search

manteau canada goose montreal woolrich hat parajumpers long bear doudoune canada goose pas cher Canada Goose Rea piumini woolrich Parajumpers jakker Canada Goose Paris Parajumpers

top

Surat Untuk Ustadz Hilmi Aminuddin

Muqoddimah:

Latar belakang kedatangan kami :

Kami orang-orang biasa yang masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagian kami masih ber-waztan (wazhifah tanzhim/tugas struktural), sebagian tidak lagi, ada juga yang belum pernah ber-waztan internal. Kesatuan kami hanyalah pada kesatuan hati dan kecintaan kami kepada Jama’ah ini. Terlebih lagi, bagi beberapa orang di antara kami, Ustadz adalah guru kami dan tetap demikian di hati kami. Kecintaan mantan mutarobbi tak pernah boleh diukur dengan perubahan status kami sekarang, maupun dengan sikap kami saat ini dalam menghadapi permasalahan Jama’ah.

Bagi kami semua se-Jama’ah ini, Ustadz tak pernah dilupakan sebagai guru awal dan pendiri organisasi ini, sudah amat banyak jasa Ustadz yang kami yakin tak akan dihapus demikian saja oleh manusia maupun oleh Allah SWT, Insya Allah.

Bermula dari berbagai hal yang terjadi sejak lama, sedikit demisedikit, dan kemudian sekarang menjadi tak tertahankan. Apalagi fenomena “tak tertahankan” tersebut sudah bukan lagi terasa secara internal, tetapi juga sudah sangat terasa di luar komunitas kita, yaitu di masyarakat. Di internal kita rasakan a’dho sudah gelisah dan gonjang-ganjing, penurunan tsiqoh kepada Qiyadah, jama’ah dan kecurigaan antar sesama a’dho sudah meluas, sedangkan secara eksternal terjadi penurunan tsiqoh objek dakwah secara luas dan signifikan. Oleh karena itu izinkanlah kami terdahulu memohon maaf atas keterlambatan kami untuk memberikan hak taushiyah kepada Ustadz sehingga baru sekarang kami melakukannya. Yang sebenarnya adalah karena kami masing2 mempunyai kekhawatiran jika pendapat-pendapat kami ketika sendiri-sendiri, lebih dominan diwarnai subyektifitas kami sebagai manusia.

Alhamdulillah, Ahad 23 Maret 2008 kemarin atas izin dan mudah2an Ridho Allah SWT, kami berkumpul (bertempat di Universitas Ibnu Khaldun, Bogor) untuk membicarakan permasalahan Jama’ah. Semua datang dengan motivasi yang sama: cinta kepada Jama’ah, sayang kepada Ustadz dan sadar akan kewajiban taushiyah kepada Ustadz. Tidak ada dalam pertemuan kami tsb yang mempunyai agenda melecehkan atau mengkudeta Ustadz, meskipun warna emosi dan warna semangat kami berbeda-beda, tujuannya sama: ishlah dalam Jama’ah yang sama-sama kita cintai ini.

Kami berharap Ustadz dapat menerima kami dengan kepala dingin dan hati terbuka dengan sama-sama berharap keRidho-an Allah SWT. Kami juga mohon maaf jika dalam tulisan ini maupun dalam penyampaian lisan kami ada kata-kata yang menyinggung, meresahkan atau membuat Ustadz sedih, maafkanlah kami, karena sesungguhnya kami adalah “anak-anak Ustadz” dalam harokah ini. Tiada lain kami menyampaikan ini semua sebagai anak kepada bapaknya. Kami berdoa semoga kelak di Jannah kita semua akan berkumpul kembali dan saling bergembira dengan pertemuan tersebut bersama-sama dengan para Nabi, Syuhada, Siddiqien, dan Sholihiiin. Amin.

Kami memandang ada 3 pokok permasalahan dalam Jama’ah saat ini :

Masalah aplikasi SYSTEM:

  1. Tidak diposisikannya TARBIYAH sebagai CORE COMPETENCE jama’ah, meskipun diatas kertas-kertas kerja tertulis dengan jelas, dan di dalam taujihat dibunyikan dengan lantang. Contoh misalnya :
    1. Lemahnya tarbiyah setelah seseorang bergabung dengan struktur

ضعف التربية بعد التنظيم

Fenomena menurunnya porsi mutaba’ah ibadah (seperti ma’tsurot hanya shughro), tidak lancarnya tatsqif, dan merosotnya kualitas taqwim dll, sementara aktifitas politik dimutaba’ah dengan ketat dan disertakannya iqob.

  1. Tersendatnya aplikasi manhaj pencetakan para naqib

عدم تطبيق منهج تخريج النقباء

Fenomena naqib terlalu sedikit, pencetakan naqib baru kurang lancar, tersendatnya aktifitas usar hanya untuk politik, naqib-naqib yang kurang bijak, naqib-naqib yang meninggalkan pos karena tugas-tugas yang terlalu banyak dll.

  1. Pelanggaran-pelanggaran / pencederaan terhadap syuro bahkan sampai merekayasa hasil keputusan syuro[i].
  2. Tidak ditegakkannya keadilan dalam berbagai kasus yang sudah mutawatir
  3. Tidak transparannya cashflow keluar-masuknya uang dalam jumlah fantastis[ii]
  4. Dalam masalah maal:
    1. Tidak dipedulikannya rambu-rambu syariat dalam keluar-masuknya uang.
    2. Tidak transparannya pemisahan dan audit penggunaan atas dana-2 sehingga tidak jelas mana aset pribadi dan mana aset jamaah.[iii]

 

2. MURAQIB ‘AAM

  1. Tidak qudwah

i.          Dalam hal keluar-masuknya uang (tidak transparan, tidak dipisahkan antara asset pribadi dan asset jama’ah, tidak teraudit oleh lembaga yang semestinya)

ii.          Tidak adil dalam menangani berbagai kasus personal maupun struktural

iii.          Membiarkan kultus individu terhadap diri ketika tidak memveto perubahan AD/ART yang merubah masa jabatan qiyadah dari “maksimal dua kali masa jabatan” menjadi “seumur hidup”

iv.          Ketidak-konsistenan (ketika ditanya) dalam beberapa isyu; misalnya ketika plin-plan dalam kebijakan soal isyu “terbuka” paska mukernas Bali

v.          Banyak menyimpan “hidden agenda” sehingga timbul banyak kesimpang-siuran di kalangan a’dho

Untuk semua ini, terlihat bahkan diqudwah-i oleh sebagian ikhwah di bawah Ustadz sampai ke level-level bawah

  1. Kesalahan dalam penerapan manhaj
    1. Membiarkan gejala kultus individu yang over sehingga tidak ada yang bisa mengontrol MA atas nama rukun bai’at “Taat” dan “Tsiqoh”. Ini berdampak luas, sampai ikhwah menjadi tidak kreatif, jumud dll
    2. Da’wah yang asalnya merupakan gerakan yang syamilah dijadikan gerakan juz’iyyah-siyasiyah, sehingga dampak luas dirasakan masyarakat negeri ini yang kehilangan sosok-sosok da’i penerang ummat para teknokrat yang amanah dan para ilmuan bermanfaat dari posnya masing-masing.
    3. Membangun sistem kepemimpinan terpusat sehingga qiyadah/jamaah sering mengabaikan banyak keputusan-keputusan syuro di berbagai level kepemimpinan dalam jamaah; misal :
      1. Usulan tertentu di level usroh ketika diajukan ke struktur di atasnya tiba-tiba pada level struktur tertentu dicoret begitu saja
      2. Keputusan-keputusan DSP begitu saja ditepis/diabaikan
      3. Keputusan-keputusan MS begitu saja ditepis
      4. Pemira-pemira internal yang tidak aspiratif karena dipenuhi intrik dan pilih kasih

 

  1. Kesalahan dalam kebijakan
  2. Proses pendirian Hizib tidak disertai SWOT-UP  memadai. Terbukti sekarang menimbulkan kebijakan yang High Cost (secara finansial) dan High Energy (secara SDM) . Di antara dampak yang timbul: komunitas-komunitas yang tadinya da’wah kita kuat menjadi melemah bahkan lepas; seperti kampus misalnya.
  3. Penempatan SDM di tempat-tempat rawan pdhl mentalnya belum siap menghadapi “talawuts”
  4. Dengan dalih “akselerasi”, proses taqwim menjadi tidak sesuai manhaj alias longgar dan banyak jumlah pertambahan tapi kualitas kader jauh di bawah standar. Sangat dikhawatirkan masuknya jassus, fasik, orang-orang yang tidak ikhlas dll.
  5. Tidak diperhatikannya Tarbiyah sehingga akhlaq banyak a’dho menjadi bermasalah pada gilirannya ini merugikan wajah dakwah kita di masyarakat dan menurunkan tsiqoh obyek dakwah.
  6. Lemahnya sistem input informasi dari lapangan ke MA sebagai dasar pembuat kebijakan; misalnya kasus penetapan lokasi penyelenggaraan mukernas di Bali diyakini qiyadah sbagai “no problem” pdhl banyak a’dhi bingung, berkeberatan,resah sampai tersinggung.

 

  1. 3.    BUKTI MEROSOTNYA KEPERCAYAAN MASYARAKAT KEPADA KITA SEBAGAI PARTAI DAKWAH

 

  1. Akibat ulah beberapa orang a’dho dalam sepak terjang atas nama Jama’ah maupun sepak terjang dalam urusan pribadi, telah tersebar rumor-rumor negatif mutawatir yang bisa dibagi dalam beberapa judul :

-          Dalam masalah tender-tender di departemen yang diambil dengan tidak adil

-          Dalam masalah utang piutang yang tidak mau dibayar, dan jika ditanya selalu dijawab: “Ah ini kan untuk perjuangan, jihad, masa antum gak mau nyumbang ?”

-          Dalam manuver ke media massa yang dengan mudah mengeluarkan statement yang belum pernah disepakati.

-          Dalam masalah perilaku a’dho yang menyangkut masalah akhlak, khususnya maslah ta’adud dengan cara yang jauh dari ahsan, pergaulan dengan person-person yang dikenal masyarakat sebagai gembong-gembong fajir dll

  1. Adanya manuver secara jama’iyan maupun kelembagaan yang menimbulkan keresahan masyarakat, misalnya:

-          Dalam masalah proses lepasnya BUMN-BUMN penting dari pengelolaan negara

-          Dalam peluncuran berbagai kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan penderitaan rakyat, misal kasus naiknya BBM

-          Dalam sepak terjang berbagai Pilkada yang sarat isyu, sejak dari pemilihan partner musyarokahnya, sampai pemilihan person dari luar yang sama sekali tidak sejalan dengan visi-misi sosok Partai Dakwah, bahkan sampai isyu politik uang untuk menang.

-          Yang paling besar dan berbahasa isyunya akhir-akhir ini adalah masalah “perdagangan musyarokah” dengan angka-angka yang fantastis dan disaksikan oleh orang-orang luar yang menjadi brokernya. Mereka semua (orang luar yang pernah terlibat atau pernah menyaksikan berbagai transaksi tanpa bukti tersebut) laa samahAllah dapat saja menjadi saksi hukum untuk menggugat Partai, Jama’ah dan bahkan MA.

Semua contoh-contoh di atas bahkan sudah luas dibicarakan di koran, internet, sms dan komunitas-komunitas. Banyak a’dho yang menceritakan digugat keluarga besarnya dengan berbagai pertanyaan tentang masalah-masalah tersebut, dan tak ada a’dho yang bisa memberi jawaban yang mengembalikan kepercayaan yang sudah hilang.

Beberapa tokoh masyarakat di level daerah sampai nasional karena kekecewaaannya,  sudah menarik dukungan morilnya dari PKS. Di masyarakat sudah banyak yang menganggap PKS sebagai Partai Podo Wae (Partai sama saja), artinya sama saja dengan Partai-Partai lama yang terkenal korup dan main politik uang.

Carut marutnya wajah dakwah kita yang tampak di luar ini, telah amat banyak merugikan dakwah. Banyak muayyid yang berhenti halaqoh karena tidak lagi tsiqoh.

Laa haula wa laa quwwata illa billah.

PERMINTAAN KAMI

  1. 1.         Ishlah dalam bab QUDWAH
    1. Melakukan AUDIT atas keluar-masuknya uang baik yang diterima Ustadz selaku pribadi maupun a’dho-a’dho yang dalam jangkauan wewenang Ustadz.
    2. Tegakkan keadilan seadil-adilnya dalam menangani kasus-kasus pribadi maupun struktural, tanpa pandang bulu, agar rasa keadilan tumbuh di tengah ikhwah. Termasuk agar a’dho yang terlanjur “merasa” ataupun memang terzholimi terobati rasa keadilannya. [iv] Penting untuk merangkai kembali benang-benang ukhuwwah yang sudah kusut dan rusak karena kesalahan2 ini.
    3. Mengembalikan klausul AD/ART jama’ah yang menyangkut bab “lama masa jabatan”. Hendaknya dikembalikan dari “seumur hidup” menjadi “maksimal dua kali masa jabatan”
    4. Hentikan/taubat dari semua bentuk “kebohongan publik”. Hormati mekanisme struktur yang berlaku walaupun tidak sesuai dengan aspirasi pribadi MA.
    5. Menjelaskan lalu berhenti melakukan move-move yang bisa diartikan sebagai “hidden agenda”.

 

  1. 2.         Ishlah dalam bab Kesalahan Penerapan Manhaj
  2. Hentikan kultur “kultus individu” dengan membangun “kultur kesetaraan”. Ingat ucapan sahabat Rib’iy bin Amir “Kami diutus Allah untuk mengeluarkan manusia dari penghambaan sesama hamba untuk menghamba kepada Allah semata.”
  3. Cabut kebijakan/qoror Al-Hizb huwa Al-Jama’ah wal Jama’ah hiyal Al-Hizb sehingga da’wah kembali menjadi gerakan syamilah BUKAN juz’iyyah-siyasiyah. Juga memastikan bahwa setiap SDM berada di pos masing-masing yang memang sesuai keahliannya, termasuk di Hizb (jika masih akan diteruskan) dipastikan yang berada di sana adalah yang sudah ditaqwim Insya Allah kompeten dalam semua hal di bidang itu.
  4. Lakukan  perubahan-perubahan struktural yang memastikan jamaah bergerak ke arah menjadi suatu system yang  benar-benar Islami. Ganti budaya yang sempat mengandung nilai-nilai otoriter menjadi egaliter; terpusat menjadi terstruktur; monolitik-homogen menjadi dinamis-heterogen; top-down approach menjadi iklim dialog (two-way traffic); passive atmosphere menjadi creative-interactive culture
    1. 3.         Ishlah dalam Bab Kesalahan Kebijakan

 

  1. Walaupun terlambat bikin riset ilmiah-obyektif untuk men-SWOT-UP keadaan internal jama’ah untuk memastikan apakah masih perlu dipertahankan adanya partai –yang menjadi sayap jama’ah- atau jama’ah sebaiknya berjalan cukup sebagai ORMAS tanpa perlu adanya partai politik.
  2. Bersihkan a’dho-a’dho bermasalah dari posisi-posisi strategis dan proses mereka secara hukum (internal jama’ah) dengan semangat mentarbiyyah. Kemudian memastikan bahwa setiap SDM jamaah memang telah siap secara utuh di posnya masing-masing terlebih jika pos tersebut rawan talawuts.
  3. Melakukan penempatan posisi sesuai dengan konsep Proyeksi-Promosi-Nominasi sehingga tidak ada lagi yang “terlalu cepat” naik sampai menimbulkan dampak penyimpangan akibat belum siap memikul beban yang diberikan mendadak.
  4. Tegakkan prosedur dan standar taqwim dalam recruitment a’dho secara disiplin sesuai manhaj, dengan tidak lagi mengejar target jumlah, apalagi sekedar target suara pemilu.
  5. Kembalikan budaya hubbul ‘ilmi wa ats-tsaqofah di dalam jama’ah dengan menyelenggarakan, menghidupkan dan menyemarakkan tarbiyah di semua level keanggotan a’dho. Semoga dengan demikian wahdatul aqidah, wahdatul fikroh dan wahdatul akhlaq wal manhaj menjadi tolok ukur baik-buruknya jamaah.
  6. Efektifkan dua jalur yakni “formal-struktural” dan “incognito” dalam mengelola sistem input informasi dan masukan sebagai dasar membuat kebijakan. Ingat khalifah Umar ibnul Khattab yang sangat sering “turba mendadak dan menyaru.”

Khotimah :

Besar harapan kami agar Allah SWT berkenan membuka hati kita semua dan hati Ustadz agar jama’ah ini kembali bersinar menjadi “darah baru bagi ummat ini”, di tengah keterpurukan bangsa Indonesia di titik terendahnya saat ini.

Besar pula harapan kami pada Allah SWT agar Allah Menyirami hati kami semua dan hati Ustadz dengan kasih sayang al-hubbu fillah satu sama lain sehingga perbedaan-perbedaan pendapat dapat disikapi sebagai kekayaan wacana daripada dianggap sebagai persaingan apalagi permusuhan.

Besar pula harapan kami agar Allah SWT berkenan Menjaga, Melindungi, dan Mengobati hati kami semua dan hati Ustadz dari  godaan dan bisikan-bisikan syetan, musuh besar penipu dan pemecah belah manusia; sehingga hati-hati kita dibersihkan sebersih-bersihnya dari berbagai niat-niat yang tidak ikhlas kepada Allah SWT.

Rabu, 26 Maret 2008

Kami yang ditakdirkan Allah berkumpul 23 Maret[v] :

Ustadz Prof DR Didin Hafiduddin

Ustadz Dr Satori Ismail

Ustadz Dr Ahzami Sami’un Jazuli

Ustadz Dr Daud Rasyid Sitorus

Al Akh Mutammimul Ula, SH

Al Akh Mashadi

Al Akh Tizar Zein

Al Akh Ihsan Tandjung

Ukht Siti Aisyah Nurmi



[i] Contoh yang paling besar dan nyata adalah penganuliran hasil syuro pilpres 2004, yang seharusnya jama’ah mendukung Amien Rais diubah ke mendukung Wiranto.

[ii] Seperti dana-dana yang diambil saat pilkada maupun pilpres dengan alasan mahar politik.

[iii] Seperti aset tanah dan bangunan di Lembang, yang dimasukkan dalam aset pribadi padahal dibeli dengan dana jama’ah.

[iv] Diantaranya adalah kasus ust Yusuf Supendi yang telah dituduh mengambil uang jama’ah di depan sidang majelis syuro, tanpa yang bersangkutan diberi kesempatan untuk membela diri.

[v] Bagi yang tidak percaya dengan otensitas dokumen ini silahkan tabayyun kepada Ustadz/ah yang disebutkan namanya di dokumen ini. Mereka lah yang hadir di pertemuan Ibnu Khaldun 23 Maret 2008 dan hadir ke Lembang di tanggal 28 nya. Saat surat ini dibacakan, ustadz Hilmi merah mukanya, menahan amarah. Beliau mengucapkan terima kasih dan bertanya apakah ada lagi nasehat yang ingin disampaikan. Namun sepekan setelah surat ini disampaikan, mereka yang menyampaikan nasihat ini diib’ad/diisolir. Tidak boleh ikut usroh. Dan sebagian besar dari mereka akhirnya dipecat.

Silakan mengunduh hasil scan dari surat aslinya di link berikut: http://www.4shared.com/office/L1qnew8T/surat_untuk_engkong.html

156 Responses to “Surat Untuk Ustadz Hilmi Aminuddin”

  1. iskandar says:

    maksud mempublikasikasikan surat ini apa?, sudah jelas bagi sy ktika membaca surat ini antm2 tidak amanah dalam ber harakah. masalah internal di bawa ke publik,itu sudah menjadi kesalahan terbesar.
    yg saya tanyakan adalah apakah Liqo antm slama ini lancar?
    kita smua memang wajib saling mengingatkan, namun etika juga harus dikedepankan.

    • admin2 says:

      Tujuan besarnya adalah untuk membuat pembacanya waspada akan praktek-praktek serupa di masa depan. Ketergelinciran penerapan kaidah “taat dan tsiqah” perlu diluruskan secara terbuka mengingat gejalanya juga sudah merajalela.

      Alhamdulillah, liqo kami selama ini tetap berjalan rutin sebagaimana mestinya. Semoga Allah senatiasa bangkitkan semangat kita untuk menimba ilmu dan mencurahkan rahmat atasnya.

    • Muhidin bin Ahmad says:

      Selama ini banyak kader PKS yang menganggap para anggota Dewan Syuro seperti para nabi yang maksum (mereka dianggap bebas dan tak mungkin berbuat dosa/maksiat). Banyak kader yang taklid buta atas kepemimpinan mereka. Kalau ada pimpinan mereka dikritik, mereka akan membela mati-matian tanpa tau duduk perkara. Dan dalil “kewajiban menutup aib saudara” juga sering dijadikan senjata utama untuk membungkam para kader supaya tidak menyebarkan keburukan-keburukan yang ada di dalam partai. Padahal menutup aib dan pengungkapan fakta untuk sebuah kebenaran adalah berbeda meski tampak sama. Para konstituen awam yang ingin memilih pimpinan mereka tentu berhak tau atas fakta-fakta seperti ini. Jangan sampai membeli kucing dalam karung.

    • A Nizami says:

      Kalau menganggap Maksum seperti Nabi sih masih mending. Nabi Adam itu pernah salah, tapi kemudian langsung tobat.
      Yang berbahaya adalah memperTuhankan Ulama/Pemimpin sehingga menganggap mereka tidak pernah salah sama sekali.
      Ini secara aqidah (maaf) sudah sesat.

      “Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. “ [At Taubah:31]

      Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2009/07/16/bahaya-taqlid-membebek-dan-fanatisme-golongan-ashobiyyah/

      Menurut paham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, hanya Nabi yang maksum. Manusia lain entah itu Ulama, Qiyadah, dsb tak lepas dari salah dan dosa.

    • budi says:

      Memang setiap manusia ada kelebihan dan kekurangannya. Untuk masalah Ust. Hilmi kita memang harus menasehati sebagaimana seorang anak kepada ayahnya, jangan lebih dari itu jangan pula menjadi “anak durhaka”. Bersabarlah atas segala yang ada pada diri beliau, walau bagaimanapun beliau adalah ayah kita dalam dakwah, sebagaimana ayah biologis kita pun tidak boleh lancang kepada ortu yang membesarkan kita. Berbuatlah yang terbaik dalam membangun dakwah kalau ada dalam bangunan dakwah yg kurang baik kita renovasi saja yang rusak tersebut tetapi jangan dirobohkan semua apa2 yg telah kita susah payah membangunnya bersama-sama.

    • garbo says:

      kenapa juga masalah ini tidak boleh dibawa ke publik??? justru biar pyblik tahu sejauh mana perkembangan dan arah kemana akan dituju oleh PKS..
      kalau ada yang salah dengan statement diatas silahkan ajukan buktinya nggak usah menanyakan liqo kadar keimanan seseorang…

  2. Yousoft says:

    Semoga Allah menjaga dan meneguhkan hati-hati yang Ikhlas didalam memperjuangkan Dienul Haq… Terus berjuang tanpa menghiraukan rayuan dunia di alam demokrasi ini, sesungguhnya Allah bersama kita…

  3. Rino says:

    mencoreng diri sendiri

  4. Adi says:

    Ane repost ya gan… :D

  5. Garda Depan says:

    Makin Besar Peluang
    pihak ke 3 menjatuhkan PKS…
    Aneh… !!!
    kenapa harus bersamaan semua yah ?
    Apa aji mumpung kalee maktunya ?

  6. Kemungkaran wajib di bongkar! Maju terus Tarbiyah Bukan PKS! Sy termasuk org yg sdh lama muak dgn praktek kotor PKS khususnya masalah mahar di pilkada, kebetulan sy pernah terlibat di pilkada salah satu daerah di Indonesia, dan sy tahu betul bgm PKS sm sj dgn partai lain yg bisa ‘dibeli’.. OMONG KOSONG KALAU TIDAK!

  7. ayah_rakha says:

    Masya Allah…smg Allah menghancurkan segala yg bathil, Allah kirimkan hamba2NYA untuk mengembalikan da’wah ini kepada asholahnya. Smg Allah jauhkan mereka yg masih tulus, ikhlas, dan sabar menjaga kemurnian da’wah ini dari berbagai fitnah

  8. @rie says:

    Iblis : Horeee… MANUSIA BODOH ternyata gampang sekali di adu domba, yg satu bilang ” inikan demi perbaikan ” yg satu lagi bilang ” caranya ko gini banget ya… “. yg JELAS dua2nya BLo’on aLis Goblog… ga nyadar DAH MASUK PERANGKAP GUA ah…ah…ah..

    Saleh : Ya Allah lindungi Hamba dari sifat2 IBlis yg suka membuka aib saudara semuslim walaupun dengan cara yg seolah2 itu benar padahal tipu daya iblis, dan jauhkan hamba dari sifat MUNAFIK.

  9. giga says:

    BLo’on: ya Allah izinkan kami berbuat syirik, agar menang pilkada kami janji nanti kalo kami menang bakalan ngasih hadiah buatMu Tuhan

  10. pengembara says:

    Dengan di komandoi nya PKS oleh Anis Matta, sebagai kaki tangan(antek) Hilmi Aminudin makin lancar saja mereka mengendalikan Partai ini sebagai kendaraan untuk mencari kekayaan yg lebih banak lagi. Mahar2 Pilkada semakin mengalir melalui sang Makelar yg sedang memimpin partai ini. Kader2 yang memang sudah dicekoki dua kata tsiqoh dan taat paling mudah untuk dijadikan pioon-pion sebagai bergaining suara dalam pemilihan kepala daerah.
    Mengapa kader2 masih mau ssja dijadikan kacung2 para pemimpin nya (qiyadah) , memang sungguh membingungkan…??

  11. jole bastian says:

    astagfirullah hal adzim, apa maksudnya kehadirsn web tarbiyah bukan pks, niat baik tapi ingin menghancurnpks, cara ini sangat sehangat orang 2 kfir.. ayo terus buka kedok pks.. biar orang kafir senang dan itu yang anda inginkan.. kami orang gila.. tapi pks lebih baik dari larpol lainnya.

    • Darius wicaksono says:

      Pks sama saja dengan partai lain, sama- sama busuuk

      • kopral Jono says:

        antum kan bukan pks berarti busuk? apa lebih busuk ha..ha..ha..
        ini judul tarbiyah kok nggak ada pendidikannya ya? pendidikan yang umum saja tahu kalau menjelekkan orang itu dosa. atau jangan – jangan antum tahu do’anya ya sehingga dosa menjelekkan orang bisa hilang. aneehlah!!!

  12. LoLoGueGue says:

    PKS sudah bisa masuk ke dunia politik utk mengubah wajah perpolitikan di Indonesia. Mampu meraih kepercayaan masyarakat dari setiap kegiatan sosialnya, bahkan kadernya ikhlas2 aja utk ngluarin dana baksos, jangan2 salah juga ya klo ngadain baksos? PKS bisa masuk DPR utk ikut andil dalam menentukan kebijakan2 pemerintah agar tetap berpihak pada Islam, dan perlu diingat juga bhw musuh Islam di DPR buanyak, hanya sedikit yg mgkn bisa memperjuangkan “la ilaaha ilallah”. PKS bisa, Anda sudah bisa apa? nge-blog?

    • admin says:

      “PKS sudah bisa masuk ke dunia politik utk mengubah wajah perpolitikan di Indonesia.” Apanya yang berubah?

      “Mampu meraih kepercayaan masyarakat dari setiap kegiatan sosialnya” Masyarakat yang mana?

      “.. bahkan kadernya ikhlas2 aja utk ngluarin dana baksos, ..” Apakah ini dakwah?

      “PKS bisa masuk DPR utk ikut andil dalam menentukan kebijakan2 pemerintah agar tetap berpihak pada Islam” Kebijakan yang mana?

      “musuh Islam di DPR buanyak” Yang mereka menjadi koalisi PKS di parlemen.

      Gunakan akal anda!

      • eko saputra says:

        sehatkan dulu otak anda

      • Findik says:

        1. Yang berubah adalah cara yang dilakukan parpol sudah mulai mengikuti cara2 PKS dengan kegiatan sosial

        2. Masyarakat Indonesia, Masyarakat Muslim yang mampu mengklarifikasi. Beberapa Alumni Gontor yang non kader pun sampai saat ini masih percaya.

        3. Mengeluarkan dana untuk baksos tentu saja bagian daripada da’wah. Karena itu shodaqoh.

        4. Kebijakan UU Pornografi. Kebijakan UU Ormas. Kebijakan swasembada pangan. Kebijakan UU Informasi Teknologi. Kebijakan SD-SMP Gratis. Kebijakan Subsidi pengobatan untuk warga miskin. Dll

        5. Masalah koalisi, lihat saja bagaimana PKS mengkritisi keberadaan koalisi. Kecuali jika ada kebijakan yang merugikan rakyat secara masif PKS diam saja. Itu baru namanya Taqlid. Selama ini, PKS tetap kritis dalam berkoalisi. Misal PKS menolak kenaikan harga BBM.

        • admin says:

          1. Maaf, tapi kegiatan baksos sudah dilakukan oleh parpol dari sejak jaman Soeharto.

          2. Sudah dengan mengenai aleg PKS yang tegas menyatakan mundur dari FPKS di Wonogiri? Tanya beliau kenapa sampai beliau mundur dari PKS.

          3. Mengeluarkan dana untuk baksos bukanlah prioritas dalam dakwah. Menegakkan tauhid adalah dakwah yang lebih utama, silakan pahami prioritas dakwah.

          4. Seluruh kebijakan yang anda sebutkan sama sekali bukan dakwah.

          5. Mengkritisi koalisi?? Anda baca berita tidak? PKS baru berkoar-koar soal koalisi hanya ketika mereka tidak diuntungkan dalam koalisi.

        • Observer says:

          Baksos ala PKS yg saya tahu: modal stiker dan bendera. Masjid yg harusnya netral tiba2 dipasangi bendera PKS tanpa izin takmir apalagi warga. Posko dinkes juga ada yg dipasangi spanduk PKS. Sudah banyak yg maklum ketika ada bencana, mobil PKS dengan muatan kosong langsung masuk. Bantuan dr pihak lain diaku2. Tinggal tempel stiker beres..

  13. dewalangit says:

    Mari kembali dan mendirikan muamalah yang dicontohkan oleh Rasululalah SAW dan Sahabat

  14. emagi says:

    koq nama Ust. Yusuf Supendi ga ada ya di situ… ups!!!
    hanura…mana hanura… :D

    • Lala Lili says:

      Karena Ustadz Yusuf Supendi sudah dipecat. Lihat catatan kaki. Lain kali baca yang benar semuanya dulu, baru komentar.

  15. fachri says:

    cieeee ciiieee sibuknya mikirin org lain,urusin diri sendiri dah bener belum.. ?hhahahha ni situs adudomba.com ya hahaha…tarbiyah itu artinya adudomba ya?? isinya dan d pelajari tentang adu domba… hayu ke garut liat adu domba biar ngertii…

  16. saifullah says:

    dulu…jangankan yg haram yg syubhat sj ditinggalkan…kini?
    dulu…beramai-ramai mengembalikan uang kedeuh-deuh…kini?
    dulu…menolak jabatan menteri….kini?
    dulu…menolak mobil dinas…kini?

    dulu…kader naik motor ke gedung dpr…kini?
    dulu…dakwah menjadi panglima…kini?
    dulu…mereka mengontrak rumah dan badan kurus kering….kini?
    dulu…sangat wara’ dalam harta dan kata-kata….kini?

    dulu…kader bergandengan tangan membela partai da’wah…kini?
    dulu…sangat bersahaja dalam penampilan dan rumah….kini?
    dulu…rajin bangun malam utk bermunajat…kini?
    dulu…wajah mereka adalah wajah tawadhu’….kini?

    mari kembali kepada asolatudda’wah….

    Addunya ro’su Kulli Khotiiatin (Dunia adalah pangkal dari segala kesalahan….Ibnul Qoyyim)

  17. roni says:

    fa’tabiruu yaa ulil albaab……

  18. abu amir says:

    na’uzubillah..
    istighfar mungkin bisa meredam amarah engkau wahai saudaraku..
    yakinlah, kita memilih yg terbersih diantara yg kotor.
    kalo semua ikhwan pro dengan pendapat semacam ini, trus siapa yg akan berjuang untuk indonesia lebih baik?
    renungkanlah.. kita ini jama’ah manusia, bkn jama’ah malaikat.

  19. abdullah says:

    mudah2an ALLOH membukakan cahaya kebenaran seterang2nya, agar tidak ada lgi bimbang n gelisah dihati ini..go faith admin

  20. fatan says:

    mari kita jadikan bahan evaluasi dan instripeksi ….
    kita perbauki secara total hal-hal yang salah….
    kita lakukan dan tegakkan kebenaran dengan cara yg benar untuk kedepannya
    selamat berjuang hai pejuang….

  21. sibawaih says:

    pertanyaan saya yang terbesar adalah: apa bener ustad-ustad kabir itu ngasih surat ini ke mimin? kalo iya maksud ustad-ustad itu apa? kalo ga mimin dapet drmana? terkait dgn surat ini, mnurut sy ini sdh trkait khormatan seseorang. skedar nanggapi aja di tulisan “Tentang Kami” yang nyamain bahayanya PKS dgn NII KW9 yang jelas jauh berbeda, di NII KW9 pelacuran itu dihalalkan agar kita bisa infaq, di PKS ga begitu. dan utk org-org yang ada di PKS mreka itu manusia, pasti ada salah, pasti ada yang tergoda dunia, jadi jgn juga kita melihat org-org di PKS trutama elitnya itu “hina betul” seperti ga ad kebaikan yang mereka punya. kalau boleh dibilang PKS juga punya sumbangsih trhadap Islam di pemerintahan, msh ingat RUU APP? itu aleg PKS yang memperjuangkan, atau perda anti rokok di Jakarta itu juga aleg DPRD PKS yang perjuangkan. menkominfo yang dari PKS punya kbijakan pnutupan situs-situs porno, menristek yg thn 2011 dipecat itu dapet predikat WTP utk laporan keuangannya. dari data itu ya kita juga gbs membabi buta menghakimi org-org di PKS itu kotor, ya harusnya mimin juga liat partai yg lain lah, bwt prbandingan. dan maaf ya sy mlihat isi blog ini smangatnya bkn mnasihati dgn mnghrapkan yg lain jd baik, tapi lebih kpd sakit hati dan kecewa serta ingin menunjukan “sayalah yang benar” dan yg sy tau ini bkn smngat tarbiyah. lebih cocok namanya “bukantarbiyah.com” drpd tarbiyahbukanpks.com. sekali lagi maaf jika tdk brkenan, n bs dtanggapi secara positif

    • admin says:

      RUU APP hanya legalisasi pornografi, bukan pelarangan pornografi. Silakan saja anda dengan pendapat anda, kebanyakan mereka yang tidak tahu kelakuan qiyadah PKS memang tetap akan membela. Tunggu saja sampai ALlah bukakan aib mereka kepada publik.

      • sibawaih says:

        kalo legalisasi pornografi kenapa kaum liberalis,feminis menolak RUU yg sdh jadi UU itu? knapa jg slh satu partai sekuler sampai walkout utk mnolak itu? maksud sy bgini prmasalahan agama dan bangsa kita ini jauh lebih besar dari sekedar buat opini tentang satu partai yang bisa jadi lebih baik dari yang lain, wlwpun punya sisi buruk. knapa tdk membuat sesuatu yg lebih konstruktif dari ini, sbenernya bisa kan memberi tahu idealnya jama’ah tanpa harus menginferiorkan yang lain? knapa tdk buat blog yg tradisi ilmu, ttg syariah, atau prbaikan bangsa misalnya? dgn smangat fastabiqul khoirot. oya knapa prtanyaan ttg surat ini blm dijawab? krna sy msh brpendapat ustad-ustad itu org2 yg hati-hati, yg tdk mungkin memberikan sesuatu kpd yg tdk berhak. mhn jawabannya supaya saya tdk salah persepsi.

        • admin says:

          Laa haula walaa quwwata illa billah.. mengapa standar kebenaran berubah menjadi apa yang dilakukan oleh kaum liberal dan feminis? Jika mereka tidak menyukai sesuatu bukan berarti sesuatu itu benar, ya ikhwah..

          Salah satu bagian dari dakwah adalah mengutarakan penyimpangan yang terjadi sehingga ummat dapat menghindari kesalahan tersebut. Inilah yang kami lakukan dalam situs ini, sehingga situs ini pun merupakan bagian dari upaya kami untuk berlomba kepada kebaikan.

          Awalnya keberadaan surat adalah rahasia. Namun seiring perkembangan yang terjadi, kami menilai kerahasiaan tersebut merupakan sesuatu yang membawa mudharat kepada ummat. Akan lebih menjadi manfaat jika surat ini diungkapkan agar ummat dapat melihat bahwa upaya untuk melakukan ishlah secara tersembunyi dan langsung kepada yang terkait sudah dilakukan.

          • sibawaih says:

            memang kebenaran bisa berasal dr manapun, sekalipun dari iblis. tapi dmana pelegalan pornografinya?, coba sebutkan isi pasalanya. org2 liberal n sekuler menolak uu app dgn alasan pelarangan kebebasan berekspresi, inikah sebuah kebenaran?? oke, yang mempertimbangkan kemudhorotan itu mimin atau ustad-ustad yg menulis surat?

            • admin says:

              Apakah ada batas aurat yang diperbolehkan diperlihatkan oleh seorang wanita atau pria dibahas dalam UU Anti pornografi itu?

              • sibawaih says:

                oke, di uu itu banyak hrs di perbaiki, klo bs di JR. tapi tlg jwb pertanyaan sy, terus terang sy curiga klo srt ini didaptkan secara “ilegal”, yg bhkan ustad-ustad itu aj gtw klo dipublish dsini. tapi kalopun mreka tau dan setuju utk dipublish dsini, ya tdk masalah, n tdk mngubah pndangan sy ke mreka, klo ini ats dsr prtimbangan ilmu yg mreka punya, tapi klo mreka tdk tau n tdk setuju srt ini ad dsini, mhn maaf sy tdk mlihat i’tikad baik yg anda punya.

                • Juba says:

                  Menurut saya bukan itikad Admin terkait beredarnya surat ini yg perlu di renungkan dan dipikirkan, tapi bagaimana sikap kita sekarang terhadap kondisi yg sudah dan sedang terjadi ini. Toh hal ini sekarang sudah tersebar….apakah kita akan tetap menjaga tauhid kita dalam memperjuangkan Islam atau melakukan hal2 yg bisa mengarah kepada musyrik dan maksiat walaupun dalam rangka memperjuangkan Islam?

      • kopral Jono says:

        hi … hi.. hi… masih bicara Allah? emang ada Allah diotak lu? tidak ada kata yang tepat untuk seorang PENGHIANAT kecuali DITEMBAK MATI!

  22. Sifulan says:

    saatnya ber-Islah..utk masa depan yg lebih baik….Bismillah

  23. ghozi says:

    Menurut ana memang engkong sdh tak pantas dibela, sudah teralu banyak fitnah yg muncul stl dia jd muroqib am.

    Justru jamaah harus fokus menyelamatkan kendara dakwah ini dengean mengikis tumor ganas qiyadah haus kuasa, duit dan wanita

  24. AlMuslim says:

    Wahai akhul muslim…
    Saya mempercayai kesholehan Ust2 yang mulia di atas, tapi saya juga percaya bahwa PKS masih menempuh jalan dakwah yang lurus, insya Allah. Namun semua kita dan mereka adalah manusia biasa yang bisa salah, biarlah itu dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Yang saya sayangkan kenapa kita seperti orang-orang bodoh yang saling baku hantam, lupakah kita akan dakwah bilhikmah wal mauidzotil hasanah. Biarlah berlaku walana a’maluna walakum a’malukum, kecuali anda atau saya sudah bisa memastikan kata itu berganti menjadi lakum dinukum waliyadiin. astaghfirulloh..

  25. kamal says:

    saya tertarik sama pertanyaannya sibawaih yg belum dijawab sama admin

    “pertanyaan saya yang terbesar adalah: apa bener ustad-ustad kabir itu ngasih surat ini ke mimin? kalo iya maksud ustad-ustad itu apa? kalo ga mimin dapet drmana?”

    jadi… dapet darimana surat ini?

    • admin says:

      Surat ini ada dalam dokumentasi kami, yang sebelumnya memang kami simpan sebagai dokumentasi rahasia karena kami berusaha menjaga nama baik dari Hilmi Aminuddin. Namun seiring jalan kami mempertimbangkan kemudharatan jika surat ini tetap dijadikan sebagai sebuah rahasia, sehingga kami angkat surat ini ke publik.

      Jika ada yang meragukan isi surat ini, silakan konfirmasi kepada asatidz yang namanya tercantum dalam surat ini. Baik kebenaran surat ini, isinya, dan seterusnya.

    • Juba says:

      Menurut saya bukan beredarnya surat ini yg perlu dibahas, tapi bagaimana sikap kita sekarang terhadap kondisi yg sudah dan sedang terjadi ini. Toh hal ini sekarang sudah tersebar….apakah kita akan tetap menjaga tauhid kita dalam memperjuangkan Islam atau melakukan hal2 yg bisa mengarah kepada musyrik dan maksiat walaupun dalam rangka memperjuangkan Islam?

  26. abu amir says:

    walaupun pks saat ini sedang goyah.. tapi lihatlah…!!! hanya di partai dakwah inilah tujuan murni untuk menyelamatkan bangsa dan negara bisa diwujudkan.
    kalau anda menghina partai dakwah ini dan membuat orang- orang ragu dan putus asa dengan partai ini, berarti anda telah menjerumuskan orang- orang itu..
    bagaimana pertanggung jawaban anda kelak di akherat? apa diantara partai- partai saat ini ada yang sama dengan pks? atau mereka lebih baik dr pks?
    amal yaumiyah: sholat lail di kontrol, tilawah ditekankan tiap hari, berdoa untuk kemenangan dakwah, sholat jama’ah ditekankan di masjid.
    adakah dari partai selain pks ada yang mengerjakan ini..?
    kalau ada, harap disebutkan partai apa itu.. jadi ada solusi untuk mereka..
    kalau tidak ada, hapuslah blog ini.. karena anda harus bertanggung jawab atas provokasi anda kelak di akherat. sebelum lebih banyak orang yang ragu, bimbang dan tersesat dan juga menyesatkan dari provokasi antum ini. barokallohu fiik..

    • admin says:

      Darimana anda mendapatkan kesimpulan bahwa hanya dengan partai anda itu dapat tercapai tujuan yang anda maksud? Dan perlu anda pahami, bahwa tujuan kami adalah untuk menegakkan kalimat Allah bukan yang lain.

      Dengan kami menunjukkan bahwa PKS sudah menyimpang dari manhaj dakwah, maka kami menyelamatkan umat dari penipuan yang dilakukan oleh kader PKS yang mengklaim diri mereka sedang berdakwah.

      • Musa says:

        Iya. Mending ngelurusin demokrat or golkar or lainnya kok nggak. Beri peringatan umat ataz mereka.

        • admin says:

          Apa ada di antara mereka yang mengklaim sebagai partai dakwah?

          • rudyno says:

            Terus kalo golkar atau demokrat atau pdip bukan partai dakwah maka ga perlu dinasehati gitu???

            • admin says:

              Jika anda merasa memiliki wawasan, keilmuan dan kemampuan untuk mengkritisi parpol lain, maka silakan anda lakukan. Adapun kami, mengkhususkan diri kami sesuai dengan wawasan, keilmuan dan kemampuan yang ada dalam diri kami.

  27. ghua says:

    Duh mimin… Yg gini diurusin. Apakah ini yg namanya tarbiyah?? Sudah tdk ada lgikah cinta sesama. Merasa paling bener. #nyusahin orang aja. Haha

  28. bro says:

    Sayang sekali ya!!penyelesaiaan datang kelembang coba keDPP PKS,insyaALLAH selesai!!

  29. putri says:

    Jika admin tulus mencintai agama islam dan saudara semuslim admin tdk akan melakukn tindkn provoktf sprti ini. Selamat.. Anda telah brhasil megadudomba..

  30. ibnu sarata says:

    sy bkan kader pks,tp hnya simpatisan sj ,tp kl pemilu at pilkada sy lbih memilih mereka drpd yg lain dgn harapan yg bsar kpd mereka bs mlakukan perubahan… tp mlihat kondisi partai ini skarang sy jd kecewa berat,…kl mreka dgn mlakukn ksalahn ini mreka bralasan kl ustadz2 itu manusia biasa,sy katakn mereka bkn manusia biasa akhi… mereka stingkat ulama dkalangn klian,merka adlh wkil islam yg ssungghnya,kl partai lain bkin ksalahn itu wjar2 sj dihadapn manusia bung tp mereka ustadz,..skali mlakukn ksalahn sluruh dunia akn mngutuknya….dan bkin kesal lg kader2 klian stengah mati mbela mereka,blg konspirasilah…ini itulah..knp tdk mngakuiinya sj,….itu lbih jentel drpd mnghindarinya..

  31. abu fatih says:

    Assalamu’alaikim

    Punten min,
    Saya kader PKS (yang tidak lebih baik dari qiyadah saya) tidak merasa di doktrin apapun. Dalam liqo’ saya tetap membahas Risalah Dakwah tulisan Imam Hasan Al Banna

    Kalau benar niat antum berdakwah apa perlu buat nama situs tarbiyah bukan PKS? buat tarbiyah saja kan cukup. Apakah membahas PKS lebih utama dari membahas kezaliman bangsa Israel terhadap umat Islam? lebih utama dari membahas kezaliman penguasa dunia? lebih utama daripada membahas umat Islam yang dibantai di Myanmar dan negara lainnya ? lebih utama dari membahas judi, miras, perzinahan, perampokan, pembunuhan di tengah umat?

    Kenapa mengkategorikan PKS sebagai aliran berbahaya? apakah PKS lebih berbahaya dari orang Israel? apakah PKS lebih berbahaya dari orang musyrik? apakah PKS lebih berbahaya dari orang kafir? apakah PKS lebih berbahaya dari antum?

    Permasalahan umat ini banyak, kenapa yang jadi kajian utama situs ini adalah PKS bukan program-program dakwah antum dimasyarakat? antum sudah berapa banyak buat baksos dan terjun langsung membantu umat?

    Kita perlu kajian untuk mensucikan jiwa, tapi kajian itu tidak sekedar ilmu saja melainkan bermetamorfosa dalam amal-amal di masyarakat.

    Jadi saya tunggu foto-foto di situs ini tentang kegiatan baksos dan dakwah antum, ga perlu pakai alasan takut riya, Allah lebih tahu isi hati kita, biar kelihatan niat dakwah antum itu memang benar, ayo buktikan min!

    Salam cinta buat antum dan keluarga, saudara-saudara saya di PKS, dan saudara-saudara saya di harokah manapun yang ikhlas berjuang untuk dakwah Islam
    wassalamu’alaikum

  32. siapapun says:

    Sekarang aib para qiyadah sedang dibuka Alloh kepada publik. Dulu ketika ada yang menikah tanpa izin murrabi atau tidak lewat jamaah maka akan ada iqob kepada bersangkutan, tetapi setelah hari ini melihat sang qiyadah menikahi orang umum tanpa izin istri dan jamaah malah dibela habis-habisan seolah-olah tidak ada kesalahan. astaghfirullah….

    Ternyata suap isu sapi hanya permukaan, setelah dipersidangan semuanya dibaca aliran dana yang diperoleh. luar biasa…amanah kader dikhianati sang qiyadah. apakah ini masih dibela ??? PKS ibarat sebuah kapal/pesawat yang tidak salah, yang salah adalah pilot atauu nahkodanya. jadi kita juga tidak harus menenggelamkan kapal ini, cukup gantikan saja nahkoda atau pilotnya, maka kapal ini akan membawa para penumpangnya menuju tempat yang diidamkan.

    Jadi tetaplah berkerja, berkarya dengan cinta dan harmoni

    • Saja says:

      bukan masalah nahkoda atau pemimpin yang bermaslah akhi, pesawat atau kendaraan antum sedang berjalan dalam syistem yang salah pula yaitu demokrasi, sementara system yg salah akan melahirjan paradigma yang salah, dan paradigma yang salah akan melahirjan visi dan misi yang salah pula akhi.

      smoga allah membuka pintu hidayah yang seluas luasnya amin

  33. azmi says:

    bismillah
    membuat blog seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah yang admin risaukan. malah akan membuka wacana dan opini2 yang sifatnya sangat subyektif dan profokatif.
    kongkritnya antum datang ke DPP PKS, share surat ini ke mereka. tidak ke publik.
    dan pertanyaan saya adalah,
    tujuan surat ini di share ke publik untuk apa?

  34. giga says:

    Dalam peperangan, musuh yang paling berbahaya adalah musuh yang paling dekat, karena itu orang munafik dan zindiq lebih berbahaya dari orang kafir,

    Jadi wajar jika tarbiyahbukanpks memposisikan pks sebagai kelompok berbahaya bagi dakwah, karena jamaah ini lah yang telah melakukan penipuan secara halus atas nama dakwah. Mereka melakukan kegiatan-kegiatan baksos dan terjun langsung membantu ummat. Benarkan? tentu saja tidak, umat sudah tahu yang mereka lakukan hanyalah mencari simpati masyarakat agar memperoleh dukungan suara. Dengan banyaknya perolehan suara banyak kader yang duduk di senayan dan tentu semakin banyak yang duduk di sana semakin banyak pula “kertas merah bergambar soekarno” yang akan mereka dapatkan. Tetapi malang-malang di saat kader-kader pks telah banyak berkoran harta, tenaga bahkan nyawa, mereka hanya di janjikan pahala di surga, semetara qiyadah mereka berpesta pora bergelimang harta di atas keikhlasan kader-kadernya.

    Jika hari ini mereka bicara Palestina, semua tak lebih dari trik untuk melariskan dagangan.

    Jika memang ikhlas bicara palestina tentu mereka tak akan melakukan mubes di hotel Ritz Calton milik yahudi dengan alasan mencari simpati Amerika. Bagaimana mungkin ada seorang Muslim bisa bersikap bermuka dua seperti ini kalau bukan orang munafik.

    Kasihan masih ada kader-kader seperti ini di pks, selain hanya sebagai pion juga batu pijakan bagi orang-orang pks yang gila dunia.

  35. roesli says:

    sy perhatikan sejak awal, admin hanya merespon jawab pertanyaan or komentar yg memungkinkan dia nyerang balik. tapi banyak pertanyaan or koment yg menyudutkan dan meragukan i’tikad baikx dlm memuat tulisan ini, tapi nggak ditanggapi. mungkin kegiatan dakwah admin udah banyak skali, dan ada waktux tersisa sedikit utk disibukkan urusan2 “ginian”. kalau sy sih mah aktifitas dakwak sy dikit skali sehingga punya kesempatan utk ngebaca tulisan2 kayak “gini”, dan punya banyak waktu untuk menggeleng2kan kepala tanda prihatin

    • roesli says:

      sy perhatikan sejak awal, admin hanya merespon jawab pertanyaan or komentar yg memungkinkan dia nyerang balik. tapi banyak pertanyaan or koment yg menyudutkan dan meragukan i’tikad baikx dlm memuat tulisan ini, tapi nggak ditanggapi. mungkin kegiatan dakwah admin udah banyak skali, dan ada waktux tersisa sedikit utk disibukkan urusan2 “ginian”. kalau sy sih mah aktifitas dakwak sy dikit skali sehingga punya kesempatan utk ngebaca tulisan2 kayak “gini”, dan punya banyak waktu untuk menggeleng2kan kepala tanda prihatin

      • admin says:

        Ya, kami memilah dan memilih mana yang kami hendak balas. Tidak semua memiliki bobot, seperti contohnya komentar anda ini, dan tidak semua perlu dibalas.

    • admin says:

      Ya, kami memilah dan memilih mana yang kami hendak balas. Tidak semua memiliki bobot, seperti contohnya komentar anda ini, dan tidak semua perlu dibalas.

  36. mukhlissina says:

    web ini dan konten spt ini bagus
    kita tidak usah menutupi fakta
    bukan tujuan membuka aib atau menghancurkan ..langkah spt ini justru memberikan koreksi agar masyarakat tidak terjebak spt membeli kucing dalam karung

    saya bukan kader partai ini, tapi saya (dulu) sempat sangat simpati dg partai ini, salut dg kesungguhan & kesederhanaan para tokohnya, sempat sangat menaruh harapan kpd partai ini
    saya mulai kecewa saat tahu mulai adanya perpecahan diantara tokoh pendirinya.. kala itu dari kacamata awam spt saya melihatnya mulai ada pergeseran bahwa partai mulai didominasi oleh kaum politisi murni dan meminggirkan para politisi sederhana.
    saya sbg orang luar/bukan kader… sampai 2009 kemarin saya masih melihat HNW sbg tokoh sederhana yg masih tersisa di partai ini. tapi anggapan itu saat inipun udah sirna, dari statemen2nya, dari sikap dan keberpihakannya, saya liat udah berubah jauh tdk spt dulu.
    terakhir saat …. melihat sikap para tokohnya yg dominan saat menanggapi kpk.. wahhh hilang sudah simpati saya.. masak berdebat di depan publik kok keliru (tidak menguasai soal yg berkaitan dg TPPU) keliru tapi ngotott secara keras kepala sambil keluarkan kata2 yg tidak pantas

    lanjutkan perjuangan..

  37. camat tobat says:

    ya daripada pd menghujat ..ayo bareng2 pindah ke hanura siapa tahu bisa di calonkan jd wapres sperti pak HT(ngimpi kaleee).
    kpd para haters ayo terus sorak sorai( mangnya JKT45 ..wkwk)..jd sasaran empuk media( mungkin mutarobbinya media..:-(…)

  38. ringgo says:

    masya Allah,,,komentar admin yg terakhir sombong sekali… menganggap komentar orang lain tdk berbobot.. berhati2lah krn penyakit orang berilmu adalah kesombongan… :)

  39. yandi says:

    Comment say tentang admin khusus tulisan admin yang ini yah:
    ———————————————————————-
    admin
    4 May 2013 at 10:50 am
    “PKS sudah bisa masuk ke dunia politik utk
    mengubah wajah perpolitikan di Indonesia.”
    Apanya yang berubah?
    “Mampu meraih kepercayaan masyarakat
    dari setiap kegiatan sosialnya” Masyarakat
    yang mana?
    “.. bahkan kadernya ikhlas2 aja utk ngluarin
    dana baksos, ..” Apakah ini dakwah?
    “PKS bisa masuk DPR utk ikut andil dalam
    menentukan kebijakan2 pemerintah agar
    tetap berpihak pada Islam” Kebijakan yang
    mana?
    “musuh Islam di DPR buanyak” Yang mereka
    menjadi koalisi PKS di parlemen.
    Gunakan akal anda!
    ——————————————————–

    Ketik admin menulis dengan kata2 ” yang mana?”

    Berarti admin minta data yg valid yah

    Bisa gak yah admin seandainya nanti ditunjukkan data dan fakta dapat mengakui dan tunduk serta menerima semua data dan fakta yg original.

    Kalau nanti admin mau minta data dan fakta, nanti saya usahakan khusus admin deh, tapi ya itu tadi bisa menerima adanya kebenaran data dan fakta dari permintaa “yang mana?”

    Kalau bersedia mengakui boleh juga tuh.

    Ayo admin, saya bersedia kok duduk dg anda dg kepala dingin dan hati yg terbuka

    Afwan kabir

  40. yandi says:

    Setiap perumusan undang-undang yang mengarah bagi terciptanya kehidupan yang lebih baik dan perbaikan tata kelola negara yang lebih transparan, egaliter dan lebih baik dari sebelumnya adalah buah dari da’wah di level kebijakan. Pergulatan dan pergumulan juga pertarungan ide-ide/konsepsi pengelolaan negara agar dijadikan panduan dalam manajemen pengelolaan pemerintaha kedepan adalah juga perjuangan al-haq dalam level yang negara, kompleks memang, karenanya itsar dalam jerih payah pergulatan dan pertarungan ide-ide kebijakan tidak terlalu dirasakan berdampak langsung pada orang per orang, namun buah itu terimplementasi dalam kebijakan makro birokrasi dan institusi penyelengaraan pemerintah.

    Da’wah dalam level ini hanya akan berdampak dalam skala makro yakni mekanisme birokrasi pemerintahan dan tidak pada skala orang per orang.

  41. yandi says:

    Jika ada undang-undang yg berhasil diperjuangkan dan mengarah pada perbaikan tata kelola negara dan perbaikan implementasi manajemen pemerintahan kearah perbaikan pelayanan kepada masyarakat maka itu ada kebijakan yg pro Islam. Karena Islam syamil dan muttakamil, karena Islam juga negara, Islam juga ekonomi, Islam juga untuk seluruh sektor dan sendi-sendi kehidupan masyarakat.
    Jadi jika ditemukan adanya perbaikan pada satu sendi masyarakat dan ternyata perbaikan itu diakibatkan dan terbukti ditemukan adanya perubahan akibat hasil dari penerapan undang-undang dalam tata kelola pemerintahan, maka disitulah da’wah Islam telah berlangsung, siapapun yang membuat, mengawasi, melaksanakan tidak usah dipikirkan, yang terpenting adalah telah nampak adanya perbaikan walau masih belum nampak pada kehidupan langsung orang per orang

  42. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan saintifisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  43. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan komunisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  44. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan kapitalisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  45. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan liberalisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  46. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan leninisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  47. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan darwinisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  48. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan marxisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  49. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan hedonisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  50. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan taoisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  51. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan nationalist-socialism, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  52. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan budhisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  53. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan animisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  54. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan dinamisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  55. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan zooisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  56. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sufisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  57. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sosialime, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  58. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sosialisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  59. yandi says:

    Kalau saya jadi prabowo subianto atau aburizal bakrie atau harry tanoe

    “Saya akan buat partai yg berasaskan sekularisme, namun setiap pergulatan undang2, saya akan perjuangkan kepentingan2 umat islam”

    Bagaimana?

  60. yandi says:

    Ini datanya yg admin bilang “kebijakan pro Islam yang mana”

    Masih berkelit juga, wah bener-bener nih ente, gak baca koran

    (Sengaja tidak saya sebutkan sumber datanya, ada insya اَللّهُ sumber datanya, biar admin cari aja sumbernya atau tanya aja langsung ke Aher yah)

    Gubernur Jabar Aher Raih Penghargaan ke-116
    Bidang Keuangan Pemerintah

    BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad
    Heryawan untuk kesekian kalinya menerima
    Penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia
    yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden
    Boediono di Gedung Dhanapala Kementerian
    Keuangan Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Kamis
    (12/9/2013).
    Penghargaan diberikan karena Pemerintah
    Provinsi Jawa Barat dinilai berhasil menyusun dan
    menyajikan Laporan keuangan Pemerintah
    Daerah (LKPD) tahun 2012 dengan capaian
    tertinggi dalam akuntansi dan pelaporan
    keuangan pemerintah.
    Menanggapi penghargaan yang ke-116 tersebut,
    Heryawan menyampaikan ucapan terima kasih
    dan apresiasi yang tinggi atas penghargaan
    tersebut. Menurutnya, capaian prestasi berupa
    opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan
    Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2 tahun
    berturut-turut, yang diikuti dengan penghargaan
    dari Pemerintah RI adalah bukti pengakuan publik
    atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
    “Selama 2 tahun berturut-turut, Pemerintah
    Provinsi Jawa Barat mendapat opini WTP dari BPK
    RI, untuk tahun anggaran 2011 dan 2012.
    Semuanya itu merupakan bukti keseriusan kita
    dalam mengelola keuangan secara transparan,
    akuntabel dan tersaji dengan baik. Semua
    prestasi itu berkat dukungan semua pihak. Untuk
    itu saya ucapkan terima kasih,” kata Heryawan
    dalam siaran pers yang diterima INILAH.COM,
    Kamis (12/9/2013)
    Sementara itu, Wakil Presiden Boediono
    menegaskan reformasi bidang keuangan tingkat
    keberhasilannya tergantung pada bagaimana
    kebijakan pimpinan lembaga atau kepala daerah
    yang bersangkutan. Hal itu penting karena terkait
    dengan pengelolaan keuangan, penatausahaan
    asset dan manajemen sumberdaya manusia.
    “Setelah dikaji lebih dalam bahwa tingkat
    keberhasilan itu tergantung pada kemampuan
    dan gaya kepemimpinan,” ujarnya.
    Menteri Keuangan Chatib Basri dalam laporannya
    kepada Wakil Presiden, menyatakan acara ini
    merupakan agenda tahunan. Dan untuk tahun ini
    mengambil tema “Membangun Sinergi Menuju
    WTP”. Reformasi bidang keuangan yang sudah
    dilaksanakan mampu meraih kepercayaan publik
    terhadap pengelolaan keuangan negara.
    “Meningkatnya raihan opini WTP dan
    menurunnya opini disclaimer atas semua
    lembaga/kementerian dan pemerintah daerah
    adalah bukti membaiknya laporan keuangan dan
    akuntasi,” ungkapnya.
    Acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan
    Keuangan Pemerintah Tahun 2013 yang
    berlangsung satu hari ini dihadiri sejumlah
    pimpinan lembaga tinggi, Menteri Kabinet
    Indonesia Bersatu II, anggota DPR, Gubernur/
    Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia, pejabat
    eselon 1-3 kementerian dan daerah. Selain acara
    pembukaan dan pemberian penghargaan, juga
    ada presentasi dari sejumlah pemakalah.
    Pada kesempatan itu, Wakil Presiden didampingi
    Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan
    memberikan penghargaan kepada lembaga
    Dewan Perwakilan Daerah, Komisi Yudisial,
    Mahkamah Agung, Kementerian Dalam Negeri,
    Luar Negeri, Perdagangan, Hukum dan Ham,
    ESDM, Kehutanan, PU, Agama, LH, KUKM, PPA,
    BUMN, PDT, Keuangan, Sosial, Ristek, BPK,
    Pertahanan, Industri, Kesehatan, Polri, PPATK,
    Menkopolhukham, Menko Perekonomian, Menko
    Kesra, LAN, Lemhanas, dan BIN.
    Berdasarkan laporan panitia, ada 15 Gubernur
    yang mendapatkan penghargaan karena
    mencapai opini WTP. Selain Provinsi Jawa Barat,
    antara lain Sumbar, Jambi, Bengkulu, Jateng,
    Jatim, Sulsel, Sulut, Sulteng, Riau, Kepri, Kalbar,
    DIY, NTB, dan Lampung. Selain itu ada sejumlah
    Kabupaten/Kota yang juga mendapatkan
    penghargaan, di antaranya Kota Banda Aceh,
    Kota dan Kabupaten Tangerang, Kabupaten
    Muko-Muko serta Kota Yogjakarta. (Jaka Permana)

  61. katrok loh says:

    Hehehe
    Ada yah kena jitak sama tulisan diatas
    KCiyan
    Kasih data lagi gak yah?
    Mau data lagi apa mau data banget?
    mau data banget apa mau data banget-banget?
    Mau tahu apa mau tahu banget?
    Mau tempe apa mau tempe banget?

  62. wong katrok says:

    Hehehe

    Ada yang kena jitak sama tulisan data/fakta diatas

    Kasih data lagi gak yah?
    Mau data apa mau data banget?
    Mau data banget apa mau data banget2?
    Mau tahu apa mau tahu banget?
    Mau tempe apa mau tempe banget

    Admin kena jitak

  63. yandi says:

    Untuk admin yg masih tanya aja ttg pro islam, udah dikasih data valid tentang penghargaan yg diterima Kang Aher masih aja, bilang ttg pro islam yg mana

    Huffff

    Menjawab komentar admin terakhir.
    Ente bagaimana sih udah tahu tuh data ttg
    gubernur jabar dapat penghargaan krn
    keuangannya memiliki akuntabilitas yang sangat
    baik. Masih aje tanya ttg pro islamnya yg mana.

    Benar-benar nih ente
    Perlu dijabarin gak sih implikasi dari
    penghargaan tersebut, capek juga kalau masih
    tanya ttg pro islam yg kayak gimana

    Males ane jabarinnya

    Kalau ente pernah aktif di organisasi
    kemahasiswaan pasti ente nyambung lah

    Males jadinya nih ane jelasinnya, minta penjelasan aje deh
    sama pembaca yang lain

    Klo ane jelasin implikasi penghargaan tersebut
    Ke ente
    Sama aje jelasin ke anak sd kelas 1, tentang
    teori gravitasi sir isac newton dan manfaat teori
    tersebut bagi dunia penerbangan

    Pasti deh tuh anak sd cuma melongo2 doang
    Krn gak nyambung teori gravitasi sama pilot
    pesawat
    (Ente gak mau khan dibilang kayak anak kecil?)

    Minta penjelasan ke yg lain aja akhi.

    Males ane jelasinnya (harusnya ente udah bisa
    membuat korelasi positif dari penghargaan yg
    diterima Kang Aher tersebut)

    Please, sharing with more visitor

    Bagi ane udah cukuplah penjelasan ttg pro
    islam. Lewat penghargaan yg diterima Aher

    Jangan kayak anak kecil Min, harus disuapin
    melulu, ente udah gede, bisa membuat korelasi
    dan analisa ttg penghargaan Aher dan apa
    implikasinya bagi perjuangan yg ente bilang pro
    Islam.

    Males jelasinnya. Sorry but I cann’t

    • admin says:

      Mas, tolong dipahami. Masalah akuntabilitas keuangan pemerintahan Aher sama sekali tidak berhubungan dengan agenda yang pro-Islam. Cobalah lihat perbandingan antara PKS dan perjuangan yang dilakukan oleh Ikhwanul Muslimin di Mesir yang jelas mengusung agenda politik yang pro Islam.

    • Darius wicaksono says:

      Ana sudah lama keluar dari PKS, dengan izin allah, mengenai Aher, ana tinggal di bogor, dan ana melihat sendiri kroni-kroni (ikhwah-ikhwah) aher yang memainkan proyek di pemprov jabar, mengenai prestasi, yang paling menonjol adalah ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN menjadi PERUMAHAN, KERUSAKAN LINGKUNGAN, mana prestasinya ya ? Sudahlah jujur, kembalilah ke jalan yang benar

    • Darius wicaksono says:

      Ana sudah lama keluar dari PKS, dengan izin allah, mengenai Aher, ana tinggal di bogor, dan ana melihat sendiri kroni-kroni (ikhwah-ikhwah) aher yang memainkan proyek di pemprov jabar, mengenai prestasi, yang paling menonjol adalah ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN menjadi PERUMAHAN, KERUSAKAN LINGKUNGAN, mana prestasinya ya ? Sudahlah jujur, kembalilah ke jalan yang benar…

    • Juba says:

      Ketika Aher jadi Gubernur, apakah Tauhid ditegakan di bumi Jabar? artinya apakah hukum Allah menjadi tegak? Undang2 syariat ditegakan?misalnya Khamer dilarang total, Jilbab jadi wajib, Zakat jadi wajib ditarik dari yg mampu? dll?
      Apakah sumpah2 jabatan yg mengandung musyrik seperti taat pada UU buatan manusia dihapuskan?

      Kalo hanya prestasi seperti yg anda sebutkan, Gubernur lain atau bahkan yg kafir mungkin juga banyak yg punya.

  64. imanz says:

    Ust. Tamim aja yg dibawa-bawa sama admin juga masih bersama jamaah.. istri beliau anggota DPR PKS. jadi masalah gimana menyikapi perbedaan pendapat dalam berjamaah aja.. ada yg bijak & berakhlak seperti Ust. Tamim, atau ada yg beda pendapat langsung fitnah membabi buta & menyebar kebencian kerjanya..

    • admin says:

      Nama yang ada di atas bukan hanya nama beliau saja. Silakan anda konfirmasi kepada beliau mengenai keabsahan surat ini.

    • Darius wicaksono says:

      Rumah ustadz tamim di daerah cibinong dan ana pernah allah izinkan shalat berjamaah dengan beliau, akhi beliau memang masih di dalam tapi sebagai pe NETRAL isir dari hawa negatif qiyadah yang lain….kalau beliau tidak di dalam, mungkin PKS lebih cepat hancurnya. Wallahu’alam

  65. giga says:

    HA antara fakta dan Realita

    Dosa-dosa’ Ustadz Hilmi Aminuddin di PKS
    Catatan: Gue mendapatkan kiriman materi dari seorang yang mengaku sebagai anggota Majelis Syuro PKS yang prihatin berat atas fenomena PKS belakangan ini, sebelum dimuat materi tersebut gue klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak yang gue tahu sangat berkompeten.

    Penting banget: Pada judul di atas, kata-kata dosa-dosa gue beri tanda petik, karena lebih bermakna kekhilafan manusia ketimbang dosa yang hanya Allah yang bisa menentukan. Materi tersebut selengkapnya bisa dibaca di bawah.

    ==============================

    Assalamualaikum wr wb,

    Afwan ana dengan sangat terpaksa menulis ini, sama sekali bukan karena ghibbah, dsb. Ana tahu dosa ghibbah, tapi bahaya akibat masalah ini kalo dibiarkan jauh lebih berbahaya, karena menyangkut rakyat dan ummat.

    Afwan sekali lagi khususnya pada ustadz Hilmi, ana terpaksa melakukan ini sebagai amar ma’ruf nahi munkar ana ke antum, mudah-mudahan dosa antum diampuni ALLAH SWT dan antum mau mengubah gaya-gaya kepemimpinan antum di PKS, jika tidak ada perubahan juga setelah surat ini, maka akan ana bongkar lebih hebat lagi kemungkaran-kemungkaran di dalam jama’ah ini, sekali lagi afwan.

    Mungkin ikhwan dan akhwat yg berjuang habis-habisan di PKS dan mati-matian berkorban demi jama’ah ini tidak tahu siapa dibalik berbagai kebijakan kontroversial di PKS, maka jawabannya adalah ustadz Hilmi Aminuddin. Jasa beliau di PKS luar biasa banyaknya, tapi sebagai manusia semua bisa khilaf, namun kekhilafan manusia jika dibiarkan bertumpuk, apalagi dia pemimpin dan yang lain hanya diam saja, maka bisa amat berbahaya.

    ‘Dosa-dosa’ beliau di PKS adalah sbb:

    1. Aktor di balik F2. Tahukah antum siapa yg ngotot dibalik skenario F2? Yg sampai antum (kader PKS) semua berhari-hari demo, keluar biaya, tenaga, bahkan sampai ada yg babak belur dan dirawat di RS saat itu? Dialah ustadz Hilmi Aminuddin, sebagian petinggi yg lain termasuk Dr. Dayat sudah menasihati beliau bahwa melihat berbagai konstelasi yg ada saat ini, tidak mungkin F2 itu akan berhasil, tapi ustadz Hilmi tetap ngotot, dan apa hasilnya? Nol, alias tidak berhasil.

    2. Aktor di balik dukungan pada Wiranto. Tahukah antum siapa di jama’ah ini yg mendukung Wiranto saat pilpres lalu? Dialah ustadz Hilmi, sebagian ikhwah tidak setuju karena ingin mendukung kebenaran, tapi ustadz Hilmi dengan alasan sudah konsultasi ke alami, maka dia malah jaulah ke daerah-daerah mensosialisasikan Wiranto. Alhamdulillah Dr. Dayat berkeras ke Amien Rais, sehingga akhirnya ustadz Hilmi mengalah, lalu sebagian pendukungnya seperti Aus Hidayat, dll membela ustadz Hilmi dengan mengatakan: “Tuh, kan akhirnya Amien kalah, coba kalau kita ikuti pendapat ustadz Hilmi”. Terus terang ana nggak tahu kalau jama’ah ini jadi mendukung Wiranto, sekarang dg Yusuf Kalla saja sebagai wapres demikian bengisnya kebijakannya pada rakyat, apalagi jika Wiranto sebagai presiden.

    3. Aktor di balik mobil mewah pejabat PKS. Tahukah antum siapa yg membolehkan pejabat PKS di DPR, MPR, menteri memakai mobil mewah? Sekali lagi dialah ustadz Hilmi Aminuddin. Mungkin karena dia biasa pakai Pajero dan tidak merasa derita rakyat yg pada berjalan kaki, atau berjubel di bis. Tahukah antum ketika Dr. Dayat, Dr. Anton Apriantono dan beberapa pejabat PKS menolak Volvo? ustadz Hilmi malah memarahi mereka dan mengatakan: “Antum pakai mobil itu untuk kepentingan rakyat, bukan untuk pribadi.” Maka karena takut dikatakan tidak taat, maka para ikhwah yg lurus tersebut terpaksa memakai mobil tsb, dan berlombalah ikhwah “aji mumpung” lainnya di DPR membeli Inova, Vios, dll. Diantaranya ikhwah yg model ini seperti Fachri Hamzah, sesuai dg namanya Fachr (menonjolkan diri) maka orang ini memang suka omong besar dan memamerkan mobilnya SERENA ke ikhwah-ikhwah di tempat tinggalnya, tanpa peduli beratnya penderitaan para ikhwah waktu mendukung dia. Dan kerjaan dia sebagai HUMAS tidak pernah ada hasilnya, karena prestasi paling buruk di PKS adalah HUMAS, lalu kenapa dia terpilih lagi, sekali lagi karena dia dekat dg ustadz Hilmi.

    4. Aktor di balik kenaikan harga BBM. Tahukah antum bahwa ikhwah (termasuk ketua FPKS Untung) telah merekomendasikan untuk menolak kenaikan harga BBM walaupun harus keluar dari musyarokah (koalisi)? Sekali lagi ketika di awal PKS sudah menolak, tapi saat paripurna sekali lagi ustadz Hilmi dengan alasan musyarokah menginstruksikan agar semua aleg PKS menerima. Tahukah antum bahwa urusan BBM itu anggota Majlis Syuro saja tidak diminta pendapatnya? Ana sebagai salah seorang anggota MS saja tidak tahu, demikian pula ketika ana cek ke anggota MS yg lain, sehingga semua anggota MS babak-belur dihujat dan diinterogasi oleh konstituen. Tahukah antum bahwa urusan BBM ini sampai di DPP, DSP dan MPP saja ikhwah merasa marah dan gerah? Tapi karena khawatir diberi uqubat (sanksi) maka mereka tidak berani melawan, walaupun pembicaraan di antara pengurus lembaga-lembaga tinggi partai itu sampai saat ini masih sangat panas.

    5. Aktor di balik mempertahankan koalisi/musyarokah. Tahukah antum saat MUKERNAS PKS kemarin sebagian besar ikhwah ingin keluar dari musyarokah dg SBY-JK termasuk ketua DSP Dr. Surahman? Tapi sekali lagi ustadz Hilmi menginstruksikan agar meneruskan musyarokah yang disambut oleh Mahfuzh Sidik untuk diterima oleh semua yg hadir.

    Dan masih banyak lagi yang lain, ana pending dulu sementara, tolong yg baca agar tulisan ini disampaikan langsung ke MRA untuk mereka bahas, ana nunggu respon mereka, kalo masih adem ayem, maka demi ALLAH ana akan menulis lebih banyak lagi, sampai kebenaran tegak atau lebih baik partai ini bubar saja, cukup jadi majelis ta’lim saja, kalo cuma nyuruh taat dan tsiqoh.

    Pada ustad ustadz Hilmi ana katakan, ana akui jasa antum di jama’ah ini, tapi tolong jangan karena itu antum bisa seenaknya memperlakukan kami, kami akan mendahulukan taat pada ALLAH dan pada Rasul dibandingkan pada antum. Daripada ana membiarkan masalah ini dan gejolak di kalangan petinggi dan a’dho makin parah, lebih baik ana yg memulai amar ma’ruf nahi munkar, demi kecintaan ana pd antum dan pada jama’ah ini, semoga ALLAH membimbing antum ke jalan yg benar, amiin.

    Sumber: terpercaya

    • hamba hanif says:

      Demi Alloh, terasa sekali nuansa fitnahnya di sini.

      • Pengamat PKS says:

        Lakukam pembuktian terbalik.. Kalau bisa membuktikan terbalik berarti anda telah membersihkan yang nersangkutan dari fitnah.. tapi kalau cuma menduga fitnah karena tidak sependapat denga isinya. maka anda sudah suudzon.. katakanlah yang benar walau itu pahit..

    • kopral Jono says:

      ternyata antum lebih taat pada syetaaan. ha .. ha ..
      ternyata antum pengin nggantikan ustadz Hilmi tho?
      ternyata antum pengin pks bubar?
      kok sama dengan orang2 jahiliyah yang pengin islam bubar ya?
      kok sama dengan orang2 non islam yang ingin pks bubar?
      bikin partai aja, antum mampu nggak?

  66. orang pinggiran says:

    ketika th1992 ikut tarbiyah ane berharap bisa belajar ilmu keislaman ternyata salah..harokah ini sungguh tega mengajak orang yg awam keilmuan islamnya utk terlibat politik praktis sehingga byk yg salah langkah dan tergoda kemilau dunia.membaca surat diatas supaya Adil coba dibeberkan juga jasa jasa beliau pada jamaah .

  67. wong katrok says:

    Nih admin katrok banget, ane lihat gayanya
    kayak banci
    kalau admin merasa benar, sampaikan sendiri,
    ajak ngobrol aje, kasih tahu kesalahannya,
    jangan mengumpat dan menggembosi orang-
    orang.
    Temuin orangnya-ngomong-kasih tahu salahnya-
    tinggal-kalo orangnya gak mau dikasih tahu-ajak
    berdebat orang lagi itu-jangan mengumpat-
    mengumbar gak jelas-temui orangnya-temuin
    orangnya.
    Katro amat nih admin ane lihat
    Berani gak kayak ane waktu kelas 2 slta, dapat
    materi thogut pas kelas 2,besokkannya ane gak
    pernah ikut upacara bendera tiap hari
    senin,sampe ane lulus,ane berani selon selama 2
    tahun gak upacara,guru marahin ane, ane ajak
    berdebat,
    Catat admin
    Tapi ane berprstasi disekolah, jadi bandel tapi
    gak bikin sekolah malu, ane satu-satunya lulus
    dari semua siswa-siswi yang lulus diangkatan
    ane dari sekolahan itu satu-satunya yang
    memiliki prestasi ………..(Bisa bikin sekolah
    bangga)
    Goblok amat nih admin,otaknya kagak ada,
    otaknya sedikit,
    Klo admin benar, lawan pake cara2 yang jantan
    Temuin orangnya,lawan aja,ajak
    berdebat,taklukkan pake argumentasi ente ke
    orang itu, jangan orang lain diseret-seret sama
    admin buat jauhin orang itu, jangan
    mengumpat, kalo gak mau disebut wong katrok,
    Kayak ane dulu, gak pernah upacara guru ane
    ajak berdebat,ane taklukin tuh guru satu2,ane
    ajak teman2 buat upacara, kalo teman gak mau,
    ane gak jelek-jelekin sekolahan yg bikin
    upacara,kalo teman gak berani ikutan kagak
    upacara, ane juga gak bilang dia salah, semua
    pilihan urusan kita dan tanggung jawab kita.
    Katrok amat nih orang.
    Ketemu ma ane langsung nih admin, pasti nih
    ane ajak berdebat.
    Dasar admin pengumpat,kelarin urusan ke
    orangnya aja.
    Gue males baca yg beginian
    Mending gue cerdasin otak gue,baca yang
    beginian bikin otak gue tumpul, kayak orang
    bego gampang terhasut,
    Sorry mang gue cowok apaan,gue cowok jantan,
    gue cowok yg pintar disekolahan,gak suka,pasti
    gue ajak debat bukannya gue ajak berantem,
    Lagak loh kayak anak pintar aja
    Berani gak saat sekolah gak ikut upacara
    Pasti elo gak berani,jawab admin.
    Berani kagak dulu saat sekolah kagak ikut
    upacara.
    Pernah gak dulu mangkir upacara selama 2
    tahun.
    Pasti jawabnya gak berani karena dulu waktu
    sekolah pasti dulunya katrok, disuruh upacara
    mau aja.
    Dulu admin gimana tuh saat sekolah, upacara
    ikut kagak? Gak usah ngemeng jelek-jelekin
    orang dah

    • Pengamat PKS says:

      wuidih.. ngeri sekali bahasanya..sampai mengelus dada.. heheh.. ini emailku aris.auto2@gmail.com. ayo sesekali ‘ngobrol’ kalau ada waktu luang.. masih mahasiwa? banyak lo lomba debat.. kalau mau ikut.. sayang kalau kehebatan kamu cuman untuk mendebat nasihat guru.. kalau kamu ikut, kabar”in ya.. insyaAllah aku akan ikut juga.. :)

  68. hamba Allah says:

    By: Nandang Burhanudin
    ****
    Dalam setiap perjuangan berjamaah, kita
    diperlihatkan pelbagai fragmen tipe-tipe pejuang.
    Ada pendiri sebuah ormas-parpol-yayasan-
    jamaah-komunitas-DKM, namun kemudian
    menjadi “musuh” dan lawan antagonis yang
    membenci secara simultan. Berawal dari cinta
    tidak ada matinya, di kemudian hari berubah
    menjadi benci tiada henti!
    Ada juga fragmen pribadi yang dianakemaskan,
    dibina dengan sentuhan-sentuhan tangan magis,
    “dibesarkan”, “ditokohkan”, bahkan “diberi ruang
    gerak yang lebih”. Namun di kemudian hari, ia
    menjadi The Jobwhat. Tidak mengerti apa yang
    harus dilakukan dan misi apa yang harus
    diperjuangkan. Di awal ia selalu di depan! Namun
    pada akhirnya ia menjadi yang selalu ketinggalan!
    Di sisi lain ada juga jiwa-jiwa yang di awal hingga
    akhir tetap utuh. Tak terlalu nampak perubahan
    mencolok. Secara karir biasa-biasa saja. Posisi pun
    tidak berubah. Terkadang ikut rombongan untuk
    naik level, tapi sekali lagi ia biasa-biasa saja.
    Prinsipnya menjadi garam di masakan. Wujudnya
    tak terlalu nampak di struktur, tak terlihat di
    spanduk-spanduk, tak terpampang di baliho-
    baliho. Namun perannya dirasakan ada, walau ia
    dianggap biasa!
    Nah ada yang dari awal ia adalah pribadi yang laa
    syai (nothing). Namun ia terus bersabar … terus
    bersabar … dan mereguk lautan makna dari asam
    manis garam kehidupan. Ia tak terdorong untuk
    mencaci saat samudera dakwah itu nampak kotor
    di permukaan. Sampah berserakan. Bahkan tak
    sedikit bangkai ikan yang bertebaran! Ia hanya
    terus bertahan. Karena bagi dirinya, samudera
    yang kotor sekalipun jika terus fokus dalam misi
    dan visi, akan tetap bermanfaat mengantarkan
    kapal ke buritan. Maka jangan aneh, bila suatu
    saat nanti tipe-tipe kader Laa syai inilah yang di
    kemudian hari menjadi kullu syai!
    Sahabat, mari kita renungi. Bukankah kita
    menemukan, orang yang dahulu merekrut kita
    menjadi bagian dari dakwah ini, namun di
    kemudian hari ia menjadi provokator dan
    penyebar kebencian terhadap kita sendiri.
    Bukankah kita terkagetkan, dengan ikhwan-
    akhwat yang dahulu sangat taat dan ketat
    dengan prinsip. Namun kini ia malah menjadi
    pribadi yang berpakaian ketat. JIka ia akhwat, ia
    tak lagi memperlakukan suami dengan hormat.
    Jika ia ikhwan, ia tak mampu membimbing istri
    dan keluarganya menjadi ahli akhirat. Malah tak
    sedikit keluarga yang dipilih dari rahim dakwah,
    namun di kemudian hari biduk rumah tangga itu
    pecah! Bukankah perceraian kini di kalangan
    aktivis dakwah menjadi hal lumrah?
    Kini kita paham, berada dalam gerbong dakwah
    itu tidak terlalu penting apakah kita masuk di
    awal atau paling ujung. Tidak terlalu penting
    apakah kita menjadi koordinator, menjadi masinis,
    atau menjadi tukang karcis. Toch masinis itu
    hanya 1-2 orang saja.
    Yang terpenting adalah, kita mampu menggali
    potensi terbaik diri kita. Jika ada yang bisa
    dimanfaatkan untuk dakwah, maka niatkan
    Lillaahi Ta’ala. Biarkan pahala Allah saja yang
    diharap. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah
    “mundur” saat ditegur. Marah saat diberi
    taushiah. Ilfil saat tak jadi calon di DAPIL. Keluar
    saat ide-ide kita tidak dianggap mercusuar. Mari
    menjadi pribadi yang tidak bersedih karena tidak
    dihargai. Tapi bersedih, karena diri kita tidak
    berharga!
    :: PKS PIYUNGAN

  69. hamba Allah says:

    By: Nandang Burhanudin
    ****
    Dalam setiap perjuangan berjamaah, kita
    diperlihatkan pelbagai fragmen tipe-tipe pejuang.
    Ada pendiri sebuah ormas-parpol-yayasan-
    jamaah-komunitas-DKM, namun kemudian
    menjadi “musuh” dan lawan antagonis yang
    membenci secara simultan. Berawal dari cinta
    tidak ada matinya, di kemudian hari berubah
    menjadi benci tiada henti!
    Ada juga fragmen pribadi yang dianakemaskan,
    dibina dengan sentuhan-sentuhan tangan magis,
    “dibesarkan”, “ditokohkan”, bahkan “diberi ruang
    gerak yang lebih”. Namun di kemudian hari, ia
    menjadi The Jobwhat. Tidak mengerti apa yang
    harus dilakukan dan misi apa yang harus
    diperjuangkan. Di awal ia selalu di depan! Namun
    pada akhirnya ia menjadi yang selalu ketinggalan!
    Di sisi lain ada juga jiwa-jiwa yang di awal hingga
    akhir tetap utuh. Tak terlalu nampak perubahan
    mencolok. Secara karir biasa-biasa saja. Posisi pun
    tidak berubah. Terkadang ikut rombongan untuk
    naik level, tapi sekali lagi ia biasa-biasa saja.
    Prinsipnya menjadi garam di masakan. Wujudnya
    tak terlalu nampak di struktur, tak terlihat di
    spanduk-spanduk, tak terpampang di baliho-
    baliho. Namun perannya dirasakan ada, walau ia
    dianggap biasa!
    Nah ada yang dari awal ia adalah pribadi yang laa
    syai (nothing). Namun ia terus bersabar … terus
    bersabar … dan mereguk lautan makna dari asam
    manis garam kehidupan. Ia tak terdorong untuk
    mencaci saat samudera dakwah itu nampak kotor
    di permukaan. Sampah berserakan. Bahkan tak
    sedikit bangkai ikan yang bertebaran! Ia hanya
    terus bertahan. Karena bagi dirinya, samudera
    yang kotor sekalipun jika terus fokus dalam misi
    dan visi, akan tetap bermanfaat mengantarkan
    kapal ke buritan. Maka jangan aneh, bila suatu
    saat nanti tipe-tipe kader Laa syai inilah yang di
    kemudian hari menjadi kullu syai!
    Sahabat, mari kita renungi. Bukankah kita
    menemukan, orang yang dahulu merekrut kita
    menjadi bagian dari dakwah ini, namun di
    kemudian hari ia menjadi provokator dan
    penyebar kebencian terhadap kita sendiri.
    Bukankah kita terkagetkan, dengan ikhwan-
    akhwat yang dahulu sangat taat dan ketat
    dengan prinsip. Namun kini ia malah menjadi
    pribadi yang berpakaian ketat. JIka ia akhwat, ia
    tak lagi memperlakukan suami dengan hormat.
    Jika ia ikhwan, ia tak mampu membimbing istri
    dan keluarganya menjadi ahli akhirat. Malah tak
    sedikit keluarga yang dipilih dari rahim dakwah,
    namun di kemudian hari biduk rumah tangga itu
    pecah! Bukankah perceraian kini di kalangan
    aktivis dakwah menjadi hal lumrah?
    Kini kita paham, berada dalam gerbong dakwah
    itu tidak terlalu penting apakah kita masuk di
    awal atau paling ujung. Tidak terlalu penting
    apakah kita menjadi koordinator, menjadi masinis,
    atau menjadi tukang karcis. Toch masinis itu
    hanya 1-2 orang saja.
    Yang terpenting adalah, kita mampu menggali
    potensi terbaik diri kita. Jika ada yang bisa
    dimanfaatkan untuk dakwah, maka niatkan
    Lillaahi Ta’ala. Biarkan pahala Allah saja yang
    diharap. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah
    “mundur” saat ditegur. Marah saat diberi
    taushiah. Ilfil saat tak jadi calon di DAPIL. Keluar
    saat ide-ide kita tidak dianggap mercusuar. Mari
    menjadi pribadi yang tida k bersedih karena tidak
    dihargai. Tapi bersedih, karena diri kita tidak
    berharga!
    :: PKS PIYUNGAN

    • Darius wicaksono says:

      Saya bersedih karena PKS menjadi tidak berharga sama sekali…. Banyak kasus

    • Juba says:

      Menurut saya bukan mengenai potensi diri utk dakwah yg perlu di renungkan dan dipikirkan pertama, tapi bagaimana sikap kita sekarang terhadap kondisi saat ini. Apakah kita akan tetap menjaga tauhid kita dalam memperjuangkan Islam atau melakukan hal2 yg bisa mengarah kepada musyrik dan maksiat walaupun dalam rangka memperjuangkan Islam? Jadi sebelum berbuat perlu mengerti arah dulu agar jangan salah jalan. Jika kita hanya memikirkan apa yg harus kita jalankan tanpa tahu jalan ini tidak sesuai dgn jalan Allah..maka alih2 makin dekat dgn Allah malah bisa makin jauh dari Allah …

  70. Wahyu says:

    luar biasa.. rating web ini akan naik hebat, nih!

  71. gendut says:

    PKS?….nggak bgt deh

    Sekali kecewa, kecewa selamanya

    Mantan Kepanduan

  72. Findik says:

    Awalnya saya kagum dengan membaca surat ini. Saya berfikir bukan orang sembarangan yang membaca surat ini. Tapi, ketika baca di akhir kalimatnya. Saya menemukan kejanggalan yang besar. Bagaimana tidak? Ustad Mutammimul ‘ula, DR ahmad satori, Ahzami sami’un. mereka masih Aktif di PKS.

    Bahkan ada fakta yang tidak diketahui para kader dan mantan kader. Bagaimana mungkinnya, anda mengatakan ustad Hilmi seorang yang menumpuk harta. Sementara beliau orang yang paling banyak nyumbang untuk kegiatan da’wah. Trus anda ingin mengatakan bahwa dari mana duitnya? Nanti anda juga nanya dari mana rasulullah saw makan dan berinfaq?

    Allah Yang Lebih Mengetahui Segala Sesuatu.

    • admin says:

      Sebaiknya anda tabayyun kepada mereka yang masih di dalam PKS dan mereka yang sudah keluar dari PKS, yang namanya tercantum dalam surat tersebut.

      Apakah anda kenal dengan Hilmi Aminuddin sebelum ada PKS? Apakah anda tahu bagaimana keadaan beliau dan keluarganya sebelum ada PKS?

    • Juba says:

      Menurut saya bukan mengenai Ustad Hilmi atau siapapun Qiyadah di PKS yg perlu di renungkan dan dipikirkan, tapi bagaimana sikap kita sekarang terhadap kondisi yg sudah dan sedang terjadi ini. Toh hal ini sekarang sudah tersebar….apakah kita akan tetap menjaga tauhid kita dalam memperjuangkan Islam atau melakukan hal2 yg bisa mengarah kepada musyrik dan maksiat walaupun dalam rangka memperjuangkan Islam?

  73. sebenarnyagakmaukomen says:

    Yaelah kok jd pada adu mulut gini sih? Baca komenny aja sampe pusing. Oke gw bukan org PKS.Mau tau segipandang dari org awam kayak gw ?

    1) Dulu sih gw cukup amaze sm PKS. Eksklusif! Yg gabung jg bukan org2 sembarangan. Dulu sih terkenal bersih. Makanya gw berpikiran ini partai bs dibilang mendingan drpd partai2 lain

    2) Pas ada kasus korupsi, nah baru deh tercengang. Angkanya ga sefantastis partai2 lain. Tp yg mengagetkan org non partai ky gw ini adalah kehidupan org2 yg disebut ustad itu mewah2 sekali dan juga istrinya lbh dr 1. Ini agak wow.
    Ya boleh2 aja beristri smpai 4, asal adil soalnya Nabi Muhammad jg berisitri bnyk. Tp dulu kan Nabi nikahnya sm janda2 tua miskin dan korban perang. Nah yg ustad2 PKS skrg istri mudanya lbh cakep drpd istri pertama. Jd gw ngeliatnya agak aneh aja ya…no offense lho.

    3) Gaya hidup. Dulu bukannya Nabi Muhammad mgjarkan supaya sederhana? Cmiiw aja nih. Seinget dan setahu gw gitu ya walaupun gw ga sedalam kalian ilmu agamanya.
    Nah gaya hidup petinggi PKS skrg jaaaaauh sklia dr kata sederhana. Sampe tercengang lho pas tau mobil LHI ada bnyk dan mewah2, begitu jg dgn kekayaan AH. Iya sih emg g salah jd kaya, tp bkn brrti harus berlebih2an bukan?

    4) terakhir ada petinggi PKS memperbolehkan ucapan natal. Ini bukannya syirik ya? Ini aneh, org non islam aja ga heboh kalo yg islam ga ngucapin kok ini malah petinggi PKSnya yg sewot? Hehe. Aneh aja gitu lho. Gw pnya bnyk tmn non islam tp kalo wong islam g ngucapin gpp tuh. Mereka udh paham kok.

    5) berita yg bikin tercengang lg adalah PKS ngangkat caleg atau kader ya tp dr golongan non islam. Ini yg smpe skrg gw g paham maksudnya apa. Mgkin announcement dr petinggi PKS kalo PKS jd partai “terbuka” bs menjawab kegagal pahaman gw yg td??

    Itulah selayang pandang dr org awam kayak gw. Gw g maksud menghancurkan PKS. Gw sng kalo ada kader2 dr partai islam yg bnr2 bs jd teladan, g silau harta tahta wanita, karena cuma dgn tipe manusia kayak gitu org bakal bs bawa nama islam jd lebih baik citranya. Tks

    • Simpatisan kaget says:

      Nambahin 1 lg, ngasih apresiasi ke paduan suara gereja krn udah nyanyiin Himne PKS…… Big NO NO

  74. Orang awam says:

    Sebagai orang awam yang tertarik utk menjadi anggota PKS, sy ingin bertanya:
    Jika kita mengikuti dan taat pada pemimpin di PKS, siapa yg akan bertanggung jawab di akhirat kelak terhadap apa yg telah kita lakukan utk taat pada pemimpin pks, diri kita sendiri atau PKS?
    Jika diri kita sendiri yg tetap bertanggung jawab diakhirat kelak, jadi kita mengikuti dan taat pada pemimpin pks dengan didasari ketaatan pada Alloh dan Rasulnya.
    Pemimpin PKS (sy anggap ustad para pemimpin PKS) pernah mengatakan kita ini manusia biasa & bisa salah, jd mereka jg bisa salah (Pemimpin PKS ), jika sy ikut menjadi anggota PKS apakah sy diwajibkan utk selalu ikut/ taat apapun keputusan pemimpin PKS?
    Terimakasih

    • Juba says:

      Ketaatan hanya kepada Allah dan Rasulnya. Sedangkan ketaatan pada ulil amri hanya jika sesuai dgn ketaatan kepada Allah dan Rasulnya. Jika ulil amri menyimpang, tidak ada ketaatan dalam penyimpangannya. Sedangkan pemimpin PKS khan bukan ulil amri tapi hanya semacam pemimpin organisasi, tentu saja hal yg berlaku utk ulil amri pasti berlaku juga terhadap pemimpin PKS. Tinggal kita aja apakah bisa membaca hal2 dari pemimpin apakah sesuai dgn ketaatan kepada Allah dan rasul atau tidak. Karena di akhirat setiap orang bertanggungjawab terhadap dirinya masing2. Para pemimpin tidak bisa menolong anak buahnya karena dia sendiri tidak bisa menolong dirinya jika menyimpang dari jalan Allah.

  75. orang awam says:

    Sebagai orang awam yang tertarik utk menjadi anggota PKS, sy ingin bertanya:
    Jika kita mengikuti dan taat pada pemimpin di PKS, siapa yg akan bertanggung jawab di akhirat kelak terhadap apa yg telah kita lakukan dalam rangka taat pada pemimpin pks, diri kita sendiri atau PKS?
    Jika diri kita sendiri yg bertanggung jawab diakhirat kelak, jadi kita mengikuti dan taat pada pemimpin pks dengan didasari ketaatan pada Alloh dan Rasulnya.
    Pemimpin PKS (sy anggap ustad para pemimpin PKS) pernah mengatakan kita ini manusia biasa & bisa salah, jd mereka jg bisa salah (Pemimpin PKS ), jika sy ikut menjadi anggota PKS apakah sy diwajibkan utk selalu ikut/ taat apapun keputusan pemimpin PKS?
    Terimakasih

    • Juba says:

      Ketaatan hanya kepada Allah dan Rasulnya. Sedangkan ketaatan pada ulil amri hanya jika sesuai dgn ketaatan kepada Allah dan Rasulnya. Jika ulil amri menyimpang, tidak ada ketaatan dalam penyimpangannya. Sedangkan pemimpin PKS khan bukan ulil amri tapi hanya semacam pemimpin organisasi, tentu saja hal yg berlaku utk ulil amri pasti berlaku juga terhadap pemimpin PKS. Tinggal kita aja apakah bisa membaca hal2 dari pemimpin apakah sesuai dgn ketaatan kepada Allah dan rasul atau tidak. Karena di akhirat setiap orang bertanggungjawab terhadap dirinya masing2. Para pemimpin tidak bisa menolong anak buahnya karena dia sendiri tidak bisa menolong dirinya jika menyimpang dari jalan Allah.

  76. Pengamat PKS says:

    Saya orang awam dan muslim. Dari membaca komen serta realitas di lapangan, sungguh dari aspek psikologi dan etika saja sudah bisa dilihat mana yang baik dan tidak baik. Saya bisa menghitung berapa banyak kata-kata kasar, berapa bnyak kata-kata yang menyudutkan, berapa banyak kontradiksi dari apa yang diucapkan dan cara pengucapannya, dll. Hanya dari sini saja saya bisa tahu sejauh mana budi masing orang-orang tersebut. Saya tidak perduli konten berita nya apa. Tapi dari masing – masing cara menaggapi sungguh terlihat garis batasnya. Silahkan dilanjutkan. Mari kita kedepanka kejujuran. Kita diberi akal untuk berpikir. Hanya Alllah SWT lah yang Maha Benar.

  77. ata abherty says:

    Jazakallah tuk admin Ƴªήğ uda ngasih informasi ttg mslh internal d kubu PKS.Ƴªήğ pasti bwhan ttp tsiqoh bila atasanny ttp istiqomah pd dakwah.qt sbg bwhan g mw terus menerus di bohongin n hrs ad kejelasan mw dibw kmn PKS…Smoga اَللّهُ menyatukan qt kembali sperti dahulu kala tuk ttp solid dlm merapatkn barisan… اَللّهُ akbar…آمِيّن.. آمِيّنْ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن .

  78. wenny says:

    Mau bikin tandingan??PKS perjuangan misalnya….

  79. abu says:

    Semoga memberi pencerahan bagi kader dan simpatisan

  80. Rahmat says:

    Situs seperti ini sangat baik menurut saya, jalan terus saja Admin.. Saya tidak terprovokasi, saya tidak merasa diadu domba, saya merasa mendapatkan informasi yang memang seharusnya menjadi hak saya utk saya ketahui.

    Saya tidak akan mundur dari da’wah krn surat ini, ini sebuah kewajaran dimana manusia bisa melakukan kesalahan.. yang salah jika kita menganggap seseorang manusia biasa itu suci dan bebas dari kesalahan.

    Kita jangan fokus pada individu, tapi perbaiki terus sistem, dan bahu membahu untuk kemajuan da’wah.

  81. Rendra Ismuhadi says:

    Saya adalah pendukung penuh Partai Keadilan…Ketika mereka bermetamorfosa menjadi PKS saya terperanjat dengan terpilihnya pimpinan2 yang berbeda jalur dari pemimpin2 PK yang saya kagumi…
    Yah terus terang saya kurang simpati lagi sama partai ini dan tidak mendukung Anis Matta ataupun Aher jadi capres

  82. abi luqman says:

    saya awam, dan saya makin bingung, dan ini benar-benar membingungkan masyarakat, mungkin bahkan harokah lain pada mentertawakan.. saya gak ngerti… coba dong bersatu… dari keduanya harus punya keinginan yang tulus dan ikhlas… ini sudah dibaca oleh ribuan orang mungkin, bahkan orang-orang kafir pun sedang menikmati ini… dan saya sangat sedih… sedih…
    Islam jadi membingungkan…. hanya karena nafsu dari kedua-duanya… hah..!!

  83. NasiBungkusMieGoreng says:

    Saya bukan kader PKS tidak terlalu tertarik dg politik, tapi saat kemunculan awal PK sungguh saya sangat tertarik dan kagum pada perjuangan mereka, Memperjuangakn Nilai2 Islam melalui Jalur POLITIK. Namun pada akhirnya waktu juga yang membuktikan bahwa jalan DAKWAH yang dipilih tidak semudah yang dibayangkan. Gelimangan Harta selalu sejalan dengan kupu-kupu cantik yang membutakan mata.

    Apalagi saat skrg Anis yang memimpin, bukankah dia yang menyatakan politik aliran sudah mati dan terlalu sempit untk PKS, maka jadilah iklan terakhir PKS dibintangi oleh AYU TING-TING *sperti ingin menunjukan bahwa PKS betul-betul Partai Terbuka non Aliran dan senang DANG-DUT.. ck ck asiiik Tadz, monggo digoyang*, semoga saja ketika mendengaranya Pak Anis dan Ustadz di PKS tidak ikut bergoyang sambil membayangkan tubuh montok Janda Muda ini. lalu apa bedanya PKS dg PARPOL lainnya.

    Seandainya saja tetap konsisten, diantara para pemilih dari kalangan terdidik kaum muslimin, inilah Partai Alternatif yang bisa jadi akan memenangkan PEMILU seperti di Turki & Mesir. Akan tetapi untuk saat ini itu masih hanya sekedar mimpi.

  84. Hamba Allah says:

    Ingatlah ikhwah fillah.. Segala yg kta katakan akan dpertanggung jawbkan. Smoga kta tetap ingat ya kalo Alloh selalu mengawasi smua gerak gerik kta. Dan malaikat slalu siap menctat amal kta. Pasti antum sudah tahu sekali hadist tentang perdebatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight × = 32

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

top