH menuding saudara kita yang lain salAH

    INDAHNYA UKHUWAH ISLAMIYAH

    Ga’ usAH resAH gundAH gulanAH
    InsyaAlloh akan datang masa khilafAH
    Kapan itu?? entahlAH….tugas kita hanya berdakwAH
    SeyogyanyalAH kita mengeratkan simpul-simpul yang telah lama goyAH
    Segera berbenAH tuk berada dalam proses tahapan dakwAH
    Mulai sirriyAH, siyasiyAH, daulah islamiyAH, kemudian khilafAH
    Kuncinya bersungguh-sungguh disertai sabar dan tabAH

    Ayyuhal ikhwAH…
    Baik yang di partai dakwAH, HTI, JT, atau SalafiAH
    Juga yang di FPI, MMI, NU dan MuhammadiyAH
    (maaf, yang ga’ disebutin jangan marAH)
    MarilAH kita berdakwAH “bil hikmAH wa bil mau’idhotil hasanAH”
    Meski kita beda langkAH, yakinlAH kita satu arAH
    Mudahan ma Alloh kita dikumpulkan di dalam jannAH
    Tempat yang paling indAH….

    ***buat saudaraku smua***

    by. AKH YU…..

  41. Ami says:

    Utk para kader pks sebaik nya memaafkan mereka yg selalu menghujat dn menyerang…tetap saja bekerja…tidak Perlu membalas dng hal serupa…toh bukti nya mereka masih bangga membawa nama pks dng menyebut mantan petinggi pks,tarbiyah bkn pks dll….harus nya kader pks mendoakan mereka yg mungkin punya hasad dng pks……tetaplah bekerja dng cinta dn menjaga harmoni….ukhuwwah….

    • Rijal says:

      kayaknya cuma kritik mbak, bagus dong kalo ada yang kritisi, mungkin itu cara Allah buat ngingetin kita, melalui perantara kritikan pedas mereka…

      :)

  42. edy says:

    Mulai saat ini sy ngga akan baca eramuslim lagi .media yg landasi dg k;;ebencian.;: Kau memmbenci saudaramuelebihi orang kafir. Masih banyak orang: pks di k;;ampung berdakwah dg ikhlas. Tidak spt kau yg hnya bisa menghujat dg kebencian. Maap sy ngga pandai berbahasa dg baik.

  43. abdi says:

    Salam hangat senyum sabar,

    sekedar saling mengingatkan,

    “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yg menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yg berserah diri.” (QS Fushilat 41: 33)

    Dengan jelas&tegas bahwa dakwah yg dilakukakn adalah untuk mengajak manusia yg berada dlm sistem nonwahyu (jahiliyah/bathil/thogut) kepada sistem wahyu (al-Islam), bukan mengajak manusia kepada kelompok faksi, golongan, sekte, organisasi ataupun partai (Ashobiyah), Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
    Abu Hurairah berkata, telah bersabda Rasulullah SAW : “Siapa yang berperang di bawah bendera kesesatan dengan mengajak kepada fanatik golongan (ashobiyah) atau ia marah karena ashobiyah maka perangnya jahiliyah.” (HR. Ibnu Majah)

    Jundub bin Abdullah al-Bajali berkata, “bersabda Rasululullah SAW. Siapa yang terbunuh di bawah bendera kesesatan ia mengajak ashobiyah (fanatik golongan/ahlul firqoh/ahlul faksi) atau menolong ashobiyah maka matinya jahiliyah.” (HR Muslim) – dalam shahih Muslim juz 6 hal 22 dan Al Ihsan Ibnu Hiban juz 7 hal 51.

    Yuk.. berseru & berusaha mengajak manusia kepada “sabili rabbika”..
    “Serulah (manusia) kepada jalan Rabb mu dengan hikmah dan pelajaran yg baik dan bantahlah dengan cara yg baik. Sesungguhnya Rabb mu Dialah yang lebih mengetahui siapa yg tersesat dari jalanNYA dan Dialah yg lebih mengetahui orang-orang yg mendapat petunjuk.”
    (QS. An-Nahl 16: 125)

    Terima kasih atas pemahamannya..
    maaf jika ada salah kata, kembali tujuan kita adalah Allah.

  44. amu farhan says:

    Kenapa admin Eramuslim kok begini ya?
    Saya tahu beberapa kader yg keluar dari PKS di daerah saya. Saya tahu apa yg mereka lakukan. Ust. Mashadi juga pernah datang dan mempengaruhi kader2 agar mereka keluar dari PKS. Saya tidak suka itu. Sama sekali tidak sesuai dg prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin.
    Ya Allah, lindungilah PKS dari perbuatan mereka.
    amu_farhan, Boyolali Jateng

  45. Rijal says:

    Assalamu’alaikum wr wb…

    wah…. pada kalah semua ama yahudi yang solid…

    antum kan pendawah semua nih, bukan hakim, ane rasa kurang ahsan kalo saling hujat sesama muslim.

    hari ini, ane masih jadi ‘pejabat grassroot’ di PKS, soal setuju ga setuju, terima ga terima sama keputusan para elit, itu biasa, kita (PKS.red) Jamaah (kumpulan) manusia, bukan malaekat, jadi ga ada alasan buat celah nggak salah.

    di struktur gresrut, baik itu dalam rapat2 di tingkat ranting, DPC ato tingkat yang lebih tinggi, keributan-keributan kayak komen2 ente diatas itu udah biasa dan masih sering terjadi. dalam proses pengambilan keputusan, Alhamdulillah, selama ane ada di rapat, semuanya masih melalui proses musyawarah, walaupun sampe berdarah-darah (fywuuhhh.lebay).

    dalam setiap keputusan yang kadang kotroversial, banyak hikmah yang bisa diambil (kalo mau). misal, dalam menentukan sembako (baru-baru ini, lagi musim nyaleg dan ramadhan). keputusan bagi-bagi sembako yang biasanya cuma sekedar disubsidi (pasar murah) justru digratiskan. secara akal sehat dan nalar orang yang paham hukum, pasti menghukumi masalah ini dengan sebutan money politik atau apa. tapi, proses keputusan tidak hanya sekedar diambil secara tekstual, ada konteks-konteks yang nggak bisa diselesaikan secara tekstual. mungkin dalam ilmu hadits, kita perlu paham sanad, kemudian menganalisa matannya, lalu memahami kata demi kata, lalu membanding-bandingkan dengan hadits lain yang masih berkorelasi, lalu barulah kita bisa memahami hadits tersebut (percuma kayaknya jelasin bagian ini, antum udah pada khatam.cut-cut-cut).

    oke, balik lagi ke sembako. kalo kita udah paham sanadnya, matannya, bahkan kita paham segala sesuatu yang perlu kita pahami yang mungkin proses di sembakonya adalah data-data valid tentang objek baksos, tentu kita paham bakal ngelakuin apa. terlebih, sebelum ngambil keputusan, ada wajibat ruhiyah yang kudu diselesein. nah, dalam proses sembako itu, orang yang dikasih gretong, memang orang yang ga punya daya beli yang cukup di zaman serba naek hari ini. terus apa salah dan disebut money politik kalo konteksnya gitu, mungkin lambat laun, kita lebih sepakat dengan sebutan menyantuni dhuafa (mungkin, cuma pendapat kok, ane faham antum punya istilah yang lebih pas dan sesuai sunnah).

    kemudian terkait dakwah islam kudu balik ke asholah! iya! sepakat, ane sepakat sama antum semua… antara suara dan syariah itu beda, bahkan kemuliannya pun sangat timpang. tapi gini loh… walaupun keduanya itu timpang, terus dipisahin jurang yang gede, tapi keduanya itu bisa loh kita anggep antara si miskin dan si kaya versi up to day. hari ini, suka tidak suka, bagi kebanyakan manusia di fase ke-empat versi hadits qudsi yang terkenal itu, kekayaan adalah sesuatu yang berkuasa dan memiliki kekuasaan (ya iyalah…). maksud ane, kekayaan itu, bisa lah disama-samain ama suara di era demokrasi. dalam demokrasi, suara adalah penyempurna tujuan. namun sayangnya, suara itu punya koefisien satu sebagai harga mati bagi setiap orang.

    dalam paradigma politik praktis, suara menjadi elemen penting sebagai bahan bakar untuk mencapai tujuan. disini, maksud yang mungkin masih dipersepsikan secara tercecer oleh kebanyakan kader PKS dan kader tarbiyah bukan PKS. suara menjadi sangat penting dalam demokrasi, karena setiap tujuan yang ingin kita raih dalam demokrasi, haruslah disertai suara terbanyak (udahlah, ane pasti dibully lagi karna ngeluarin statement klasik ini :) ).

    nah, yang paling penting sekarang, gimana caranya kita jalanin dulu apa yang ada, trus jalanin dulu apa yang ada di depan mata, toh kalaupun perahu (PKS) ini karam di tengah jalan, pasti akan ada korban selamat dan korban tak selamat, dan yakinilah itulah sebuah pengorbanan yang hanya Allah yang tau nilainya. kalo pun antum lebih milih dakwah diluar bingkai Jamaah/Firqoh/Kelompok/Pemuja Demokrasi/Kader2 Bego ini, ane nggak akan protes dalam bentuk apa pun terhadap langkah-langkah antum, sekalipun itu bikin antum diterkam serigala lapar. karena itu lah konsep fastabiqul khoirot yang aru ane pahami.

    terakhir, ane ucapkan happy ramadhan, seoga amal ruhiyah kita lebih baik dan lebih baik di tiap Ramadhannya…

    Wallahu’alam…

    Wassalam….

    oh iya, Nama ane Rizal, lengkapnya Rizarullah Santoso, itu juga nama FB (add aja kalo mau)

  46. Rijal says:

    oh iya, satu lagi, pengen nanya nih,,,

    buat yang diatas (yang nulis n yang komen), udah pada tabayun belom ke kader-kader PKS yang antum anggap taklid buta?

    masalahnya gini, di generasi sahabat (generasi terbaik sepanjang masa) aja pernah berselisih paham, terutama terkait masalah ghanimah, apalagi di jaman dengan generasi kacau arut gini, yang ga bisa tsiqoh dengan sesama muslim lainnya, yang punya banyak su’udzon lainnya.

    ane yakin kok, antum semua itu orang yang mendahulukan tabayun ketibang disulut buta oleh api kebencian sehingga menganggap setiap kritikan dari kader PKS adalah juhatan, setiap sindiran dari kader PKS adalah hinaan buat antum semua. dan terkadang, kita (kader PKS) lebih memojokkan orang-orang (ikhwah) yang udah ga ‘ngaji’ lagi di madrasah tarbiyah PKS dengan sebutan futur. sekali lagi ana mohon maaf, sebetulnya kata itu keluar dari lisan yang tak terjaga oleh al-Qur’an. dan lisan itu pun memang sudah terbentuk apa adanya sesuai budaya dakwah yang tertanam di relung hati kader PKS.

  47. camat tobat says:

    Mau diakui atau tidak, PKS terinspirasi
    banyak oleh “organisasi perlawanan” Mesir
    yang fenomenal yaitu: Ikhwanul Muslimin.
    Gerakan Tarbiyah ini dibawa ke Indonesia oleh
    KH. Hilmi Aminuddin, Beliau adalah ketua
    Majelis Syuro PKS sekarang.
    Sebelumnya, ada 4 pembagian masa/mihwar
    perjuangan dakwah Tarbiyah di Indonesia:
    Tanzhimi, Sya’bi, Muassasi, Daulah. Sekarang
    tengah berada di Mihwar Muassasi/
    kelembagaan, sedang menuju Mihwar Daulah/
    Kenegaraan.
    Jadi Tarbiyah di Indonesia, dimulai sekitar
    tahun 70-an dengan mihwar Tanzhimi. Inilah
    masa perekrutan kader inti oleh muassis/
    pendiri. Mihwar Tanzhimi, di masa ini kader-
    kader Tarbiyah masih pada “tiarap”, terutama
    akibat tekanan Orba. Pengajian sembunyi-
    sembunyi. Setelah Mihwar Tanzhimi, kader
    Tarbiyah sudah cukup kekuatan dan massa.
    Kini masuk mihwar Sya’bi. Mihwar Sya’bi: masih
    dalam perekrutan kader-kader inti, namun
    sudah berdiri yayasan-yayasan sosial,
    sekolah-sekolah IT (Islam Terpadu) oleh para
    kader Tarbiyah. Mihwar Sya’bi ini berlangsung
    kira-kira tahun 81 sampai (hampir) akhir
    90an. Tahun 1997, krisis finansial menerpa
    Asia: perlawanan rakyat (terutama
    Mahasiswa) semakin kuat terhadap dominasi
    orba. Momentum krisis moneter ini, dijadikan
    momentum yang pas oleh para mahasiswa
    dan para kader Tarbiyah untuk mengakhiri
    orba. Pada 21 Mei 1998 untuk menghindari
    perpecahan dan meletusnya ketidakstabilan
    di Indonesia, Soeharto mundur.
    TANYA : Peran kader Tarbiyah waktu itu?
    JAWAB : Banyak.
    KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim
    Indonesia) yang notabene para kader-kader
    Tarbiyah, berperan penting dalam reformasi.
    Refleksi : iklan PKS-Soeharto yang lalu adalah
    bukti bahwa PKS adalah pihak yang pertama
    ‘memaafkan’ Soeharto. Bukan Golkar dll.
    Pada 20 Juli 1998. Gerakan Tarbiyah di
    Indonesia mendeklarasikan diri menjadi Partai
    Keadilan yang pada 20 April 2002 menjadi
    PKS. Pada Pemilu 1999, Partai Keadilan meraih
    7 kursi di DPR-RI. Suaranya cuma 1,4%. Pemilu
    2004, rekor dunia diciptakan PKS dengan
    meraih 7,34% suara atau 45 kursi di DPR.
    Suaranya naik 600% dari Pemilu 99. Pada
    waktu itu, mulai saat itu, PKS jadi fenomena
    dan seakan menjadi ‘ancaman’ bagi yang lain.
    Berbagai badai terus menghantam perahu
    PKS, baik itu karena fitnah ataupun kelalaian
    beberapa oknum kadernya. Pernah dengar
    pemberitaan di media bahwa ada oknum kader
    PKS kedapatan berjudi? Itu benar. Dan media
    sangat gembor memberitakannya. Judi oknum
    kader PKS dan berbagai kelalaian oknum
    ‘kader’ PKS lainnya menjadi berita bagus
    untuk media. Bad news = Good News. Tapi
    pernahkah media memberitakan dengan tegas
    bahwa kader-kader tersebut langsung
    dipecat dan diberikan sanksi tanpa pandang
    bulu oleh PKS? No!
    Atau pernahkah media menjelaskan bahwa
    oknum itu bukan kader namun simpatisan
    yang direkrut untuk menjawab klaim ekslusif
    kepada PKS? No! Intinya itu tadi: Bad News
    of PKS is the good news untuk media.
    Yusuf Qardhawi: PKS adalah perpanjangan
    tangan dari IM yang mewadahi komunitas
    terbaik kalangan intelektual yang sadar akan
    agama, negeri, dunia, & zamannya. DR. Yusuf
    Qardhawi adalah ketua Persatuan Ulama
    Dunia. Namun pernyataan beliau belum
    dikonfirmasi PKS sampai sekarang. Dan
    faktanya saya kira memang seperti itu. Mau
    bukti? Ayo saya kenalin:
    Tren Sekolah Islam Terpadu lahir dari kader-
    kader Tarbiyah PKS yang dimulai pada
    1990an. Sekarang para ortu bangga anaknya
    sekolah di SIT.
    PKS dikenal banyak menghasilkan kader-
    kader tangguh di berbagai bidang.
    Siapa tidak kenal Forum Lingkar Pena?
    Didirikan oleh salah satu ‘simpatisan’ : Bunda
    Helvy Tiana Rosa. FLP sudah mencetak > 7rb
    penulis. Saya menyebut Bunda helvy sebagai
    ‘simpatisan’ sesuai keterangan beliau di
    “Bukan Di Negeri Dongeng”. Ini buku yang
    bagus bagi yang mau mengenal PKS.
    Tarbiyah juga terkenal banyak menghasilkan
    mahasiswa/mahasiswi berprestasi. Cek saja
    para Mahasiswa Berprestasi di UI, IPB, ITB,
    UGM, ITS, dll. Setau saya, Mahasiswa
    Berprestasi Indonesia tahun 2006 adalah
    kader Tarbiyah. Ada yang kenal Shofwan al-
    Banna Choiruzzad ? Shofwan al-Banna
    Choiruzzad: 1st Winner di St.Gallen Wings of
    Excellence Award 2009. Kader Tarbiyah yang
    mengalahkan mahasiswa Harvard (Jason
    George/US) di ajang itu. Shofwan al-Banna
    Choiruzzad adalah Best Student of Indonesia
    2006. Siapa Best Student of Indonesia pada
    th 2007? Beliau dikenal sebagai @pembuat_
    jejak. Danang Ambar Prabowo -> Wakil
    Indonesia di Bayer Eco-Minds 2009 – New
    Zealand. Best Student of Indonesia 2007.
    Beliau kakak kelas saya di IPB Yah, sekarang
    lanjut kultwitsotoy saya tentang Tarbiyah
    dan PKS. Kemarin sampai di mahasiswa-
    mahasiswa Tarbiyah ya? Ok, kita akan bahas
    lebih luas. Bisa dibilang PKS ini adalah
    perusahaan besar penghasil “aktor-aktor”
    terbaik di berbagai lini kehidupan.
    Sebelumnya ada Bunda Helvy di bidang
    kepenulisan. Jangan lupa juga penulis muda
    fenomenal ini: Salim A Fillah -> Author of DDU
    (Dalam Dekapan Ukhuwah) Yang mau tau lebih
    lanjut tentang @salimafillah mangga difollow
    aja.. Masih banyak lagi: Izzatul Jannah dll di
    FLP. Juga ribuan penulis produktif di kampus-
    kampus dan sekolah-sekolah di seluruh
    Indonesia.
    Bukan hanya memproduksi penulis, Tarbiyah
    juga memproduksi berbagai musisi, bahkan
    sampai di musik underground. Ada yang kenal
    Thufail Al-Ghifari? Seorang rapper & vokalis
    The Roots of MadIndonesiah, pentolan Salam
    Satu Jari! . Seorang kader Ada yang
    membantah Thufail Al Ghifari bukan kader
    Tarbiyah, ok silakan baca ‘pengakuan’ beliau
    di http://thufailalghifari.blogspot.com/ Thufail
    bilang: “Ya Ikhwah, aku sudah pulang!”. Ya,
    dia telah mengembara banyak harokah &
    agama. Dan akhirnya menemukan Islam dan
    Tarbiyah ini.
    Ok, kita sudahi prestasi PKS di bidang seni,
    kita lihat apa kontribusi nyata PKS di
    lapangan. Jangan sampai hanya ngomong
    doang.
    Soal kepedulian terhadap bencana alam. Ada
    yang lebih tanggap dari PKS ? Tsunami Aceh,
    puluhan kader PKS diterjunkan.
    Bencana Merapi, sampai sekarang Pandu
    Keadilan PKS masih terus memfollow-up
    secara langsung masyarakat sekitar Merapi.
    Adakah dari partai selain PKS ?
    Kepdulian saudaranya di luar Indonesia juga
    menjadi ciri khas PKS. Ada yang tau berapa
    ratus ribu orang yang turun pada aksi
    terakhir di HI-Monas?
    Hanya PKS yang bisa mengumpulkan 500.000
    kadernya dalam jangka waktu 2 hari. Kader
    PKS ini bisa dibilang sangat militan.
    Dari mana dananya sehingga bisa
    mengumpulkan 500.000 kader dalam 48 jam?
    Jawabannya: Di Tarbiyah PKS ada prinsip:
    “Sunduquna juyubuna” –> Brankas kita adalah
    saku-saku kita masing-masing. Prinsip ini
    sangat kental di PKS. Anda tahu berapa dana
    yang diinfaqkan untuk kepedulian Timur
    Tengah? Ada yang tau berapa puluh Milyar?
    “Sunduquna juyubuna”. Eh, salah satu poin
    penting Mukernas PKS di Jogja adalah
    “invasi” 500.000 kader di FB & Twitter, udah
    keliatan belum ya?
    Mungkin ada yang langsung nanya: “Darimana
    duit untuk pulsanya? Ongkos warnetnya dari
    mana?”. Jawabannya: “Sunduquna juyubuna”.
    Mungkin, cuma PKS yang punya 1 mobil
    ambulance di setiap DPD nya. Itu minimal. Kan
    banyak juga DPC PKS yang punya.
    “Sunduquna juyubuna”.
    Di PKS, ada Pandu Keadilan. Tau ga? Itu lho
    yang jadi “security” kalo PKS ada demo, yang
    turun ke lokasi bencana dll. Pasukan Coklat
    Di atas Pandu Keadilan, ada yang namanya
    KORSAD. Ini Pasukan Al-Qassam nya
    Seragamnya hitam merah.
    Jumlah Pasukan yang masuk di KORSAD ini
    lebih sedikit dibanding Pandu Keadilan.
    KORSAD ini kader-kader pilihan.
    Bahkan di DPD daerah saya, Takalar, cuma
    ada 1 orang KORSAD. Ya intinya masuk
    KORSAD tidak segampang masuk Pandu
    Keadilan.
    Apa lagi yang mau saya cerita tentang PKS
    dan Tarbiyah di #kultwitsotoy ini? Hmm…
    tertarik menarik garis ‘perang dingin’ PKS
    dan JIL
    Oh ya, sebelumnya, adik saya @navisannajia
    minta SANTIKA dikenalin juga. Ok, akan saya
    kenalin. SANTIKA: Barisan Putri Keadilan.
    Pasukan Akhwatnya PKS. Partner Pandu
    Keadilan dan KORSAD kalau PKS lagi ada
    aksi/demo. Jilbabnya lebar Saya sebenarnya
    tidak begitu mengenal dalam SANTIKA. Namun,
    akan saya ceritakan pengalaman bersama
    mereka pada aksi th 2010 di Sulsel. Waktu itu,
    sejam setelah Mukhayyam Dasar I (MD I)
    Pandu Keadilan. Pasukan PKS dikumpulkan
    untuk promosi calon bupati Kab. Gowa. Semua
    Pasukan PKS datang dari 4 daerah: Gowa,
    Takalar, Makassar dan Maros. Ada KORSAD,
    Pandu Keadilan dan SANTIKA 3 (tiga) Pasukan
    PKS ini diinstruksikan untuk berlari 4
    Kilometer tanpa boleh berhenti. Dan apa yang
    terjadi? Di kilometer ke-3, Pandu Keadilan
    yang kecapaian tanpa pemanasan, didahului
    oleh SANTIKA yang terus berlari. Pandu
    Keadilan cengeng! Hha.
    Oh iya, ada yang suka ANDREA HIRATA?
    Angkat tangan! Apa hubungannya ANDREA
    HIRATA dengan PKS? Ada! Simak selanjutnya..
    Adakah dari kawan-kawan yang pernah
    membaca buku Laskar Pelangi: The
    Phenomenon ? Di sana ada kisah tentang
    seorang kader SANTIKA
    Nah, bagi yang mau mengenal karakter
    SANTIKA. Silahkan baca kisah terakhir di buku
    LASKAR PELANGI: THE PHENOMENON.

  48. wangsa says:

    Masuk ke dalam dunia politik adalah masuk dalam dunia kotor, dana yang masuk ke dalam pundi-pundi PKS sudah tercemar kotor termasuk aset-aset yang dimiliki. Perjuangan melalui jalur ke partaian tidak akan lepas dari korupsi, wanita dan jabatan. Penegakkan agama Islam melalui jalur partai tidaklah dapat menghindari unsur kotor yang merupakan bagian dari perpolitikan. Untuk kasus di atas, bisa dimaklumi ada singgungan antara partai dengan lika-liku mencari dana partai dengan praktek kotor untuk operasional jalannya roda partai karena memang tidak ada yang gratis di dunia ini namun sebaiknya PKS jangan menggembar gemborkan kesombongan bahwa mereka adalah partai yang bersih.

    Yang coba direnungkan adalah apakah dibolehkan menegakkan perjuangan Islam melalui cara-cara tersebut?

  49. welisman says:

    Blog tidak bermutu…

  50. hamba says:

    Admin. Itu adminnya eramuslim? Kok malah terang2n ribut… please deh. Malu kl kita ribut. Tanda-tanda akhir zaman mmg sdh terlihat jelas. Umat Islam banyak tp spt buih dilautan…..
    Astghfirullah. Mari umat Islam bersatu….

  51. goodman says:

    PKS bubar rakyat senang

  52. amad says:

    eramuslim ?
    Alhamdulillah saya masih baca. Dan saya masih sejahtera.
    :)

  53. amad says:

    semoga kalian masih diberi kekuatan untuk istiqomah dalam ghibah dan fitnah.

  54. eka says:

    Mhn sekiranya sesama muslim jgn memunculkan berita yg provokatif, jika ada kesalahfahaman mari sama2 saling mengingatkan dan meluruskan

  55. dija says:

    Klo masalah nyoblos apa pemilu nanti. Rasanya klo diliat kasat mata udh susah. Abis pks sedang tersangkut masalah. Yg paling afdol sebelum nyoblos, tahajut malamnya. Biarlah Allah beri petunjuk. Gabisa bangun tahajut, minimal dlm solat di sujut terakhir, berdoa minta petunjuk yg mana yg dicoblos. Salah pilih pemimpin bisa berd
    ampak luas. So dont gorget bro and sis…

  56. yusuf says:

    Komentar yg sangat bagus.

  57. yandi says:

    السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ Melihat semua komentar yg pro dan kontra terkait tulisan diatas bagus banget terlepas dari validitas data dan fakta yg ada, saya rasa akan lebih bagus untuk diadakan sebuah diskursus yg mengarah pada koreksi bersama yg harus dicapai. Untuk admin, mencari penyelesaian bersama dan action dari sebuah gejala fakta dan data lebih baik ketimbang hanya dipakai untuk dijadikan celah hujat menghujat atau dukung mendukung. Silahkan dipikirkan solusi actionnya apa bro, (so hindari hujat menghujat yg gak jelas, dukung mendukung yg gak jelas, cari penyelesaiannya saja biar semua fakta dan data lebih jelas). So krn fakta dan data haruslah menjadi referensi untuk melangkah ke arah yg lebih baik. Wassalamu’ alaikum wr wb

  58. yandi says:

    Maaf saya kepada Anda. saat berdiskusi dan nostalgia dg sahabat-sahabat saya saat berjuang menumbangkan soeharto. Saya terkadang sedih dan ingin diri ini memberi semacam cara pandang yg berbeda, namun itu masih saya tangguhkan karena ada beberapa hal, terutama masalah paradigma negara yg belum terpola dg baik di hampir semua ikhwan wa akhwat fillah. Melihat hujat-menghujat di forum ini. Bahkan saat diskusi dg teman2 ttg grand design da’wah

    Seharusnya tidak ada yng harus dihujat. Silahkan dituangkan jika pemikiran2 ttg da’wah dan politik krn dikemukakan namun syaratnya haruslah argumentatif.

    Kenapa hanya mengandalkan PKS (toh semua yg lakukan PKS, hanyalan ijtihad)

    Jika ijtihad dari PKS dirasa kurang

    Cobalah di buat partai yg juga untuk tujuan da,wah sebagai koreksi untuk PKS

    Jadi action harus dikoreksi dg action

    Nanti siapa yg lebih baik, lebih berhasil dan lebih diterima masyarakat, maka secara otomatis pola dan paradigma da’wah versus negara akan terkoreksi dengan sendirinya.

    Saya menantang action anda (admin). Silahkan buat partai yg lebih ok dari PKS.

    Bagaimana saudara ku?

    Jika situs ini tidak bergerak kearah sana, saya rasa akan membuang energi

    Rakyat menunggu perbaikan
    Umat Islam menunggu pembela-pembela umat Islam

    Lakukanlah sesuatu sesuai dg apa yg dirasa benar

    Hujatan untuk PKS hanya membuat senang pihak lain
    Masak gak ngerti juga kalau saat ini adalah eranya ghazwul fikri. Lupayah

  59. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan komunis, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  60. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sosialis, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  61. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sekularime, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  62. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan marxisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  63. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan kapitalisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  64. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan leninnisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  65. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan darwinisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  66. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan hedonisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  67. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan soekarnoisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  68. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sufisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  69. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan budhisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  70. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan taoisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  71. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan animisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  72. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan dinamisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  73. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sosialist-nasionalism, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  74. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan liberalisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  75. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan saintifime, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  76. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan zooisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  77. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sekularisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  78. yandi says:

    Biar kayak begini (tulisan berikut) makanya banyakin deh kader2 pks, biar kader yg murni pks pada menang ditiap daerah, ente gak suka apa lihat berita dibawah ini

    Kalo gak suka wah bener2 nih ente.
    Gak baca koran kaleee yak

    Gubernur Jabar Aher Raih Penghargaan ke-116
    Bidang Keuangan Pemerintah
    BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad
    Heryawan untuk kesekian kalinya menerima
    Penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia
    yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden
    Boediono di Gedung Dhanapala Kementerian
    Keuangan Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Kamis
    (12/9/2013).
    Penghargaan diberikan karena Pemerintah
    Provinsi Jawa Barat dinilai berhasil menyusun dan
    menyajikan Laporan keuangan Pemerintah
    Daerah (LKPD) tahun 2012 dengan capaian
    tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan
    keuangan pemerintah.
    Menanggapi penghargaan yang ke-116 tersebut,
    Heryawan menyampaikan ucapan terima kasih
    dan apresiasi yang tinggi atas penghargaan
    tersebut. Menurutnya, capaian prestasi berupa
    opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan
    Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2 tahun
    berturut-turut, yang diikuti dengan penghargaan
    dari Pemerintah RI adalah bukti pengakuan publik
    atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
    “Selama 2 tahun berturut-turut, Pemerintah
    Provinsi Jawa Barat mendapat opini WTP dari BPK
    RI, untuk tahun anggaran 2011 dan 2012.
    Semuanya itu merupakan bukti keseriusan kita
    dalam mengelola keuangan secara transparan,
    akuntabel dan tersaji dengan baik. Semua
    prestasi itu berkat dukungan semua pihak. Untuk
    itu saya ucapkan terima kasih,” kata Heryawan
    dalam siaran pers yang diterima INILAH.COM,
    Kamis (12/9/2013)
    Sementara itu, Wakil Presiden Boediono
    menegaskan reformasi bidang keuangan tingkat
    keberhasilannya tergantung pada bagaimana
    kebijakan pimpinan lembaga atau kepala daerah
    yang bersangkutan. Hal itu penting karena terkait
    dengan pengelolaan keuangan, penatausahaan
    asset dan manajemen sumberdaya manusia.
    “Setelah dikaji lebih dalam bahwa tingkat
    keberhasilan itu tergantung pada kemampuan
    dan gaya kepemimpinan,” ujarnya.
    Menteri Keuangan Chatib Basri dalam laporannya
    kepada Wakil Presiden, menyatakan acara ini
    merupakan agenda tahunan. Dan untuk tahun ini
    mengambil tema “Membangun Sinergi Menuju
    WTP”. Reformasi bidang keuangan yang sudah
    dilaksanakan mampu meraih kepercayaan publik
    terhadap pengelolaan keuangan negara.
    “Meningkatnya raihan opini WTP dan
    menurunnya opini disclaimer atas semua
    lembaga/kementerian dan pemerintah daerah
    adalah bukti membaiknya laporan keuangan dan
    akuntasi,” ungkapnya.
    Acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan
    Keuangan Pemerintah Tahun 2013 yang
    berlangsung satu hari ini dihadiri sejumlah
    pimpinan lembaga tinggi, Menteri Kabinet
    Indonesia Bersatu II, anggota DPR, Gubernur/
    Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia, pejabat
    eselon 1-3 kementerian dan daerah. Selain acara
    pembukaan dan pemberian penghargaan, juga
    ada presentasi dari sejumlah pemakalah.
    Pada kesempatan itu, Wakil Presiden didampingi
    Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan
    memberikan penghargaan kepada lembaga
    Dewan Perwakilan Daerah, Komisi Yudisial,
    Mahkamah Agung, Kementerian Dalam Negeri,
    Luar Negeri, Perdagangan, Hukum dan Ham,
    ESDM, Kehutanan, PU, Agama, LH, KUKM, PPA,
    BUMN, PDT, Keuangan, Sosial, Ristek, BPK,
    Pertahanan, Industri, Kesehatan, Polri, PPATK,
    Menkopolhukham, Menko Perekonomian, Menko
    Kesra, LAN, Lemhanas, dan BIN.
    Berdasarkan laporan panitia, ada 15 Gubernur
    yang mendapatkan penghargaan karena
    mencapai opini WTP. Selain Provinsi Jawa Barat,
    antara lain Sumbar, Jambi, Bengkulu, Jateng,
    Jatim, Sulsel, Sulut, Sulteng, Riau, Kepri, Kalbar,
    DIY, NTB, dan Lampung. Selain itu ada sejumlah
    Kabupaten/Kota yang juga mendapatkan
    penghargaan, di antaranya Kota Banda Aceh,
    Kota dan Kabupaten Tangerang, Kabupaten
    Muko-Muko serta Kota Yogjakarta. (Jaka Permana)

  79. yandi says:

    Piss akhi,

    Peace akhi

    Cool akhi

    Mangtabs khan kalo guber di indonesia dari kader kendiri,

    So banyakin bro pendukung pks

    Biar ntar pada menang di daerah2, pada jadi gubernur semua biar kayak aher

    Klo. Gak kayak aher yg ntar pada kepilih

    Strap aje kayak anak murid jaman dulu
    Suruh diri diluar, pegang/jewer kuping sendiri, lidah dijulurin keluar, diri pake satu kaki
    Menghadap kedepan kelas

    ύª ĸª κǺª ĸ =D ύª ĸª κǺª ĸ..

    Tukul said : “puas puas”

  80. yandi says:

    Menjawab komentar admin terakhir.

    Ente bagaimana sih udah tahu tuh data ttg gubernur jabar dapat penghargaan krn keuangannya memiliki akuntabilitas yang sangat baik. Masih aje tanya ttg pro islamnya

    Benar-benar nih ente

    Perlu dijabarin gak sih implikasi dari penghargaan tersebut, capek juga kalau masih tanya ttg pro islam yg kayak gimana

    Males ane jabarinnya

    Kalau ente pernah aktif di organisasi kemahasiswaan pasti ente nyambung lah

    Males ane jelasinnya, minta penjelasan aje deh sama pembaca yang lain

    Klo ane jelasin implikasi penghargaan tersebut

    Sama aje jelasin ke anak sd kelas 1, tentang teori gravitasi sir isac newton dan manfaat teori tersebut bagi dunia penerbangan

    Pasti deh tuh anak sd cuma melongo2 doang
    Krn gak nyambung teori gravitasi sama pilot pesawat

    Minta penjelasan ke yg lain aja akhi.
    Males ane jelasinnya (harusnya ente udah bisa membuat korelasi positif dari penghargaan yg diterima Kang Aher tersebut)

    Please, sharing with more visitor

    Bagi ane udah cukuplah penjelasan ttg pro islam. Lewat penghargaan yg diterima Aher

    Jangan kayak anak kecil Min, harus disuapin melulu, ente udah gede, bisa membuat korelasi dan analisa ttg penghargaan Aher dan apa implikasinya bagi perjuangan yg ente bilang pro Islam.

    Males jelasinnya. Sorry but I cann’t

    • admin says:

      Sebenarnya bukan anda malas menjelaskan, tapi memang anda tidak mampu menjelaskan sebuah korelasi antara dua perkara yang memang tidak berhubungan.

  81. salman says:

    kita memang wajib saling bantai. Jadikan media internet ini sebagai ajang saling menjelekan saudara. Hingga kiamat benar – benar datang dengan sempurna……

  82. abda says:

    jidal..bknkah dlm agama kita adalah suatu yg dibenci…

  83. Tanti says:

    Alhamdulillah, saya dulu ketika SMA ditarbiyah oleh orang PKS yang dulunya bernama PK selama 6 tahun, dan sudah alhamdulillah sudah beberapa tahun ini saya dan suami sudah keluar karena banyak hal yang saya rasa ganjil dan tidak sesuai syar’i disampaikan oleh murobbi saya dan kebijakan “nyleneh” yang selalu dikatakan kalau ini untuk kepentingan umat…Ck..ck..ck…

  84. yuyun says:

    wallahu alam bishowab….!

  85. big says:

    Alhamdulillah sudah sejak SMA tahun 1994 saya ngaji bareng PKS…. sampai sekarang pun masih tetap istiqomah… bersama PKS

    Ketika banyak yang menyerukan golput… kami tetap memilih PKS karena musuh-musuh islam (non muslim) pun demikian mereka menyerukan golput… sudah sejak lama non muslim (nasrani) memimpikan salib bertengger di Istana Negara. Jika banyak umat islam yang golput atau memilih bukan partai islam maka kekhawatiran kami bahwa suatu saat atribut dan simbol salib akan bertengger di Istana dan kita semua sudah tahu apa konsekuensinya terhadap umat islam.

  86. yandi says:

    Ini komentar admin,
    ————————————————————————
    Sebenarnya bukan anda malas menjelaskan,
    tapi memang anda tidak mampu
    menjelaskan sebuah korelasi antara dua
    perkara yang memang tidak berhubungan.
    ——————————————————by admin—–
    Maksudnya admin “kerja2 dan prestasi2 aher gak ada hubungannya dg perjuangan yang pro islam”

    kebayang gak sih klo ini
    buah dari hasil penjajahan pemikiran dari serbuan dahsyatnya invasi sekularisme di indonesia yakni terjadi split pemikiran, pecahnya kemampuan pertahanan pemikiran tentang konsepsi Islam dg politik

    Ane udah prediksi dari tahun 1998 model pemikiran admin begini, saat memutuskan untuk mendirikan sebuah partai,model2 kayak begini akan ada suatu saat nanti, dimana ikhwah-ikhwah terjun di dunia politik suatu saat nanti akan ada yg sebagian terseok2 dalam memahami ilmu politik sbg suatu ilmu murni dan dinamika perpolitikan indonesia. Beserta gesek-gesakanya.

    Sebuah kristalisasi adalah sebuah kepastian yg akan terjadi, teori-teori komunikasi dan organisasi dapat menjelaskan hal ini secara lebih dalam, apalagi mengkaji tentang teori-teori pergerakan massa yg saat ini diterbitkan pakar ada banyak yg dapat dijelaskan disana.

    Jadi kesimpulannya tidak ada hal yg mengejutkan dgn fenomena ini, karena sudah diprediksi dalam teori2 pergerakan massa.

  87. wong katrok says:

    Nih admin katrok banget, ane lihat gayanya kayak banci

    kalau admin merasa benar, sampaikan sendiri, ajak ngobrol aje, kasih tahu kesalahannya, jangan mengumpat dan menggembosi orang-orang.

    Temuin orangnya-ngomong-kasih tahu salahnya-tinggal-kalo orangnya gak mau dikasih tahu-ajak berdebat orang lagi itu-jangan mengumpat-mengumbar gak jelas-temui orangnya-temuin orangnya.

    Katro amat nih admin ane lihat

    Berani gak kayak ane waktu kelas 2 slta, dapat materi thogut pas kelas 2,besokkannya ane gak pernah ikut upacara bendera tiap hari senin,sampe ane lulus,ane berani selon selama 2 tahun gak upacara,guru marahin ane, ane ajak berdebat,

    Catat admin
    Tapi ane berprstasi disekolah, jadi bandel tapi gak bikin sekolah malu, ane satu-satunya lulus dari semua siswa-siswi yang lulus diangkatan ane dari sekolahan itu satu-satunya yang memiliki prestasi ………..(Bisa bikin sekolah bangga)

    Goblok amat nih admin,otaknya kagak ada, otaknya sedikit,
    Klo admin benar, lawan pake cara2 yang jantan
    Temuin orangnya,lawan aja,ajak berdebat,taklukkan pake argumentasi ente ke orang itu, jangan orang lain diseret-seret sama admin buat jauhin orang itu, jangan mengumpat, kalo gak mau disebut wong katrok,

    Kayak ane dulu, gak pernah upacara guru ane ajak berdebat,ane taklukin tuh guru satu2,ane ajak teman2 buat upacara, kalo teman gak mau, ane gak jelek-jelekin sekolahan yg bikin upacara,kalo teman gak berani ikutan kagak upacara, ane juga gak bilang dia salah, semua pilihan urusan kita dan tanggung jawab kita.

    Katrok amat nih orang.
    Ketemu ma ane langsung nih admin, pasti nih ane ajak berdebat.

    Dasar admin pengumpat,kelarin urusan ke orangnya aja.

    Gue males baca yg beginian
    Mending gue cerdasin otak gue,baca yang beginian bikin otak gue tumpul, kayak orang bego gampang terhasut,

    Sorry mang gue cowok apaan,gue cowok jantan, gue cowok yg pintar disekolahan,gak suka,pasti gue ajak debat bukannya gue ajak berantem,

    Lagak loh kayak anak pintar aja

    Berani gak saat sekolah gak ikut upacara
    Pasti elo gak berani,jawab admin.

    Berani kagak dulu saat sekolah kagak ikut upacara.
    Pernah gak dulu mangkir upacara selama 2 tahun.
    Pasti jawabnya gak berani karena dulu waktu sekolah pasti dulunya katrok, disuruh upacara mau aja.

    Dulu admin gimana tuh saat sekolah, upacara ikut kagak? Gak usah ngemeng jelek-jelekin orang dah

  88. hamba Allah says:

    By: Nandang Burhanudin
    ****
    Dalam setiap perjuangan berjamaah, kita
    diperlihatkan pelbagai fragmen tipe-tipe pejuang.
    Ada pendiri sebuah ormas-parpol-yayasan-
    jamaah-komunitas-DKM, namun kemudian
    menjadi “musuh” dan lawan antagonis yang
    membenci secara simultan. Berawal dari cinta
    tidak ada matinya, di kemudian hari berubah
    menjadi benci tiada henti!
    Ada juga fragmen pribadi yang dianakemaskan,
    dibina dengan sentuhan-sentuhan tangan magis,
    “dibesarkan”, “ditokohkan”, bahkan “diberi ruang
    gerak yang lebih”. Namun di kemudian hari, ia
    menjadi The Jobwhat. Tidak mengerti apa yang
    harus dilakukan dan misi apa yang harus
    diperjuangkan. Di awal ia selalu di depan! Namun
    pada akhirnya ia menjadi yang selalu ketinggalan!
    Di sisi lain ada juga jiwa-jiwa yang di awal hingga
    akhir tetap utuh. Tak terlalu nampak perubahan
    mencolok. Secara karir biasa-biasa saja. Posisi pun
    tidak berubah. Terkadang ikut rombongan untuk
    naik level, tapi sekali lagi ia biasa-biasa saja.
    Prinsipnya menjadi garam di masakan. Wujudnya
    tak terlalu nampak di struktur, tak terlihat di
    spanduk-spanduk, tak terpampang di baliho-
    baliho. Namun perannya dirasakan ada, walau ia
    dianggap biasa!
    Nah ada yang dari awal ia adalah pribadi yang laa
    syai (nothing). Namun ia terus bersabar … terus
    bersabar … dan mereguk lautan makna dari asam
    manis garam kehidupan. Ia tak terdorong untuk
    mencaci saat samudera dakwah itu nampak kotor
    di permukaan. Sampah berserakan. Bahkan tak
    sedikit bangkai ikan yang bertebaran! Ia hanya
    terus bertahan. Karena bagi dirinya, samudera
    yang kotor sekalipun jika terus fokus dalam misi
    dan visi, akan tetap bermanfaat mengantarkan
    kapal ke buritan. Maka jangan aneh, bila suatu
    saat nanti tipe-tipe kader Laa syai inilah yang di
    kemudian hari menjadi kullu syai!
    Sahabat, mari kita renungi. Bukankah kita
    menemukan, orang yang dahulu merekrut kita
    menjadi bagian dari dakwah ini, namun di
    kemudian hari ia menjadi provokator dan
    penyebar kebencian terhadap kita sendiri.
    Bukankah kita terkagetkan, dengan ikhwan-
    akhwat yang dahulu sangat taat dan ketat
    dengan prinsip. Namun kini ia malah menjadi
    pribadi yang berpakaian ketat. JIka ia akhwat, ia
    tak lagi memperlakukan suami dengan hormat.
    Jika ia ikhwan, ia tak mampu membimbing istri
    dan keluarganya menjadi ahli akhirat. Malah tak
    sedikit keluarga yang dipilih dari rahim dakwah,
    namun di kemudian hari biduk rumah tangga itu
    pecah! Bukankah perceraian kini di kalangan
    aktivis dakwah menjadi hal lumrah?
    Kini kita paham, berada dalam gerbong dakwah
    itu tidak terlalu penting apakah kita masuk di
    awal atau paling ujung. Tidak terlalu penting
    apakah kita menjadi koordinator, menjadi masinis,
    atau menjadi tukang karcis. Toch masinis itu
    hanya 1-2 orang saja.
    Yang terpenting adalah, kita mampu menggali
    potensi terbaik diri kita. Jika ada yang bisa
    dimanfaatkan untuk dakwah, maka niatkan
    Lillaahi Ta’ala. Biarkan pahala Allah saja yang
    diharap. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah
    “mundur” saat ditegur. Marah saat diberi
    taushiah. Ilfil saat tak jadi calon di DAPIL. Keluar
    saat ide-ide kita tidak dianggap mercusuar. Mari
    menjadi pribadi yang tidak bersedih karena tidak
    dihargai. Tapi bersedih, karena diri kita tidak
    berharga!
    :: PKS PIYUNGAN

  89. hamba Allah says:

    By: Nandang Burhanudin
    ****
    Dalam setiap perjuangan berjamaah, kita
    diperlihatkan pelbagai fragmen tipe-tipe pejuang.
    Ada pendiri sebuah ormas-parpol-yayasan-
    jamaah-komunitas-DKM, namun kemudian
    menjadi “musuh” dan lawan antagonis yang
    membenci secara simultan. Berawal dari cinta
    tidak ada matinya, di kemudian hari berubah
    menjadi benci tiada henti!
    Ada juga fragmen pribadi yang dianakemaskan,
    dibina dengan sentuhan-sentuhan tangan magis,
    “dibesarkan”, “ditokohkan”, bahkan “diberi ruang
    gerak yang lebih”. Namun di kemudian hari, ia
    menjadi The Jobwhat. Tidak mengerti apa yang
    harus dilakukan dan misi apa yang harus
    diperjuangkan. Di awal ia selalu di depan! Namun
    pada akhirnya ia menjadi yang selalu ketinggalan!
    Di sisi lain ada juga jiwa-jiwa yang di awal hingga
    akhir tetap utuh. Tak terlalu nampak perubahan
    mencolok. Secara karir biasa-biasa saja. Posisi pun
    tidak berubah. Terkadang ikut rombongan untuk
    naik level, tapi sekali lagi ia biasa-biasa saja.
    Prinsipnya menjadi garam di masakan. Wujudnya
    tak terlalu nampak di struktur, tak terlihat di
    spanduk-spanduk, tak terpampang di baliho-
    baliho. Namun perannya dirasakan ada, walau ia
    dianggap biasa!
    Nah ada yang dari awal ia adalah pribadi yang laa
    syai (nothing). Namun ia terus bersabar … terus
    bersabar … dan mereguk lautan makna dari asam
    manis garam kehidupan. Ia tak terdorong untuk
    mencaci saat samudera dakwah itu nampak kotor
    di permukaan. Sampah berserakan. Bahkan tak
    sedikit bangkai ikan yang bertebaran! Ia hanya
    terus bertahan. Karena bagi dirinya, samudera
    yang kotor sekalipun jika terus fokus dalam misi
    dan visi, akan tetap bermanfaat mengantarkan
    kapal ke buritan. Maka jangan aneh, bila suatu
    saat nanti tipe-tipe kader Laa syai inilah yang di
    kemudian hari menjadi kullu syai!
    Sahabat, mari kita renungi. Bukankah kita
    menemukan, orang yang dahulu merekrut kita
    menjadi bagian dari dakwah ini, namun di
    kemudian hari ia menjadi provokator dan
    penyebar kebencian terhadap kita sendiri.
    Bukankah kita terkagetkan, dengan ikhwan-
    akhwat yang dahulu sangat taat dan ketat
    dengan prinsip. Namun kini ia malah menjadi
    pribadi yang berpakaian ketat. JIka ia akhwat, ia
    tak lagi memperlakukan suami dengan hormat.
    Jika ia ikhwan, ia tak mampu membimbing istri
    dan keluarganya menjadi ahli akhirat. Malah tak
    sedikit keluarga yang dipilih dari rahim dakwah,
    namun di kemudian hari biduk rumah tangga itu
    pecah! Bukankah perceraian kini di kalangan
    aktivis dakwah menjadi hal lumrah?
    Kini kita paham, berada dalam gerbong dakwah
    itu tidak terlalu penting apakah kita masuk di
    awal atau paling ujung. Tidak terlalu penting
    apakah kita menjadi koordinator, menjadi masinis,
    atau menjadi tukang karcis. Toch masinis itu
    hanya 1-2 orang saja.
    Yang terpenting adalah, kita mampu menggali
    potensi terbaik diri kita. Jika ada yang bisa
    dimanfaatkan untuk dakwah, maka niatkan
    Lillaahi Ta’ala. Biarkan pahala Allah saja yang
    diharap. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah
    “mundur” saat ditegur. Marah saat diberi
    taushiah. Ilfil saat tak jadi calon di DAPIL. Keluar
    saat ide-ide kita tidak dianggap mercusuar. Mari
    menjadi pribadi yang tida k bersedih karena tidak
    dihargai. Tapi bersedih, karena diri kita tidak
    berharga!
    :: PKS PIYUNGAN

  90. dv says:

    saya bkan kader pks, saya hanya pembaca setia eramuslim.

    era muslim adlah slah satu sumber berita tntang ke islaman yg dibaca jutaan kaum muslim didunia khususnya diindonesia, dan sayapun ta prnah klewatan berita yg disuguhkan eramuslim. tpi ko knp eramuslim khsusnya admin berani2nya mmbuka aib saudaranya sndri dipublik yg dibaca oleh ribuan bhkan jutaan kaum muslimin, ini perilaku yg sangat tida be adab perilaku yg sangat tida diharapkan olh pembaca, SANGAT MENGECAEWAKAN!!!!
    tadinya saya angkat jempol utk eramuslim dg ksuksesanya berakwah di mdia digital ini, tpi knp dikasus ini ko malah sebaliknya, eramuslim malah memperlihatkan kebodohanya tida mencerminkan media muslim, seolah luntur smua rasa kgum dan kpercayaan kami pada pengurus eramuslim.
    Setlah ini mungkin perlu dipertanyakan lgi kadar keilmuan, pemahaman dan akhlak para pengurus eramuslim.
    SANGAT MENGECEWAKAN!!!

    • Ummi Syawali says:

      Adminnya terlalu emosional..justru menunjukkan rasa hasad klo begitu..tidak ada yg sempurna ya ADMIN..termasuk anda.klo tidak suka dengan saudara sesama muslim tidak perlu diumbar spt orang2 bukan muslim yg tidak suka dengan muslim.. Kalo adik atau kakakmu bermaksiat apa kamu mau klo keluarga kamu disebut KELUARGA MAKSIAT..tentu ngga kan?pasti kamu ingetin buat jadi lurus lagi.atau malah digebukin sampe mati? Istigfar..hati2..Setan senang dengan orang yg suka mengikuti rasa marahnya..

  91. sunardi says:

    soudaraku
    musuh kt yg nyata bkn soudara seiman melainkan,kaum yahudi,kafir,musrikin.pebedaan antars kt jgn jasdikan parpecahan.kaum salibis,misionaris tlh mggu dgn propagandanya.
    pks

  92. ummuhany says:

    ni admin pasti gadungan NIH. tujuannya memecah umat Islam. sdh jelas loe antek yahudi

  93. ADI AHDIANSYAH says:

    subhanallah, sy baru baca ada yang seperti ini, saudaraku,tanyakan pada dirimu, sudah seberapa besar kontribusimu dalam meneruskan risalah dakwah Rasulullah SAW?sudah berapa banyak ilmu yang sudah kau miliki? sudah berapa banyak orang yang mengaku muslim tapi tidak pernah sholat yang telah kau sadarkan dengan tindakanmu? adakah anak yatim yang telah kau santuni?berapa banyak orang miskin,muslim,yang telah kau santuni hingga mereka tidak berpindah keimanannya?apakah keluargamu sudah menjadi muslim yang taat semua? apakah istrimu tidak menuntut dunia kepadamu? jika itu semua belum kita lakukan, maka mari…
    1. lakukanlah pekerjaan kita dengan tulus ikhlas hanya mengharap ridho Allah SWT
    2. biarkanlah saudaramu dengan ijtihadnya masing2 dan doakan mereka tetap bekerja dalam rangka menegakkan kalimat Allah SWT dimuka bumi
    3. jika ada yang menurut kita yang tidak sesuai dilakukan oleh saudaramu, ajaklah mereka bicara, cari solusi bersama
    4. jangan terlalu cepat membuat kesimpulan sendiri yang itu dipublikasi, hingga menjadi opini yang tak terkendali dan cenderung subjektif tanpa ada konfirmasi berbagai pihak yang berkepentingan
    5. tetaplah dan terus berkiprah secara profesional dibidang masing2, saling dukung antar harokah islam
    6. biarkan setiap harokah islam berjalan dengan caranya masing-masing, tak perlu dikomentari apa yang mereka lakukan, jika tidak sepakat ajak dialog dengan yang bersangkutan.
    7. mari kita bersama-sama berkarya dalam rangka menegakkan islam di bumi ini
    8. wallahu ‘alam bishowab!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • admin says:

      Silakan anda tanyakan seluruh pertanyaan anda itu kepada diri anda sendiri sebelum anda posting komentar anda disini.

  94. prihatin says:

    Admint..tipenya .salafi bikinan amerika ya…aku bukan kader pks..tapi aku tdk suk tip salafi ini…konfrontatif

  95. syahid says:

    Syaikh bin baz wajib memilih partai yg paling dekat dg islam.lepas -+ maka pks masiih terdekat dg islam

    • admin says:

      Syaikh ibn Baz memberikan persyaratan yang sangat ketat sebelum dapat berijtihad dalam demokrasi. Dan banyak aleg PKS yang tidak memenuhi persyaratan tersebut.

  96. Masya Allah…kenapa kebanyakan isi komentarnya saling menghujat ya.
    Semua kita adalah saudara, mari saling berangkulan, saling menyayangi satu sama lain. Tidakkah kita merindukan menjadi Muslim yang satu? Menjadi satu tubuh. Tidak terpecah belah dengan merapatkan shaf.

    Doa terbaik untuk saudara-saudaraku semua, semoga Allah merahmati kita semua. Saling berjuang di jalannya masing-masing untuk memberikan yang terbaik bagi negeri demi menggapai cinta-Nya.

  97. AM Alfatih says:

    satu kepala satu pendapat, isi kepala orang berbeda2
    tentu kita tidak bisa menyimpulkan satu tulisan seseorang menjadi kesimpulan komunitas/kelompok orang.

    saya kader PKS dan saya tetap hormat kepada ust Mashadi dan membaca tulisan2 beliau, saya tetap mengunjungi eramuslim secara rutin dan saya tidak suka menyerang mantan kader PKS yang sering menulis miring ( … beberapa kadang2 berisi fitnah dan kebencian)

    biarlah masing2 beramal sesuai dengan yang diyakininya … dan biarlah Allah SWT yang akan membalasnya di yaumil akhir kelak atas kebaikan maupun dosa yang dilakukan.

    kalian tidak dibalas atas apa yang dilakukan orang lain …..

  98. Ga perlu heran dengan headline berita kayak diatas…

    Dan kabar baiknya.

    Headline berita tersebut akan muncul terus menerus…

    Selama kota semua berada dalam DEMOKRASI dan anak kandungnya RIBA.

    Ingat kita semua berada di ujung zaman.

    Barang siapa yg tdk tahu arah ia berjalan, maka ia akan TERSESAT.

    Salam ukhuwah

    http://pasarnusantara.co/

    Salam

    Khurasan – Pasukan Akhir Zaman

  99. wenny says:

    Kilas balik orde lama,..sang pemimpin yg menutup mata dan telinga ketika dikritik rakyatnya,..para penjaga mengawal layaknya pasukan berani mati menjadi perisai,..apa harus menunggu 32 th lg,..hingga sang pemimpin uzur dan pikun untuk mengganti rezim??jika mercusuar tak lagi benderang,ganti saja lampunya dg yg baru..dan anda sekalian tidak dalam pandangan yg buram hingga saling menikam

  100. agus says:

    Ya Alloh beripetunjuk bagi saudara-saudaraku yang berselisih, saya yakin dihati mereka ada benci sesama saudara, orang-orang PKS saudara kita, orang-orang hizbutahrir saoudara kita, salafi saudara kita, tarbiya saudara kita, kita semua saudara hilangkan kebencian dihati kalian, jangan mudah terhasut untuk menyerang saudara kalian. kalian akan mempertanggung jawakan ini semeua dihadapan Alloh.

    Nasihati saudara kalian yang menurut kalin lagi menempuh jalan yang salah.
    jangan kalian membusungkan dada dihadapan saudara kalian ketika menasihatinya

    salam dari ana yang merindukan persaudaraan yang ikhlas

  101. poenggawa99 says:

    hehe…dlm sebuah perkelahian yg membunuh dan yg dibunuh mlebu neroko cah ..ki senengane do padu dewe-dewe..semua merasa bener..semua punya kekurangan dan kelebihan masing2..berjuanglah dengan kemampuan dan jalan masing2..alangkah indahnya kalau ada yg jaulah ngajakin warga ke masjid2..ada yg berjuang di birokrasi..ada yg demo di jalan2..ada yg berjuang di parlemen..ada yg berjuang memberantas narkoba miras..bukan saling mencaci dan mengkafirkan..:)

  102. yahya says:

    Semua yang di dlaam hatinya tertanam LAA ILAAHA ILLA-LLOOH, MUHAMMADUR-ROSUULU-LLOOH adalah bersaudara. janganlah kita berpecah belah. kebenaran yang sejati adalah dari ALLOH dan RASULNYA. jangan ada kedengkian dalam hati kita terhadap saudara seiman. marilah kita selalu berlomba dalam kebaikan. FASTABIQUL KHAIROT

  103. lapendos says:

    hati2 ikhwahfillah,… perdebatan hebat kalian menjadi ejekan dan tawaan thogut-thogut… lalu siapa yang diuntungkan?!!!
    istigfar….istigfar…istigfar… ;(

    Untukmu PKS,….
    Hati-hati dunia sekarang menghampirimu….

    Untukmu pengeritik,…
    Hati-hatilah, dalam tausiah, kritik dan saranmu agar selalu sopan, santun tidak menghujat…
    Rosulullah Nabi Muhammad selalu lemah lembut sesama muslim dan tegas/keras terhadap kaum kafir…

    Untukmu penghujat…
    Aku berdoa kalian akan bersatu dalam panji islam rahmatan lilalamin…

    • admin says:

      Kami malahan mengejek thoghut itu dan partai-partai Islam yang malah berkoalisi dengan para thoghut tersebut. Silakan saja mereka tertawa.

  104. jhonny utama says:

    Beberapa orang tengah asyik adu argument di sebuah masjid sambil menatap sebuah kulit pisang.
    “Wah ini kalau ada yang terpeleset bisa berdarah kepalanya”, kata salah seorang.
    “Kalau Islam tegak, pasti semua akan bersih. ‘Kan kebersihan sebagian dari iman”, ujar yang lainnya.
    Tiba-tiba muncul marbot masjid. Begitu melihat kulit pisang tadi maka diambilnya. Lalu dibuang ke tempat sampah. Selesai masalah.

    Tidak sedikit orang merasa berharokah (bergerak demi kejayaan Islam) namun hanya asyik berdebat. Wawasan dan gaya bicara begitu memukau. Namun tidak banyak kerja yang dibuat. Mereka itulah yang terjebak dengan apa yang diistilahkan ‘al-batholah al-harokiyah’ pengangguran haroky.

    Semoga kita terhindar dari pada nya…Amiin
    ——-
    My Comment:
    قال الدكتور يوسف القرضاوي حفظه الله:
    “كل ما لديهم لسان طويل على ذراع قصير، وبراعة في النقد، وإخفاق في العمل، وهمة في الهدم، وقعود عن البناء.
    أكبر هم هؤﻻء تتبع العثرات واﻷخطاء للعاملين، وتجميعها من هنا وهناك، ثم النظر إليها من خﻻل مجهر مكبر مقرب، فإذا الحبة قبة، وإذا النملة فيل.
    ﻻ يلتمسون لعامل عذرا، وﻻ يحسنون بأحد ظنا، وﻻ يقدروت للظروف المحيطة قدرها، وﻻ يعرفون أن للضرورات أحكامها، وهؤﻻء ﻷنهم ﻻ يعملون، تجدهم ﻻ يخطئون، ﻷن الخطأ نتيجة اﻻجتهاد في العمل، وهؤﻻء اﻹخوة الطيبون مغرورون، غرتهم اﻷماني، وغرهم بالله الغرور.

    Terjemahan comment :

    DR Yusuf AlQaradawy berkata;
    “Yg mereka miliki adalah lidah panjang dg lengan yg pendek, pandai kritik, gagal dalam amal, semangat dlm meruntuhkan, berdiam diri dari kontribusi. Semangat trbesar mereka adalah meneliti satu2 celah & kesalahan orang yg bekerja,menghimpun dari sana-sini, kmudian melihatnya dg menggunakan mikroskop, biji berubah sebesar kubah, semut sebesar gajah.
    Mereka tidak memaklumi kesalahan org yg bekerja,tdk berprasangka baik,tdk memperkirakan situasi yg berkembang,tdk memahami bhwa situasi darurat ada hukumnya sndiri. Dan mereka,karena mreka tdk bekerja,kau dapati mereka tak punya salah,karena salah adalah konsekuensi ijtihad dlm amal,mereka tertipu oleh oleh angan2.

  105. sofiee says:

    Aduuuuhh..saudaraku jangan saling bermusuhan donkkk. ISLAM HARUS BANGKIT! AYOOO BERSATUUUU..

  106. pencari ilmu says:

    Saya sebagai orang awam yang tidak berafiliasi ke kelompok manapun, prihatin dengan cara anda merespon komentar wahai Bung Admin, jika benar anda redaktur (atau apalah dieramuslim, pula), seharusnya anda berkomunikasi secara santun dan objektif) sesuai kapasitas anda sebagai seorang Muslim yang tertarbiyah,jurnalis dan intelek.Memang khilafah menjadi cita-cita umat Islam, jika kita tidak merintisnya secara bertahap dan damai, mau mendirikan khilafah dengan cara apa? Menumpajkan darah dinegeri ini? Sanggupkah harakah anda mengusung panji_panji kekhilafahan dengan pertumpahan darah saat ini? Yakin anda Atau siapkah anda mati syahid hari ini demi menegakkan khilafah? Berani anda? Barangkali anda masih balita sewaktu jaman orde baru dulu,Muslimah tidak mudah untuk mengenakan hijab,khimar, jilbab, tidak mudah pula untuk mengadakan halaqah-halaqah secara terbuka kecuali esoknya anda siap diciduk dan dijebloskan ke penjara.Anda mungkin tidak tahu dahulu pelajaran agama Islam hanya sekadarnya saja? Tidak sadarkah anda bahwa semua itu hasil dari perjuangan saudara-saudara kita diranah politik? Tidak ada yang sempurna didunia, ini,juga tidak ada hasil tanpa usaha, tanpa perjuangan, semua membutuhkan proses, kalau sekedar berpropaganda siapa yang tidak mampu, perlu aksi nyata bukan sekedar istilah berbau Islam dan kata-kata belaka. Jika anda admin mempunyai gagasan yang lebih baik segera realisasikan jangan hanya menggembosi “kabilah” lain, segera realisasikan dan tunjukkan kepada umat Islam dinegeri ini bagaimana berjihad siyasi yang syar’ i, begitu lebih baik daripada anda membuang waktu dan menuai dosa dari percikan percikan dzon didalam hati anda. Semoga Allah merahmati Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 7 = zero

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>